Pelita Hidup Jangkau Dunia

Fokus pada Tuhan atau pada Masalah: Mana Yang Anda Pilih?

Sumber: Google

Sumber: Google

“Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka.” (Bilangan 14:8-9)

 Bacaan: Bilangan 13:25-14:10
*courtesy of PelitaHidup.com
Allah memberi kuasa kepada bangsa Israel untuk pergi dan menduduki tanah Kanaan. Mereka memerlukan sebuah tempat terpisah agar dapat bertumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang berpusat pada Tuhan Allah.  Dan Ia memilih sebuah wilayah yang sangat tepat, yaitu tanah Kanaan sebagai tempat tumbuh kembang bangsa tersebut menjadi bangsa kepunyaanNya Sendiri.

Jadi, sesuai dengan petunjuk Tuhan, Musa mengirim 12 orang untuk mengintai dan memata-matai tempat tersebut. Hal yang mengejutkan dari peristiwa tersebut adalah 10 pengintai pulang dengan cerita tentang wilayah tersebut yang menyeramkan dan membuat kecut hati bangsa tersebut . Apa yang dilihat dan disaksikan oleh kesepuluh pengintai tersebut hanyalah halangan dan rintangan dalam menduduki tanah perjanjian.

Namun demikian, Kaleb yakin dan percaya bahwa mereka “pasti akan mengalahkannya!” (Bilangan 13:30) karena ia memusatkan perhatiannya pada janji Tuhan dan bukan pada masalah dan kesulitan yang tampak di depan mata. Ia mendasarkan keyakinannya pada firman Allah kepada Abraham; “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” (Kejadian 12:7).



Bangsa Israel tidak sependapat dan sehati dengan iman Kaleb; cerita dan kesaksian dari ke-10 pengintai lain tentang raksasa dan kota yang berbenteng kuat telah membuat mereka takut. Memang, secara manusia, cerita dari ke-10 pengintai tersebut merupakan sesuatu yang patut untuk ditakuti. Tetapi, kita harus ingat bahwa bangsa Israel melayani Allah yang Maha Kuasa yang sudah membuktikan bahwa Ia mampu melakukan dan menyelesaikan segala sesuatu. Allahlah yang membelah Laut Merah untuk membuka jalan bagi mereka agar bisa sampai ke seberang; Allah juga yang memelihara dan memberi makan mereka di padang gurun sehingga mereka tidak kekurangan suatu apapun.

Memusatkan perhatian kita kepada masalah, halangan dan rintangan yang ada di depan kita hanya akan mengaburkan pandangan kita. Masalah, halangan dan rintangan sangat banyak dan beragam di sekeliling kita sehingga terkadang mengaburkan pandangan bahkan membutakan kita dalam mengambil langkah iman selanjutnya. Pada kenyataannya, ketika Allah memanggil kita untuk melakukan sesuatu, satu-satunya hal yang menghalanginya adalah diri kita sendiri!
*courtesy of PelitaHidup.com
Allah telah merencanakan jalan hidup kita, setiap langkah yang harus kita jalani, baik itu ketika kita harus berputar di sekitar masalah, halangan dan rintangan, melintasi dan berjalan mengatasinya atau bahkan kita harus menembus masalah, halangan dan rintangan tersebut yang mungkin berada di jalur yang harus kita tempuh. Semua itu memiliki tujuan agar kita dapat menggenapi rencanaNya dalam hidup kita masing-masing. Lalu, ketika kita menjadi seperti bangsa Israel yang memilih untuk dikalahkan oleh rasa takut mereka serta menolak untuk melangkah maju, maka kita akan kehilangan berkat luar biasa yang didapat dari kerelaan hati untuk melakukan kehendak Allah.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Mari, hari ini kita belajar untuk memilih memusatkan perhatian dan iman kita kepada Allah agar kita dapat meraih berkat terbaik yang sudah Ia sediakan bagi kita serta kita dapat menggenapi rencanaNya atas hidup kita masing-masing.
*courtesy of PelitaHidup.com
 

“TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.” (Mazmur 37:23-24)

 

Sumber: intouchdotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: