Pelita Hidup Jangkau Dunia

Apakah Kita Membatasi Kuasa Allah?

Sumber: Google

Sumber: Google

“Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata: “Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”  Mazmur 118:4

Hampir semua umat Kristen sangat akrab dengan kalimat  “Tuhan selalu baik (God is good all the time)” Tetapi, apakah kita terlalu memusatkan perhatian kita hanya kepada kebaikanNya saja sehingga kita lupa bahwa Ia juga adalah Allah yang perkasa? Ternyata, sangat mudah bagi kita untuk membatasi Allah, mempersilakan Dia campur tangan hanya pada masalah sepele yang kita hadapi sehari-hari untuk sekedar membuat kita merasa tenang atau memberi kita kekuatan untuk menjalani hari itu. Sadarkah kita bahwa terlalu sering kita lupa bahwa Allah jauh lebih berkuasa dari masalah-masalah besar yang kita hadapi seperti penyakit kanker, pernikahan yang bermasalah dan sudah berada di ambang kehancuran atau ketika alam menunjukkan kekuatannya yang tidak dapat kita tandingi dan menghancurkan seluruh komunitas kita?
*courtesy of PelitaHidup.com
Seorang hamba Tuhan ternama bersama istrinya mengumpulkan staf mereka dan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan, meminta agar kebakaran yang melanda kota tempat mereka tinggal Tuhan padamkan & tidak menyebar ke wilayah yang lebih luas. Ketika mereka memuji, menyembah dan berdoa kepada Tuhan, kekuatan doa mereka makin meningkat. Mereka terus berdoa sampai mereka dapat melihat jawaban doa mereka dari kejauhan. Tuhan menjawab doa mereka dengan api dari Surga yang memadamkan kebakaran yang tengah melanda kota mereka tersebut.

Mungkin banyak orang melihat bahwa hal tersebut tidak masuk akal. Tetapi mereka bersaksi bahwa ketika mereka tengah berdoa, mereka benar-benar merasakan ada perpindahan kekuatan dan suhu udara di wilayah itu turun secara nyata.  Malamnya, hujan mulai turun, dan berdasarkan berita malam itu dikabarkan bahwa api telah padam dengan sendirinya. Allah yang melakukan mujizat di kitab Kisah Rasul adalah Allah yang sama yang bekerja di depan mata mereka.

Allah kita melakukan mujizat di seluruh dunia sekarang. Seringkali, kita memiliki gambaran dan pandangan tersendiri tentang siapa Allah itu; hal ini membuat kita kehilangan kesempatan untuk mengenal jati diri Allah yang sesungguhnya, bahwa Ia adalah Allah yang mampu membuat tulang-tulang yang mati hidup kembali, yang memulihkan penglihatan orang buta dan membuat si tuli dapat mendengar kembali.



Kita membaca tentang mujizat-mujizat di dalam Alkitab dan berpikir bahwa memang itu yang harus terjadi di masa itu. Ketahuilah bahwa mujizat itu terus berlangsung hingga hari ini di dalam diri kita karena kita melayani Allah yang Hidup, Perkasa dan Maha Kuasa.

Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.” Roma 8:11
*courtesy of PelitaHidup.com
Allah menjelma menjadi manusia supaya kita bisa menjadi seperti Dia. Kita bukan hanya kerangka dari tulangNya. Ia membalut kita dengan dagingNya sendiri. Ia membuang hati kita yang keras dan memberi hati yang baru kepada kita; sebuah hati yang seperti milikNya sendiri. Kemudian Ia mengisi kita dengan Roh yang sama yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati agar setiap aspek kehidupan kita yang rusak dapat dihidupkan kembali dan ditebus.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Pengorbanan Kristus di kayu salib bukanlah akhir dari cerita Kristus, itu adalah permulaan perjalanan hidup kita. Salib Kristus merupakan pedang kasih yang memperlengkapi kita untuk berjalan dengan penuh kuasa di dalam Allah.
*courtesy of PelitaHidup.com
Hari ini, siapkah kita untuk membebaskan Allah berkarya dalam hidup kita dan tidak lagi membatasi kuasaNya untuk bekerja secara penuh dalam hidup kita? Ambillah salibmu dan berdirilah dengan takjub selagi Ia bekerja dan berkarya di dalam hidup Anda dan saya serta bekerja dan berkarya melalui hidup kita dengan caraNya yang penuh kuasa dan keperkasaan.

 “Berserulah kepadaKu, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.” Yeremia 33:3

 

Sumber: messengerinternationaldotorg

 


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: