Pelita Hidup Jangkau Dunia

Ada Apa Dengan Badai di Hidupmu?

Sumber: Google

Sumber: Google

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28)

Bacaan: Kejadian 50: 15-21
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika hidup terasa berat, setiap kita cenderung untuk merasa marah dan kesal serta bertanya-tanya kapan kesusahan tersebut akan segera berakhir. Tahukah Anda bahwa Tuhan ingin agar kita tetap memusatkan perhatian kepadaNya ketika badai hidup menerpa kita? Mengapa demikian? Karena dengan memusatkan perhatian kita kepada Tuhan, maka kita akan mengerti bahwa sejatinya Tuhan sedang melakukan karya rohani yang penting dalam masing-masing hidup kita selama badai hidup tersebut berlangsung.

Lalu, apakah karya rohani yang Tuhan lakukan untuk kita?

Iman Percaya



Alkitab memuat hal-hal yang perlu kita ketahui dan pelajari tentang bagaimana kita hidup dalam Kristus. Ketika keadaan berada di luar kendali kita, apa yang sesungguhnya menjadi keyakinan kita akan muncul ke permukaan. Kedalaman iman kita kepada janji-janji dan karakter Allah akan menjadi nyata pada masa-masa tersebut. Namun, perlu kita waspadai juga bahwa segala keraguan serta ketidakpastian dalam diri kita juga akan mencuat ke permukaan. Kita ambil contoh Yusuf; ia memperlihatkan keyakinan imannya yang kuat bahwa kesulitan yang dialaminya dimaksudkan oleh Allah untuk kebaikannya.

Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.” (Kejadian 50:20)
*courtesy of PelitaHidup.com
Tentu saja, akan ada saatnya ketika kita gagal memperlihatkan kekuatan keyakinan iman kita seperti Petrus yang menyangkal Tuhan Yesus sampai 3 kali karena ketakutan yang menghantui dirinya.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

“Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata orang-orang di situ kepadanya: “Bukankah engkau juga seorang murid-Nya?”.  Ia menyangkalnya, katanya: “Bukan.” Kata seorang hamba Imam Besar, seorang keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus: “Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama-sama dengan Dia?” Maka Petrus menyangkalnya pula dan ketika itu berkokoklah ayam. (Yohanes 18:25-27)
*courtesy of PelitaHidup.com
Sekalipun demikian, kita harus terus mengingatkan diri kita bahwa pencobaan, masa sukar dan badai hidup adalah sebuah kesempatan bagi kita untuk bertumbuh dan memperdalam iman percaya kita kepada Tuhan.

 

Perubahan

Sebagai anak-anak Allah, kita harus menjalani hidup yang menunjukkan karakter Kristus. Tetapi, sejatinya kita seperti sebuah batu permata yang masih mentah; yang masih perlu untuk diolah agar bisa menjadi batu yang indah dan dapat dinikmati banyak orang. Allah Bapa dapat menggunakan pencobaan, masa sukar serta badai hidup yang kita alami untuk membentuk dan mengubah kita seturut dengan gambar Putra TunggalNya, Yesus Kristus.

 

Penghiburan

Karunia berupa ppenghiburan di masa sukar ini tidak hanya diperuntukkan bagi kita saja, tetapi juga untuk memberkati orang lain. Allah Bapa memberikan penghiburan di tengah masa sukar yang kita hadapi dan meminta kita untuk membagikan apa yang sudah kita terima tersebut kepada orang lain.
*courtesy of PelitaHidup.com
“Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.”  (II Korintus 1: 3-4)

Masa sukar dan badai hidup dapat disebabkan oleh kesalahan kita sendiri, rencana dari si jahat atau karena tindakan orang lain yang menyakiti kita. Namun perlu kita ingat bahwa masa sukar dan badai hidup juga dapat berasal dari Allah sendiri. Apapun sumber dari masa sukar dan badai hidup yang kita alami saat ini, ketahui dan yakini bahwa segala sesuatu terjadi untuk mendatangkan kebaikan bagi kita serta untuk memberkati sesama.

Jadi sekarang, kesaksian apa yang dapat Anda bagikan kepada sesama dan kepada dunia yang sedang meradang ini tentang kebesaran dan kasih Allah dalam hidup Anda?

 

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.” (Pengkhotbah 3:11)

 

 

 
*courtesy of PelitaHidup.com
Sumber: intouchdotorg

 


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 9 respon

  1. Syalom..
    Terimakasih Tuhan untuk mengingatkan saya kembali,bawasanya setiap badai hidup yang saya alami untuk mendewasakan saya dalam mengiring Tuhan.
    Amin

  2. Saya menyadari akan pertolongan tuhan dalam hidup saya dan trimaksi akan renugan ini  saya percaya akan kuasa. Yesus kristus.

  3. Tuhan Yesus Kristus….Engkau sungguh Luar Biasa… berulangkali bahkan saat ini pun badai-pergumulan hidup ini terus dan terus terjadi… namun karena Tuhan Yesus Kristus yg Luar Biasa itu… maka aku pun dapat melaluinya… Percayalah hanya kepada Tuhan Yesus Kristus…hidup senantiasa akan disukakan… Terpujilah Engkau ya Tuhan Yesus Kristus……Terpujilah Engkau Tuhanku selama-lamanya…

  4. Terima kasih tuhan memberkati..

  5. Puji Tuhan. Saya mendapatkan banyak berkat rohani dan kekuatan melalui renungan pelita hidup.
    Terima kasih Tuhan Yesus 

  6. Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat bagi umatNya yang selalu setia kepadaNya.
    Mujizat Tuhan itu masih ada bagi semua orang.
    Tuhan menolong keluarga saya, menyelamatkan dari maut kecelakaan.
    saya yakin akan Firman Tuhan bahwa
    “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu”.
    Amin.

  7. Saya merasa sungguh sangat diberkati dan mendapat kekuatan lewat bacaan firman dan perenungan diatas. GBU

  8. Shaloom.,…. Trimakasih untuk renungan ini karena dapat menguatkan hati saya yang sedang mengalami pergumulan hidup. 

  9. Terima kasih Tuhan

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: