Pelita Hidup Jangkau Dunia

Mengasihi dengan Kasih Yang Senantiasa Diperbaharui

Sumber: Google

Sumber: Google

Ia (kasih) menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.” (1 Korintus 13:7)

Mengasihi dapat menjadi sesuatu yang sangat melelahkan. Jangan biarkan orang lain memperdaya Anda. Jenis kasih yang benar-benar membawa perbedaan yang ada di dunia ini akan mengambil segala sesuatu yang Anda miliki.
*courtesy of PelitaHidup.com
Ada kalanya Anda akan merasa bahwa Anda tidak lagi memiliki kasih untuk dibagikan. Mungkin Anda berada di lingkungan kerja yang secara intensif berhubungan dengan banyak orang seperti guru, sales atau penyedia jasa lain dan ketika pulang kerja berkata, “Saya tidak sanggup lagi menangani kebutuhan, masalah ataupun luka hati lagi.” Jadi yang Anda lakukan hanyalah menutup diri.

Atau mungkin Anda harus menunjukkan kasih Anda kepada seseorang yang sangat suka menuntut, mementingkan diri sendiri dan tidak pernah membalas kasih Anda. Dan Anda berkata dalam pikiran Anda, “Cukup. Tidak akan aku lakukan lagi.”

Secara manusia, hal tersebut memang wajar dan sangat menusiawi, namun, itu bukanlah standar dari kasih yang Tuhan tetapkan bagi kita para pengikutNya. Alkitab mengatakan,



“ Ia (kasih) menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.” (1 Korintus 13:7)

Kasih tidak pernah menyerah!
*courtesy of PelitaHidup.com
Bagaimana caranya agar kita bisa memiliki kasih yang teguh semacam itu terhadap seseorang? Kasih yang ada dalam diri Anda dan saya harus senantiasa diisi kembali atau diperbaharui.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Jika Anda pernah menyaksikan sebuah pameran dirgantara, salah satu hal menarik yang dapat Anda saksikan adalah bagaimana sebuah tanker terhubung dengan jet di angkasa untuk mengisi bahan bakar jet tersebut.
*courtesy of PelitaHidup.com
Bayangkan jika pilot jet tersebut berkata, “Pesawat ini tidak perlu mengisi ulang bahan bakar.” Maka kemungkinan besar, dalam beberapa saat jet tersebut akan jatuh dan terbakar. Untuk penerbangan jarak jauh, pesawat membutuhkan bahan bakar tambahan dan harus melakukan proses isi ulang bahan bakar.

Agar kita dapat memberikan kasih yang teguh kepada seseorang sebagaimana yang Tuhan ingin kita lakukan dalam hidup kita, maka kita harus mengisi ulang tangki kasih kita atau dengan kata lain memperbaharui kasih kita. Jika kita melihat keadaan sekeliling kita, maka kita dapat dengan mudah melihat bahwa dunia dipenuhi serpihan-serpihan dari hubungan yang kandas dan terluka karena orang-orang tidak ‘mengisi ulang” dan memperbaharui kasih mereka.

Bagaimana cara kita mengisi kembali tangki kasih kita? Dengan mempersilahkan Tuhan untuk mengasihi kita.

Alkitab berkata, Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” (1 Yohanes 4:19).

Ketika Anda merasa lelah, capai dan tidak tahu lagi bagaimana harus menyatakan kasih Anda kepada orang lain, ingat bahwa Allah sangat mengasihi Anda sehingga Ia rela memberikan AnakNya yang Tunggal untuk mati bagi Anda dan saya.

Dengan menyadari hal itu, maka kasih kita akan senantiasa terbaharui. Dengan kasih yang terus menerus diperbaharui, maka kita akan tetap dapat mengasihi bahkan pada saat kita merasa ingin berhenti melakukannya.

 
*courtesy of PelitaHidup.com
Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. (I Yohanes 4:7)

 

Selamat Hari Natal 25 Desember 2015

                           dan

Selamat Tahun Baru 1 Januari 2016

 

 

Sumber: rickwarrendotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: