Pelita Hidup Jangkau Dunia

Berkenan Di Hati Allah Seperti Daud

Bacaan:  Mazmur 42: 1-8

Apakah Anda ingin mengenal Tuhan secara lebih dekat dan mengetahui apa yang menjadi perhatian utamaNya dalam hidup Anda? Anda mungkin memiliki pengetahuan yang luar biasa dan mendalam tentang Alkitab; tentu saja hal tersebut merupakan sesuatu yang penting, namun itu bukan hal yang utama. Anda mungkin telah melayani Tuhan seumur hidup Anda yang juga merupakan sebuah hal yang penting. Anda bahkan telah memberi persembahan kepada gereja dalam jumlah yang sangat besar yang merupakan salah satu aspek utama dalam kehidupan kekristenan. Namun, yang paling utama yang Tuhan sangat perhatikan dari kehidupan kita adalah seberapa dalam hubungan pribadi Anda dan saya dengan Sang Pencipta. Keintiman Anda dan saya dengan Tuhan tidak dapat digantikan oleh pengetahuan tentang Alkitab, pelayanan dan persembahan serta persepuluhan yang kita berikan.

Raja Daud yang juga seorang pemazmur sangat mengerti kebenaran ini. Keintiman yang ia bangun dengan Tuhan senantiasa memberi kekuatan kepadanya manakala ia harus menghadapi berbagai masalah dan persoalan maupun ketika ia harus melewati masa-masa sukar dalam hidupnya. Ketika Absalom anaknya berusaha untuk melengserkan dia dari tahtanya, Daud melarikan diri ke gurun dan menuliskan kata-kata ini : “Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.” (Mazmur 42:2). Ia sadar bahwa bahkan ketika ia sedang berada di tengah-tengah perseteruan yang dahsyat, ia percaya bahwa kasih setia Allah akan dicurahkan ke atasnya (ayat 9).
*courtesy of PelitaHidup.com
Dalam seluruh mazmur yang ditulisnya, kita dapat melihat berulang kali kerinduan dan rasa haus yang dimiliki Daud untuk selalu berada dekat dengan Allahnya. Adalah kecintaan Daud yang begitu mendalam akan Allahnya yang menjadikannya orang hebat; bukan karena kekuatannya, atau karisma yang dimilikinya atau bahkan kemampuannya yang luar biasa dalam memimpin pasukannya. Walaupun ia pernah melakukan beberapa kesalahan besar, Alkitab mencatat Daud sebagai “a man after God’s own heart” atau “orang yang berkenan di hati Allah” (I Samuel 13:14).

Tidak cukup bagi kita hanya dengan membaca Alkitab, atau melayani pekerjaan Tuhan atau menyumbangkan sebagian kekayaan kita untuk kemasyuran kerajaanNya. Tuhan ingin mengenal Anda dan saya secara pribadi, secara lebih dekat. Memang benar bahwa tindakan nyata seperti membaca Alkitab, melakukan pelayanan dan memberi persembahan penting untuk kita lakukan, tetapi semuanya itu harus berasal dari kedewasaan dan kematangan hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Ketika kita mengutamakan pengenalan akan Allah, maka segala sesuatunya akan ditambahkan kepada kita.

 



 

Sumber: intouchdotorg


Team PH
Team PH_Tulisan ini dipersiapkan oleh Team Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: