Pelita Hidup
“Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan...
Courtesy of victoriaosteenfbpage

Courtesy of victoriaosteenfbpage

“Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya.” Efesus 1:4-5

 

Salah satu kisah terbesar yang diceritakan di Alkitab adalah kisah hidup dari Daud. Jauh sebelum Daud berhasil mengalahkan Goliat – Raksasa tentara Filistin – atau menjadi Raja Israel, ia menghabiskan sebagian besar waktunya di padang belantara untuk menggembalakan domba-domba Isai, ayahnya. Jalan hidupnya dapat dikatakan sulit pada waktu itu. Ia tidak diperhatikan oleh ayahnya, dikritik dan dijelek-jelekkan oleh kakak-kakaknya dan dianggap sebagai anak gembala rendahan.

Suatu hari, nabi Samuel dikirim Tuhan untuk mengunjungi rumah Daud untuk memilih raja Israel berikutnya. Samuel minta kepada Isai agar ia dipertemukan dengan semua anak laki-lakinya, tetapi Isai merasa yakin bahwa si bungsu Daud bukanlah calon yang tepat untuk jabatan penting semacam itu sehingga ia membiarkan Daud tetap bekerja menggembalakan domba dan tidak mempertemukannya dengan Samuel! Setelah Samuel bertemu dengan ke-7 kakak laki-laki Daud dan tidak satupun yang memenuhi kriteria untuk menjabat raja Israel, barulah Daud dipanggil pulang, dan, tentu saja, sesuai dengan kehendak Tuhan, Samuel mengurapi Daud menjadi raja Israel berikutnya. Namun demikian, tetap saja perlakuan keluarga Daud terhadapnya tidak berubah. Mereka bahkan merasa bahwa Samuel telah melakukan sebuah kesalahan besar. Kenyataannya, kakak-kakak Daud bekerja sebagai prajurit kerajaan di bawah pimpinan raja Saul; sebuah jabatan yang sangat bergengsi, sedangkan Daud tetap melakukan pekerjaan kasar dan rendahan sebagai penggembala domba di padang. Daud hanya dipandang sebagai seorang “suruhan” yang bertugas membawakan makanan bagi kakak-kakaknya yang merupakan “orang-orang penting” dalam keluarga mereka.

Kita tahu sekarang bahwa Daud memiliki iman yang kuat dan teguh kepada Allah. Pada waktu ia menghadapi Goliat, ia langsung menggunakan kekuatan dan keberanian yang Allah taruh di hatinya. Daud menghadapi Goliat dengan penuh percaya diri, yakin bahwa Allah ada di pihaknya dan akan memberikan kemenangan kepadanya! Dan semua itu ia buktikan! Selanjutnya, Daud diurapi dan diangkat sebagai raja Israel menggantikan Saul sebagaimana yang sudah dinubuatkan oleh nabi Samuel sebelumnya.

Hari ini, mungkin Anda merasa seperti “seorang suruhan” seperti Daud pada waktu itu, atau mungkin Anda merasa bahwa tidak ada seorangpun yang memperhatikan dan peduli terhadap Anda. Tanamkan dalam hati bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan dan mengabaikan Anda. Ketahuilah, bahwa tanganNya yang penuh kuasa itu menggenggam masa depan Anda. Miliki keyakinan hari ini bahwa Tuhan telah memanggil dan memilih Anda untuk rencanaNya yang besar. Tetap teguh dalam iman karena Ia sendiri yang telah memilih Anda dan saya secara pribadi dan Ia mengatur setiap langkah hidup kita menuju kepada kemenanganNya yang ajaib.

“Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.” Efesus 1:4

 

Sumber: victoriaosteenblog

Team PH

_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

  • wensy egeten

    March 23, 2016 #1 Author

    Puji Tuhan. Renungan pelita hidup yg di krm sangat menguatkan dan meneguhkan kami dalam pelayanan. Terimakasih buat kiriman FA setiap hari. Tuhan Yesus memberkati. 

    Reply

  • Aston R

    July 23, 2015 #2 Author

    Terimakasih buat firmannya bahwa Tuhan selalu membawa kita kepada kemenangan.

    Reply

  • Samuel Rudy Hartanto

    June 27, 2015 #3 Author

    Jangan pernah berhenti membagikan berkat pada orang lain… trimakasih Firmannya, jangan lupa slalu bagikan firman seperti ini setiap harinya, Tuhan memberkati Anda…

    Reply

  • Gostar Tambunan

    June 25, 2015 #4 Author

    Terimakasih atas share Firman Tuhan yang luar biasa, dan teruslah mengirimi kami Firman Tuhan setiap saat

    Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *