Pelita Hidup Jangkau Dunia

Menyimpang dari Firman Tuhan

Sumber: Google

Sumber: Google

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.” Mazmur 119:10

Bacaan: Mazmur 119:9-16
*courtesy of PelitaHidup.com
Seorang kakek bernama Jim yang sangat menyayangi cucunya, membelikan cucu kesayangannya tersebut sebuah mainan baru. Setelah membaca buku petunjuk pemasangan secara sekilas, ia menyingkirkan booklet itu dan mulai memasang serta merangkai mainan tersebut. Setelah beberapa jam berusaha dan merasa frustasi karena masih belum berhasil merangkai mainan dengan benar, akhirnya Jim menyerah dan mulai membuka buku petunjuk yang ia singkirkan tadi serta mulai mengikuti langkah demi langkah pemasangan secara berurutan seperti yang tertera di dalamnya. Tidak lama kemudian ia dapat menyelesaikannya dengan baik. Cucunya terlihat sangat senang bermain dengan mainan barunya tersebut.

Sejatinya Jim tahu bahwa pihak perusahaan pembuat mainan telah membuat sebuah buku petunjuk dan rancangan berupa langkah demi langkah untuk membantu pembeli dalam proses pemasangan mainan tersebut. Tetapi ia merasa pintar dan beranggapan bahwa ia dapat melakukannya sendiri tanpa bantuan petunjuk yang ada.

Banyak diantara kita, umat percaya yang memiliki kelakuan sama seperti Jim di atas dalam hubungannya dengan Firman Tuhan yang merupakan penuntun langkah hidup kita. Alih-alih membuat Firman Tuhan sebagai penuntun hidup kita, yang kita lakukan adalah hanya membaca sekilas firman tersebut pada saat kita butuh saja atau ketika kita bingung hendak menentukan langkah kita selanjutnya.



Alkitab sejatinya adalah diagram dari Allah Bapa sendiri. Ia mengajar umat percaya mengenai siapa Dia sebenarnya, apa yang ada dalam pikiranNya serta bagaimana cara Ia bertindak. Mengenal jalan Allah akan membuat kita dapat membuat keputusan-keputusan yang bijaksana yang membawa hormat bagi namaNya.

Alkitab juga merupakan buku petunjuk bagi kita dalam menjalani hidup. Sebagai umat percaya, kita harus membaca Alkitab setiap hari karena kita tidak akan dapat mengalami kemenangan dan keberhasilan rohani tanpa Firman Tuhan.
*courtesy of PelitaHidup.com
Dalam bacaan di atas (Mazmur 119:9-16), kita membaca bahwa jika seseorang ingin hidup benar, ia harus hidup sesuai dengan dasar-dasar firman Tuhan. Dan satu-satunya cara agar kita mengerti seperti apa dasar-dasar firman Tuhan itu adalah dengan membacanya, mempelajari serta merenungkannya setiap hari.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Firman Tuhan adalah harta paling berharga yang kita miliki. Jika kita mengesampingkan firman Tuhan, maka sama saja kita seperti seseorang yang melakukan tindakan bodoh dengan membuang dompet yang penuh berisi uang. Diantara banyak sekali kekayaan hikmat yang terdapat dalam Alkitab, terdapat banyak kisah yang mengajar kita untuk melayani Tuhan dan bagaimana agar kita dapat menyenangkan hatiNya. Alkitab juga menyimpan kekayaan petunjuk tentang bagaimana membangun hidup yang benar dan bermakna.
*courtesy of PelitaHidup.com
Jadi, apakah kita hendak menyimpang dari Firman Tuhan yang sejatinya adalah sebuah harta karun yang membawa kita kepada kebenaran, keselamatan, sukacita, damai sejahtera, kelimpahan hidup dan segala berkat terbaik yang sudah Tuhan sediakan bagi kita?

 

“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Mazmur 119:105

 

 

Sumber: intouchdotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 2 respon

  1. Terimaksih Firman Tuhan adalah penuntun langkah kita

  2. Amin. Kekayaan hikmat dariMu..kiranya besertaku selamanya

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: