Pelita Hidup
“TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?” Mazmur 27:1 Ketakutan telah menjadi...
Sumber: dramstimedotcom

Sumber: dramstimedotcom

“TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?” Mazmur 27:1

Ketakutan telah menjadi bagian dari emosi manusia sejak manusia jatuh dalam dosa. Ketika Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan, mereka bersembunyi dari hadapan Allah dan merasa takut (Kejadian 3:10). Hingga kini, hal itu belum banyak berubah. Kegelisahan dan rasa was-was dalam diri setiap manusia seringkali mempengaruhi cara pikir dan tindakan mereka. Kondisi semacam ini seringkali membuat kita merasa nyaman berada di dalam tempurung zona aman kita dan merasa enggan untuk menjelajahi wilayah yang tidak kita kenal.

Mari belajar dari kebenaran Firman Tuhan agar kita dapat mengalahkan ketakutan kita. Tanamkan dalam pikiran kita dan selalu ingat bahwa Allah itu :

  • Maha Kuasa

Melalui kehidupan Juruselamat kita yang sempurna serta pegorbananNya di kayu salib, 2 musuh utama kita yaitu Iblis dan kematian sudah dikalahkan. Tuhan Yesus membebaskan kita dari perbudakan dosa, Iblis tidak lagi memiliki kendali atas hidup kita. Luar biasanya lagi adalah kita tidak akan pernah terpisah dari Allah untuk selama-lamanya. Kematian Tuhan Yesus di kayu salib telah membuka gerbang surga sehingga kita dapat hidup bersama Bapa di Surga untuk selama-lamanya.

  • Ia Selalu Bersama Kita (Immanuel)

Walaupun Allah memanggil Abraham untuk keluar dari lingkungan keluarga dan tanah kelahirannya yang merupakan zona amannya, Allah sendiri berjanji bahwa Ia akan senantiasa menyertai Abraham.

Dalam ayat di bawah ini, Tuhan Yesus juga memberikan janji yang sama kepada kita.

“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Matius 28:20b

Melalui Roh Kudus yang diam di dalam kita, Allah tidak hanya dekat dengan kita melainkan juga bertahta di hati dan hidup kita. Tidak ada sesuatupun yang dapat memisahkan kita dari kasihNya. Walaupun kita memiliki dosa masa lalu, atau mungkin kehidupan yang kita jalani saat ini tidak berjalan sebagaimana yang kita harapkan, kita harus menghadapi orang-orang yang kurang menyenangkan dalam hidup sehari-hari kita; semua itu tidak dapat memisahkan kita dari Allah.

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” Roma 8:38-39

  • Ia Selalu Terlibat Secara Aktif dalam Setiap Segi Hidup Kita

Tuhan berjanji akan memberikan pertolongan kepada kita tepat pada waktuNya dan Ia akan senantiasa menepati janji tersebut. Ia tahu segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita hingga ke hal-hal yang terkecil sekalipun, dan Ia sanggup menjadikan masa-masa sukar yang kita alami tersebut menjadi sarana pertumbuhan rohani kita bahkan sarana untuk mencurahkan sepenuh berkatNya bagi kita.

Allah sendiri yang menjadi jaminan kita untuk terhindar dari jerat ketakutan. Pegang teguh kebenaran kuasa dan firmanNya, kehadiranNya serta penyertaanNya dalam hidup kita dan gunakan itu sebagai kekuatan dan alat untuk melepaskan diri dari setiap jerat ketakutan yang muncul dalam hidup kita.

 

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roma 8:15

 

 

 

Sumber: intouchdotorgs

 

Team PH

_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

  • Hedhy Manase Lumba

    July 27, 2015 #1 Author

    “ya Abba, ya Bapa”
    Thanks God

    Reply

  • nugroho

    July 23, 2015 #2 Author

    Dibalik semuanya itu Tuhan mempunyai rencana yang indah,yg membuat kita kagum dan heran betapa hebat dan luar biasa,dahsyatnya Tuhan kita YESUS KRISTUS,GOD bless you

    Reply

  • emmanuel murwadi

    July 17, 2015 #3 Author

    God is
    very good

    Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *