Pelita Hidup Jangkau Dunia

4 Alasan Mengapa Kita Tidak Perlu Kuatir Lagi

Sumber: Google

Sumber: Google

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”Matius 6:25

Kekuatiran pada dasarnya adalah masalah penguasaan atau pengendalian diri.  Kekuatiran berusaha untuk mengendalikan apa yang tidak dapat dikendalikan. Kita tidak dapat mengendalikan ekonomi, jadi kita merasa kuatir tentang ekonomi. Kita tidak dapat mengendalikan anak-anak kita, maka kita merasa kuatir tentang mereka. Kita tidak dapat mengendalikan masa depan, maka kita kuatir tentang bagaimana masa depan kita nanti. Tapi sayangnya, kekuatiran tidak pernah memberikan solusi atau jalan keluar pada kita! Kekuatiran benar-benar merupakan sesuatu yang tidak ada gunanya sama sekali bagi hidup kita.
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika memberikan kothbah di bukit, Yesus menyatakan 4 alasan mengapa kita tidak perlu kuatir lagi.

1.Kekuatiran adalah sesuatu yang tidak masuk akal

Matius 6:25 berkata, “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”



Yesus berkata jika itu bukan sesuatu yang bersifat kekal, tidak perlu kita kuatir tentangnya. Adalah kebodohan jika kita merasa kuatir tentang sesuatu yang dapat kita ubah. Merasa kuatir tentang sesuatu yang tidak dapat kita ubah juga tidak ada gunanya. Jadi kekuatiran adalah sesuatu yang tidak masuk akal.

  1. Kekuatiran Itu Tidak Wajar

Tuhan Yesus memberi ilustrasi dari alam di Matius 6:26: “Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?”

Hanya ada satu makhluk ciptaan Tuhan yang merasa kuatir: manusia. Kitalah satu-satunya makhluk ciptaan Tuhan yang tidak percaya kepadaNya, dan hal iltu merupakan sebuah ketidakwajaran.

  1. Kekuatiran itu Sesuatu yang Tidak Bermanfaat

Kekuatiran tidak dapat merubah apapun. Matius 6:27 berkata, “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika Anda merasa kuatir tentang suatu hal atau masalah dalam hidup Anda, kekuatiran tersebut tidak akan membantu Anda menemukan jalan keluar untuk masalah tersebut. Kekuatiran itu seperti ketika kita duduk di kursi goyang; kita melakukan banyak kegiatan, mengeluarkan banyak tenaga dan gerakan, tetapi tidak ada kemajuan sama sekali. Kekuatiran tidak dapat merubah apapun di dunia ini kecuali Anda. Ya, kekuatiran membuat Anda menjadi galau!

  1. Kekuatiran itu Tidak Perlu

Matius 6:30 mengatakan, “Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?”

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Jika kita percaya kepada Tuhan, maka kita tidak perlu merasa kuatir tentang apapun juga. Mengapa? Karena Ia telah berjanji untuk memenuhi segala sesuatu yang kita perlukan dan butuhkan: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” (Filipi 4:19).
*courtesy of PelitaHidup.com
Jika Anda bertanya, apakah kita juga tidak perlu kuatir tentang tagihan bulanan yang masing-masing kita harus lunasi tiap bulannya? Jawabannya adalah “Ya” Apakah dalam hal ini kita juga tidak perlu kuatir tentang masalah yang terjadi dalam hubungan dengan sesama? Jawabnya masih “Ya”. Apakah termasuk didalamnya kita tidak perlu kuatir tentang mimpi, cita-cita, tujuan hidup serta ambisi kita? “Ya”. Lalu bagaimana dengan masalah kesehatan yang tidak kita ketahui cara mengatasinya, apakah kita tidak perlu kuatir juga? “Ya” Karena Ia sendiri yang akan memenuhi kebutuhan kita melalui Kristus Yesus.

Jadi, mulai hari ini, tinggalkan setiap jenis kekuatiran yang menguasai hidup kita dan letakkan iman percaya kita kepada Sang Pencipta kita, karena Ia sendiri yang akan menyediakan segala yang kita perlukan pada waktuNya.

 

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Filipi 4:6-7

 

 

Sumber: rickwarrendotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 3 respon

  1. @sdr isby:
    Saya juga byk mengalami pencobaan dari keuangan, masalah hubungan, pasangan bahkan kesehatan sy diambil Tuhan dgn vonis menunggu kematian karena penyakit yg tdk ada obatnya. Namun dibalik semua itu Tuhan yg melampaui segala akal manusia memiliki maksud dan tujuan. Sy dikuatkan dan percaya kepada Tuhan saat mengingat penderitaan Ayub. Bukan karena kita tercukupkan baru kita bersyukur atau semua terjadi seperti yg kita mau baru tandanya Tuhan sayang. Ingatlah penantian Ayub berapa byk penderitaannya dan bagaimana dia merespon hal itu. Dia kehilangan semua hartanya, dia sakit, istrinya mencibir dia, dia ditinggalkan sahabatnya malah menganggap Tuhan menghukum Ayub krn dosanya, dll. Tetapi saat istrinya mencibir, Ayub berkata kepada istrinya, “Kaubicara seperti orang dungu/gila! Masakan kita hanya mau menerima apa yang baik dari Allah, sedangkan yang tidak baik kita tolak?” (Ayub 2.10). Abraham yg dekat Tuhan pun harus menunggu hingga Sara berumur 90 untuk mendapat keturunan. Percayalah janjiNya, berdoa dalam persekutuan dgn saudara2 seiman akan sangat membantu anda menemukan maksud tujuan Tuhan . Mungkin ada masalah2 hati atau hal2 lain yg belum sesuai dengan kehendak Tuhan sehingga doa permohonan anda terhalang olehnya. Jika anda sudah benar maka bersabarlah dengan iman bahwa Tuhan akan menjawab dan menolong saudara. Bukankah kesusahan orang benar banyak tetapi Tuhan melepaskannya? (Maz. 34:20) Saya telah melalui hal tersebut dan sy disembuhkan total secara ajaib oleh Tuhan, bukan krn sy suci tp karena kemurahanNya saja. Sy instropeksi Berdamai dengan masa lalu saya dan membuang sakit hati dihadapanNya. Walau manusia berkata tak mungkin virus itu hilang ttapi adakah yg mustahil bagi Allah? karena Dia Tuhan bukan manusia . Jgn berpikir seperti pikiran manusia, karena jalanNya tdk dpt dijangkau oleh pikiran kita.  Dia Tuhan yg melampaui ruang dan waktu. Dia dapat mengatur dunia sedemikian rupa dan mengetahui brp helai rambut Dia pun tahu .Masakan Tuhan tdk peduli kesesakan kita? Dia maha kasih dan penyayang, percayalh!  Semoga sedikit saran sy bisa membantu dan menguatkan saudara. Gbu

  2. apakah benar kata2 spt diatas karena saya mengalami hal2 berat dlm hidup kami sekeluarga sy hidup dlm jalan Tuhan saya melaksanakan sepuluh perintah Tuhan dlm kehidupan tapi Janji tuhan belum pernah tergenapi utk kami sekeluarga apakah salah kalau saya kecewa dan tawar hati kpd Tuhan saya berdoa setiap saat tapi apa yg saya harapkan utk Tuhan mendengarkan doa saya sama sekali tidak pernah saya dapatkan. kami hidup menjalankan kehendak Tuhan dgn melaksanakan semua apa yg ada tertulis dlm alkitap bertahun-tahun kami melaksanakan puasa masa sengsara menjelang Paskah selama 40 hari kami hidup dr gaji yg benar2 tdk terkontaminasi uang haram. kami tdk pernah mendapatkan Jabatan apapun walaupun jelas2 kami mendapatkan ranking setiap ada pendidikan. bagaimana kami bisa mendapatkan Jabatan klu kami tdk berani mengambil harta yg bukan milik kami alias korupsi sedangkan jabatan itu harus dibeli. kemana dan dimana Tuhan saat kami dikalahkan. mana kekuatan Tangan Tuhan utk Anak2 nya yg menjalankan kehendaknya. TAWAR HATI DAN KECEWA yg setiap saat kami dapatkan. kami berdoa utk semua hal tapi tdk satu pun Tuhan menjawab. hari ini saya kirimkan surat saya utk Tuhan supaya Tuhan bisa membaca kekecewaan anak nya. setiap kami berdoa utk memohon sesuatu dan selesai meng amin kan doa terjadi jawaban Tuhan sebaliknya seperti kejadian kemarin pagi kami hanya mempunyai uang 200 ribu dan kami berdoa utk spy tdk ada yg memohon bantuan keuangan hari ini krn kami tdk ada uang lagi selesai berdoa tiba2 sdh ada yg memohon bantuan sehingga uang kami harus keluar walau pun kami rela dan ikhlas tapi kami kecewa ternyata apa yg kami mhn itu tdk sesuai dgn permintaan malah kami langsung disuruh keluar uang ini contoh kecil saja.apa yang harus kami tulis utk Tuhan spy Tuhan membuka tabir berkat dan berpihak kepada kami. kadang2 saya menyesali perbuatan saya kenapa memilih dan mengikuti kehendak Tuhan krn hanya kesusahan dan kemiskinan saja yg kami rasakan. saya melihat begitu banyak orang2 yg terlihat jelas bersalah dan kotor tapi mereka melenggang bebas dan hidup berfoya-foya dan semua jalan dilancarkan. dimana Tuhan YESUS yang saya cintai yg berjanji utk berjalan didepan kami dimaaaannnnaaaa dan keeemannnaaa ………..kekecewaan saya sdh saya naikkan dlm percakapan doa saya setiap saat dgn TUHAN YESUS tapi blm pernah ada jawaban apakah benar saya anak Tuhan dan kenalkah Tuhan kepada saya. semoga Tuhan mendengar dan ikut membaca tulisan dan kekecewaan saya …….dan saya ingin bertanya ……menurut Tuhan JANJI TUHAN TDK PERNAH TERLAMBAT ……tapi semua sdh terlambat saya bln depan sdh pensiun dan tdk ada lagi Janji utk jabatan dlll dimana engkau sebenar nya BAPA aku mencintai dan memuja MU tapi Engkau tdk mengenalku ………………

    • Tuhan Yesus ampunilah saya dan Saudara saya yang menulis keluhan tersebut karena telah berdoa dan mengharapkan jawaban sesuai dengan permohonanya tetapi tidak menerimanya. perlu diingat bahwa bahwa Tuhan Yesus jauh lebih mengetahui dan jauh lebih mengerti akan segala kebutuhan kita, jadi tidak pada tempatnya jika kita menyalahkan Tuhan. coba kita koreksi lagi apakan permohonan doa kita telah sesuai dengan standar Tuhan, artinya dengan dipenuhinya permintaan doa kita, apakah Nama Tuhan semakin dipermuliakan atau kita yang berbangga diri? seperti yang tertulis dalam salah satu ayat dalam alkitab bahwa kita berdoa tetapi tidak mendapatkan apa2 karena yang kita minta hendak kita pergunakan untuk memuaskan nafsu saja? GBU

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: