Pelita Hidup Jangkau Dunia

Kala Badai Menghadang: Apa Yang Kita Lakukan?

Sumber: Google

Sumber: Google

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Filipi 4:13

Bacaan : Matius 14: 22-23
*courtesy of PelitaHidup.com
“Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.” Matius 14:22-23

 

Badai adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari. Alam membuktikan bahwa setelah terjadinya badai, maka yang tersisa adalah sebuah pemandangan alam yang berubah karena dahsyatnya kekuatan badai tersebut. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan pribadi kita; situasi yang menantang dapat merubah arah dan jalan hidup kita.



Ketika kesusahan melanda, apakah Anda berkata kepada Tuhan, “Tuhan, aku kan sudah melakukan semua perintah dan kehendakMu, lalu mengapa semua ini terjadi padaku?” Ketika kita memiliki pemikiran seperti itu, maka kita berpendapat bahwa dengan berada dalam lingkup kehendak Allah maka kita secara otomatis akan terhindar dari masalah.

Dalam kitab Matius 14 di atas kita belajar bahwa Tuhan Yesus memerintahkan murid-muridNya untuk naik ke perahu dan mendahului Dia bertolak ke seberang danau. Ketika murid-murid tersebut menuruti apa yang Tuhan Yesus perintahkan, mereka tetap harus menghadapi ombak dan angin besar yang mengombang-ambingkan perahu mereka.
*courtesy of PelitaHidup.com
Kenyataannya, badai dapat datang bahkan ketika kita tepat berada di tempat yang Tuhan kehendaki.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” Yohanes 16:33
*courtesy of PelitaHidup.com
Pertanyaan lain yang muncul yang kadang-kadang kita tanyakan kepada Tuhan adalah. “Bapa, apa salahku?” Banyak diantara kita yang secara otomatis beranggapan bahwa kita adalah bagian utama dari masalah. Allah memakai pencobaan untuk membenarkan kita, tetapi tidak semua situasi yang kita alami berasal dari kesalahan kita pribadi. Adakalanya Allah mengijinkan masalah datang untuk membuat kita makin sempurna, yaitu agar kita semakin dewasa dan bertumbuh menjadi seperti Kristus. Inilah kasus yang terjadi pada murid-murid Tuhan Yesus di bacaan di atas. Tuhan Yesus tahu apa yang akan mereka hadapi di depan, dan Ia ingin membuat para murid tersebut memenuhi syarat atas panggilan pekerjaan yang Ia tentukan bagi mereka. Gelombang dan angin besar yang harus mereka hadapi menciptakan sebuah lingkungan yang kondusif bagi mereka untuk belajar mengenai pelajaran penting bagi pelayanan mereka di masa mendatang.

Allah menggunakan berbagai cara yang berbeda untuk melatih dan memperlengkapi kita karena Ia ingin kita menjadi pelayan-pelayan Kristus yang handal dan kuat. Sadari bahwa tidak akan terjadi apapun dalam hidup kita anak-anak Tuhan, kecuali jika Ia mengijinkanNya. Jadi, daripada tertunduk lesu karena pergumulan hidup yang Anda rasakan, lebih baik Anda dan saya memandang kepada Tuhan dan mencari kehendakNya atas masing-masing hidup kita melalui semua tantangan dan masalah yang kita hadapi.

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Filipi 4:13

 

Sumber: intouchdotorg

 


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 2 respon

  1. Penderitaan yg kialami….membuat kita untuk lebih lagi mengenal kepribadian Allah secara pribadi dalam hidup kita …maka lidahkupun memuji Tuhan ..tatkala pertolongan Tuhan datang menjadi mujizat dalam pengakuan pribadimu 

  2. kita mencari Allah yang transendental dalam kehidupan srhari-hari,pada hal sesunngguhnya sdh menjelma menjafi cinta yang kita dapatkan dari sesama,seperti renungan yang kita dapat hari ini,tksh kepafa PELITA HIDUP

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: