Pelita Hidup Jangkau Dunia

Pemberian Terbaik dari Allah Bapa

Sumber: Google

Sumber: Google

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.” (Matius 7:7-8)

Bacaan : Matius 7:7-11
*courtesy of PelitaHidup.com
Matius 7 merupakan salah satu jaminan kemurahan hati Allah bagi kita, anak-anakNya. Kita tidak hanya diperbolehkan datang kepada Bapa dengan segala keluhan dan permintaan kita, tetapi Ia juga berjanji akan menjawab setiap doa dan permohonan kita. Namun demikian, mungkin banyak diantara kita yang masih mempertanyakan kebenaran mengenai hal ini; “jika memang Allah Bapa berjanji demikian, mengapa Ia belum menjawab doa-doaku atau memberikan apa yang kuinginkan”

Kunci untuk memahami ayat emas di atas terletak pada ayat 9-11 berikut,

“Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”



Mari kita berpikir sebagai orangtua dalam kaitannya dengan mendidik anak. Katakanlah kita berada dalam situasi dimana anak kita yang masih TK menginginkan sebuah gadget terkini atau anak kita yang baru saja lulus SD meminta sebuah sepeda motor. Kita sebagai orang tua, tentunya tidak serta merta memberikan apa yang mereka inginkan, bukan? Tentunya kita akan memberikan pemberian lain yang menurut kita lebih sesuai dengan usia mereka dan pastinya akan membawa kebaikan bagi si anak, bahkan dapat mencerdaskan mereka. Demikianlah halnya dengan Allah Bapa di Surga, jika kita bertanya mengapa Ia tidak memberikan yang kita inginkan? Jawabannya sebenarnya sederhana saja, yaitu, karena Ia tahu memberi yang terbaik bagi kita, sekalipun seringkali kita menganggap pemberian tersebut bukan hal terbaik bagi kita atau bahkan tidak menganggapnya sama sekali.

“Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.” (Matius 6:8)
*courtesy of PelitaHidup.com
Mengapa kita cenderung untuk meminta sesuatu yang menurut pandangan kita baik, sesuatu yang kita butuhkan dan sesuatu yang terasa penting bahkan sangat mendesak bagi kehidupan kita, padahal sesungguhnya apa yang kita minta tersebut bukanlah yang terbaik bagi kita? Karena secara rohani kita masih belum dewasa dan karena keterbatasan manusiawi kita.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Tetapi, kita harus memahami bahwa apa yang Bapa berikan itulah yang terbaik karena Ia tahu bahwa kita membutuhkan itu. Bertumbuh untuk memiliki karakter seperti Kristus adalah salah satu karunia terbaik yang Bapa berikan kepada kita sebagai anak-anakNya; hanya saja, untuk mencapai kualitas tersebut perlu waktu dan usaha untuk membangunnya melalui berbagai-bagai pencobaan dan ujian hidup. Seringkali, kita merasa bahwa Allah memberikan kita ular dan bukan roti. Sejatinya, akar permasalahannya adalah karena kita kurang dapat mengerti maksud dan rencana Allah bagi hidup kita, bukan karena Ia tidak mengaruniakan kebaikanNya kepada kita.
*courtesy of PelitaHidup.com
Jadi, ketika kita mulai merasa bahwa sepertinya Bapa tidak menjawab doa-doa kita atau tidak memberikan keinginan hati kita, INGAT bahwa Ia adalah Bapa yang penuh kasih dan tentu saja Ia memberikan hanya pemberian yang terbaik bagi kita. Walaupun mungkin perlu waktu bertahun-tahun bagi kita untuk pada akhirnya dapat memahami cara pandang Allah bagi hidup kita, pada waktunya nanti kita akan berterima kasih dan beryukur atas apa yang Ia berikan dan karuniakan kepada kita saat-saat ini. “Bapa, ternyata Engkau benar. Terima kasih karena telah memberikan apa yang bernar-benar aku perlukan; apa yang terbaik bagiku saat ini”

 

“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.” (Yakobus 1:17)

 

Sumber: intouchdotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 2 respon

  1. sangat memberkati,…klu bisa setiap minggu ada renungan baru

  2. Terimakasih atas renungannya hari ini, krn renungan hari ini betul2 menyentuh hati ku

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: