Pelita Hidup Jangkau Dunia

Apa Yang Tuhan Lakukan Terhadap Mereka Yang Terluka Hatinya ?

Sumber: Google

Sumber: Google

TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Mazmur 34:18)

Masing-masing kita tentunya pernah atau akan mengalami kehilangan seseorang atau sesuatu dalam hidup kita. Lalu, bagaimana cara Tuhan untuk memulihkan luka hati yang kita rasakan akibat kehilangan tersebut? Kita tidak dapat mengatasi, menghindari maupun mengingkari sebuah rasa kehilangan. Mau tidak mau, kita harus berjalan melewati kesedihan yang diakibatkan oleh rasa kehilangan tersebut. Jika Anda merasa terlalu takut untuk mengungkapkan perasaan Anda tersebut serta menolak untuk berjalan maju melewati luka hati tersebut, pada saat itulah Anda akan merasa terjebak.
*courtesy of PelitaHidup.com
Lalu, bagaimana caranya agar kita terlepas dari belenggu luka hati dan dukacita tersebut? Biarkan Tuhan sendiri yang menolong kita.

6 Cara Tuhan Memberkati Hati Yang Terluka:

  •  Ia Membawa Kita Mendekat KepadaNya

“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” (Mazmur34:18

Pada saat kita mengalami kesedihan, seringkali kita merasa bahwa Tuhan itu sangat jauh. Namun, tahukah Anda, bahwa apa yang Anda rasakan tidak selamanya benar? Tuhan tidak berada di tempat yang jauh, bahkan Ia berada sangat dekat dengan kita ketika kesedihan dan luka hati menerpa.

  • Ia Ikut Merasakan dan Berbagi Kesedihan Kita

Alkitab mengatakan dalam Yesaya 53:3a bahwa Yesus, Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan;



Jikalau kita datang padaNya dengan membawa segala kesedihan kita, Ia mengerti apa yang kita rasakan dan ingin ungkapkan kepadaNya. Ia mengerti setiap luka hati yang kita rasakan. Ia adalah Allah yang penuh kasih, perhatian dan peduli kepada kita. Ia selalu ada bersama.

  • Ia Menyediakan Dukungan Bagi Kita dari Rekan-rekan di Gereja

Tuhan menciptakan kita agar kita berada dalam komunitas, dengan demikian kesedihan yang kita rasakan juga menjadi bagian dari komunitas kita dan kesembuhan dari luka hati tersebut dimulai dari kelompok tempat kita terlibat di dalamnya. Kesembuhan datang dari tubuh Kristus, yaitu gerejaNya. Kebersamaan akan membuat kita kuat!

demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; …… Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. …. Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! (Roman 12:5a, 10, 15).

  • Ia Memakai Kesedihan Kita Agar Kita Makin Bertumbuh

Tuhan memakai kesedihan dan bahkan luka hati kita untuk membantu kita bertumbuh secara pribadi agar menjadi serupa dengan Kristus. Hal ini berlangsung melalui 3 cara, yaitu:
1. Ia memakai luka hati yang kita rasakan untuk mendapatkan perhatian kita.
*courtesy of PelitaHidup.com
“Ada kalanya pengalaman pahit menghapuskan kejahatan, dan membersihkan hati manusia.” (Amsal 20:30, BIS)

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

 2. Ia menjadikan segala sesuatunya menjadi kebaikan bagi kita, tidak peduli seburuk apapun hal kita alami
*courtesy of PelitaHidup.com
“Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28)

  1. Ia menyiapkan kita untuk kekekalanGod uses grief and even pain to help you

“Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (I Korintus 4:17-18)

  • Ia Memberi Harapan Surga bagi Kita

Banyak sekali orang yang merasakan kesedihan dan luka hati tanpa memiliki harapan. Hidup kita di dunia ini sangat singkat, tetapi jika kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat kita, maka kita memiliki harapan untuk hidup bersama Tuhan di Surga yang kekal. Pengharapan ini akan membuat kita tetap kuat dalam menghadapi setiap kesedihan dan luka hati yang kita rasakan selama kita hidup di dunia ini.

“Saudara-saudara, kami ingin supaya kalian mengetahui yang sebenarnya mengenai orang-orang yang sudah meninggal; supaya kalian tidak bersedih hati seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.” (I Tesalonika 4:13, BIS)

  • Ia Memakai Luka Hati Kita Untuk Menolong Orang Lain

Inilah yang kita sebut sebagai luka hati yang tertebus. Hal ini sejatinya merupakan tujuan terbaik dan tertinggi dari semua luka hati yang Anda rasakan. Tuhan tidak ingin menyia-nyiakan sebuah luka, Ia memiliki tujuan untuk setiap luka hati yang kita rasakan. Ketika Anda bisa berbagi dengan orang lain dan membantu mereka mengatasi dan melewati luka hati mereka sebagaimana dulu Anda pernah merasakan dan melaluinya, di situlah Anda menggenapi rencanaNya atas setiap luka hati yang harus Anda lalui tersebut.

Ia menguatkan batin kami dalam setiap kesukaran yang kami alami, supaya dengan kekuatan yang kami terima dari Allah itu, kami pun dapat menguatkan batin semua orang yang dalam kesusahan.” (II Korintus 1:4, BIS)

 

Apakah saat ini Anda sedang mengalami kesedihan, dukacita dan luka hati karena ditinggal oleh orang yang Anda cintai, atau mungkin Anda kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidup Anda?
Renungan di atas membantu kita untuk melihat semua kesedihan, luka hati dan dukacita dari kacamata Allah, bahwa Ia selalu peduli kepada kita, Ia selalu ada bersama kita dan Ia memiliki rencana atas setiap luka hati yang kita rasakan. Ia tidak pernah meninggalkan kita!

“Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.” (Ulangan 31:8)

 
*courtesy of PelitaHidup.com
Sumber: rickwarrendotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: