Pelita Hidup Jangkau Dunia

Kunci Menikmati Hidup Yang Berkelimpahan

Courtesy of Victoria Osteen Facebook

Courtesy of Victoria Osteen Facebook

“Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10)

 
*courtesy of PelitaHidup.com
Sebagian besar orang melewatkan hari-hari di hidupnya dengan begitu saja, mereka melakukan berbagai kegiatan, memeriksa daftar panjang tugas mereka dan serentetan daftar lain yang nereka buat, bernapas dengan bebas tetapi sejatinya mereka tidak benar-benar hidup. Allah tidak ingin kita melewatkan hari-hari kita begitu saja. Ia ingin kita terus berkembang, menjadi unggul dan benar-benar menikmati hidup!

Yohanes 10:10 mengatakan bahwa Yesus datang untuk memberi kita hidup – bukan hanya sekedar hidup, melainkan hidup yang berkelimpahan – lengkap, utuh dan terus berkembang setiap hari dalam segala hal. Ia ingin mengobarkan gairah yang ada pada masing-masing kita dan membangkitkan mimpi-mimpi kita serta menempatkan kita di tempat yang tepat untuk menggenapi rencana Tuhan yang indah atas hidup kita!

Salah satu kunci untuk benar-benar menikmati hidup adalah dengan menguasai teknik mengabaikan rasa sakit hati. Ketika kita memilih untuk bertahan dalam rasa sakit hati dan rasa tersinggung, maka itu akan menjadi kepahitan dalam hidup kita yang bekerja seperti sel kanker yang menggerogoti emosi kita di sepanjang hidup kita. Tetapi ketika kita mengabaikan rasa luka dan tersinggung yang kita rasakan, kita memilih untuk mengasihi dan melepaskan semua perlakuan atau kejadian buruk yang pernah kita alami, kita memiliki ruang untuk merengkuh hal-hal yang baik dan benar yaitu kehidupan supranatural yang sudah Tuhan sediakan bagi kita!



Jadi, mulai hari ini, jika ada kejadian tertentu atau mungkin seseorang bahkan beberapa orang yang pernah melakukan sesuatu yang melukai hati Anda dan Anda masih merasakan sakit hati tiap kali melihat atau memikirkan mereka atau kejadian tersebut, bawa luka hati dan perasaan Anda tersebut kepada Tuhan, serahkan sepenuhnya kepadaNya, dan biarkan Ia menjagai hati Anda agar tetap lembut dan peka. Jangan biarkan sikap tidak mau mengampuni menghambat Anda, membebani hidup Anda bahkan membuat Anda tidak dapat menikmati hidup sebagaimana yang Allah inginkan bagi Anda.

Tentu saja hal tersebut tidak mudah untuk kita lakukan; dan adalah wajar jika Anda mengatakan kepada Allah demikian, “Tuhan, sepertinya aku tidak ingin mengampuni orang itu, tetapi aku minta Engkau memberiku kasih karunia dan kekuatan untuk mengampuni. Ini hatiku, Tuhan, aku serahkan kepadaMu. Aku serahkan orang tersebut dan keadaanku kepadaMu karena hanya Engkaulah yang mampu membantuku untuk mengampuni.”
*courtesy of PelitaHidup.com
Jika kita ingin mengubah sesuatu dalam hidup kita, maka kita harus memulainya dari dalam. Perubahan selalu berawal dari hati. Hari ini dan tiap-tiap hari mendatang, kita harus memilih untuk mengabaikan rasa sakit hati, memilih untuk mengasihi dan memilih untuk hidup dalam segala kelimpahan yang sudah Tuhan sediakan bagi kita! Anda siap sekarang?

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Sumber: victoriaosteenblog
*courtesy of PelitaHidup.com
 


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: