Pelita Hidup
“Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.”...

“Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.” Mazmur 112:1-2

Mazmur 112 berbicara tentang berkat-berkat yang disediakan oleh Tuhan bagi orang-orang yang hidupnya benar dan takut akan Dia. Mungkin ada yang berkata, “Hari gini hidup benar, sudah nggak zamannya kali! Mumpung masih hidup di dunia ini, mending dibuat happy-happy, urusan akhirat entar aja!” (meminjam istilah anak muda).

Terus terang, tidak mudah hidup dalam kebenaran (hidup kudus) di jaman seperti sekarang ini, apabila sat ini dunia dipenuh dengan tawaran-tawaran yang menggiurkan, yang mungkin bagi banyak orang merupakan kerugian besar bila dilewatkan begitu saja.

Memang untuk hidup benar ada harga yang harus kita bayar: itulah yang disebut pikul salib. Terkadang ketika mempertahankan hidup benar (menjaga kekudusan) kita malah ditinggalkan temen-temen terdekat kita, dicemooh dan juga dikucilkan dari lingkungan pergaulan yang ada.

Ini bukanlah hal yang mengejutkan lagi! Orang cenderung lebih memilih hidup menurut keinginannya sendiri dan memaskan nafsunya daripada harus tunduk dan taat kepada firman Tuhan.

Hari ini kita kembali diingatkan bahwa hidup benar bukanlah kerugian, tetapi membaewa keuntungan yang luar biasa, tidak hanya saat kita masih hidup di dunia ini, terlebih lagi untuk kehidupan yang akan datang.

Orang benar adalah yang hidup di dalam ketaatan, merenungkan firman Tuhan siang dan malam serta melakukannya. Sedangkan yang dimaksud dengan takut akan Tuhan adalah menaruh kehadiranNya dalam hidup kita.

Ingat, jerih payah dan perjuangan kita untuk hidup benar tidak pernah sia-sia.

Dalam tiap jerih payah ada keuntungan.” Amsal 14 : 23a

Ada berkat-berkat yang disediakan Tuhan bagi orang benar:

  • Keturunannya, perkasa, anak-anaknya selalu menjadi contoh/teladan (ayat 2)
  • Rumah tangganya diberkati dan menjadi berkat orang lain (ayat 3)
  • Tidak akan berjalan dalam kegelapan karean terang Tuhan akan selalu menyetai hidupnya (ayat 4)
  • Hidupnya selalu dibuat mujur (ayat 5)
  • Senantiasa beroleh kekuatan karena TUhan selalu menopangnya (ayat 6)

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang yang hidupnya benar!

Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.

Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.

Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil.

Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.

Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya.

Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN.

Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya.

Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan.

Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati, ia menggertakkan giginya, lalu hancur; keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.” Mazmur 112

 

Renungan ini disumbangkan dari pembaca Pelita Hidup.

Penulis Tamu

_Tulisan ini disumbangkan oleh pembaca Pelita Hidup.

  • teddy

    November 9, 2013 #1 Author

    salom, renungan yang menjadi berkat bagi kehidupan saya dan keluarga, saya sangat suka akan artikel renungan ini, saya akan bagikan renungan ini kepada setiap orang. Thanks. Tuhan Yesus memberkati.

    Reply

  • karolina

    September 10, 2013 #2 Author

    Amin, Dia yang berjanji untuk memberkati, Dia juga yang akan menggenapi dalam kehidupan orang yang percaya kepada-Nya.

    Reply

  • leo

    July 1, 2012 #3 Author

    Tuhan saat kususuri hidupku seakan.ku tdk berdaya lagi dan tidak layak lagi untuk hidup di bumi ini,mengingat dosa yang sudah amat banyak yang saya lakukan.tetapi setelah ku ingat lagu pujian yang mengatakan bahwa walau dosaku merah bagai biji kermici Engkau akan menjadikanku putih,seputih bulu domba.aku mulai sadar betapa aku sangat berharga bagimu.Trimakasih Bapa.
    Selamat malam semuanya saudara seiman dalam nama Tuhan yesus semuanya di berkati.SHALOM

    Reply

  • Elsa Joyce Suebu

    June 26, 2012 #4 Author

    Amin… Memang benar, dunia menawarkan segala sesuatu yang baik selalu, tapi belum tentu tahan lama. Seperti debu atau sekam yang sebentar ditiup angin dan hilang selamanya. Tapi syukur, karena masih ada kesadaran dalam hidup orang yang takut akan Tuhan, maka yang ada hanyalah ucapan trima kasih kepada Pencipta kita yaitu Allah Bapa, yang memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita untuk selalu mawas diri. Thanks untuk renungan yang sudah menegur dan mengingatkan saya dalam menjalani hidup ini. Tuhan Yesus memberkati. Amin!!!

    Reply

  • Sovi

    June 21, 2012 #5 Author

    Sekarang begitu sulit menafsirkan. Mengatas namakan kebaikan untuk tindakan yang yang sebenarnya merupakan kejahatan. Tuhan kiranya menolong

    Reply

  • Neli

    June 17, 2012 #6 Author

    Syalom, dlm ksih Tuhan Yesus Kristus yg sntiasa memelihara tubuh, roh dan jiwa kta, krna Dia maka kta smua dpat melalui jlan kbnaran, pngharapan srta kslmatan melalui prkataan-Nya atau frman-Nya sprti yg kta renung, prcayai dan lakukankan sprti skg ini…brsyukur dan brtrima kasih kpd tuhan kta Yesus Kristus sntiasa dan ingat akan Amanat Agung yg dprtanggungjawabkan-Nya kpd kta smua…haleluya puji Tuhan..Amen!

    Reply

  • christianus

    June 3, 2012 #7 Author

    Setelah membaca renungan diatas saya ingat kata2 pepatah Jawa ” becik ketitik olo ketoro ” ( Kebenaran / kebaikan akan terbukti dan kejahatan akan ketahuan ) ketika saya masih kecil sering disuruh ibu saya belanja ke toko terdekat. Suatu hari saya belanja ditoko itu dengan uang yang harus ada kembaliannya karena belanjanya hanya sedikit. Begitu sampai dirumah ternyata uang kembalianya lebih, ibu saya tidak mau kelebihan uang kembalian itu meskipun yang punya toko tidak tahu hal itu. Lalu dipanggilnya saya supaya mengembalikan uang itu kepada pemilik toko dan ia merasa sangat senang karena ibu kita jujur. Sejak saat itu pemilik toko itu sangat2 percaya kepada ibu saya malahan ketika tidak punya uang untuk belanja dia berikan pinjaman. Anehnya dia tidak pernah nagih walaupun lama sekali ibu saya belum dapat mengembalikan pinjaman itu. Dan … ketika bertemu ibu saya dia katakan saya percaya kalau kamu pasti belum punya uang untuk bayar utan . Jawab ibu saya benar bu saya sudah berusaha ke-mana2 belum dapat nih, nanti segera saya bayar kalau punya rezeki. Beberapa hari kemudian ibu saya dapat rezeki dan langsung dibayar lunas seluruh utang2 nya. Kalau belum ada nggak apa2 lho bu soalnya itu saya anggap sebagai tabungan saya ( kata pemilik toko ). Terima kasih banyak bu atas pertolonganya ( kata ibu saya ).

    Sejak saat itu ibu saya dan pemilik toko itu sangat akrap dengan ibu saya malahan layaknya seperti saudara karena prinsif kebenaran yang selalu dijunjung tunggi ibu saya. Dan berkat Tuhan turun untuk keluarga saya karena semua putra putri ibu saya jadi pegawai semua. Terima kasih Tuhan atas berkat – MU kepada keluarga kami. Semoga itupun dialami oleh saudara2 ku seiman yang membaca renungan ini. Mari saudaraku seiman kebenaran selalu kita kedepankan semoga berkat Tuhan melimpah untuk kita semua. Amin

    Reply

  • Yossie Yoshua

    May 31, 2012 #8 Author

    yup, pikul salib, memang berat!
    tapi Tuhan ga akan ninggalin, Dia pasti kasih kekuatan 🙂

    Reply

  • hutadjulu

    May 30, 2012 #9 Author

    Trima kasih ya Tuhan, firman ini menyemangati kami didalam hidup sehari-hari, untuk berbuat benar dan tidak mempertanyakan hidup orang lain yg kelihatannya lebih baik (yg walaupun menurut pendapat kami perbuatannya kurang baik), karena itu adalah urusan Tuhan.

    Reply

  • domy

    May 30, 2012 #10 Author

    Thanks, renungan ini mengingatkan kita untuk hidup dalam Roh dan jangan hidup menurut kedagingan seperti yang ditulis Rasul Paulus dalam kitab Roma 8 : 1-17 Tuhan memberkati.

    Reply

  • Julius

    May 30, 2012 #11 Author

    Terima kasih Tuhan atas teguran firmannya lewat renungan harian Pelita hidup, karena saat sekarang ini menjalani kehidupan dengan benar sangat sulit, namun karena hidup bersama Tuhan maka segala kesulitan yang dihadapi tetap telewati, karena janji Tuhan tidak pernah terlambat dan hidup bersama Tuhan ada jaminan Kekal.

    Reply

  • Christ

    May 29, 2012 #12 Author

    Thanks,
    saya diberkati dengan renungan ini….

    Sukses selalu…. GBU 🙂

    Reply

  • atik

    May 28, 2012 #13 Author

    hidup benar adalah investasi yang dapat membuat kita tenang.

    Reply

  • Awang Kurniawan

    May 28, 2012 #14 Author

    Amin…Terpujilah Tuhan Yesus Kristus….Terima kasih buat renungannya sangat luar biasa dan sangat memberkati sekali….GBU.

    Reply

  • Ida Tawesi

    May 28, 2012 #15 Author

    Terima kasih, renungan firman Tuhan yang menyegarkan. Tuhan Yesus memberkati

    Reply

  • slamet

    May 28, 2012 #16 Author

    Puji Tuhan, renungan yang menuatkan iman, Jbu

    Reply

  • esterina

    May 28, 2012 #17 Author

    Hidup menurut kehendak TUHAN memang banyak sekali rintangan , tapi dengan memohon pimpinan TUHAN dan dengan percaya penuh kepada TUHAN pasti TUHAN akan selalu mebimbing sampai ke akhirnya.

    Reply

  • Rick

    May 27, 2012 #18 Author

    Terima Kasih Tuhan, n GBU Pastor Riva menyediakan firman Tuhan yang menguatkan keimanan kita semua.

    Reply

  • Yafet S. Lebang

    May 27, 2012 #19 Author

    Tantangan hidup benar sangat luar biasa, Berdoalah agar kekuatan Roh Kusus tetap menyertai dalam hidup setiap saat.

    Reply

  • Ester S

    May 27, 2012 #20 Author

    Terima kasih atas renungannya, mari kita berdoa terus minta kekuatan kepada Tuhan Yesus biar kita bisa mampu melawan godaan2 iblis yang selalu membuat kita tidak takut sama Tuhan,

    Reply

  • silvana rachel

    May 26, 2012 #21 Author

    Hidup KUDUS memang sulit tapi hukumnya WAJIB. Thanks God. I love U so much

    Reply

  • erni lubis

    May 26, 2012 #22 Author

    Syalom,
    Trima kasih buat Renungan Firman Tuhan
    God Bless !!

    Reply

  • Endro

    May 26, 2012 #23 Author

    Luar biasa..janji Tuhan buat orang2 yang takut akan Dia..akan diberkati dan memberkati..

    Reply

  • Pariang

    May 26, 2012 #24 Author

    Masalahnya skrg lembaga2 keagamaan sangat krg menyuarakan bagaimana hidup kudus dan benar, termasuk suara Gereja2 sangat minim berdoa dan menyuarakan bagaimana hidup jujur, kudus dan benar, shg Indonesia msh tertinggi KKN di dunia. Kenyataan, banyak skr org Kristen tersangka dan terpidana krn korupsi, dan melakukan kejahatan2 lain. Jd, sebaiknya gereja2 hrs lebih banyak menyuarakan dan menantang perilaku2 korupsi, bukan hanya khotbah2 tentang sorgawi dan orientasi materi.

    Reply

  • ana

    May 26, 2012 #25 Author

    Puji Tuhan …… dengan membaca firman kebenaran ini mendorong saya sbgai anak tuhan hrs mensyukuri berkat yang tuhan sediakan .Trm’s GBU

    Reply

  • lelie

    May 26, 2012 #26 Author

    Syalom, trims untuk renungannya, renungan yang sangat baik dan mantap….. Tuhan Yesus berkati

    Reply

  • Julius

    May 26, 2012 #27 Author

    Terima kasih dengan adanya renungan harian Pelita Hidup saya dan keluaga telah dituntun ke jalan yang benar dan kini kami telah merasakan kasih dan penyertaan Tuhan dalam keluarga kami

    Reply

  • haryono

    May 25, 2012 #28 Author

    Terima kasih , renungan ini sangat menguatkan kita semua sehingga kita dapat menjalankan aktifitas dengan baik seturut dengan kehendakNya

    Reply

  • DorteaEry Bleskadit

    May 25, 2012 #29 Author

    Terima Kasih Banyak buat renungannya.
    Saya sangat Suka sekali membaca Renungan ini.
    Kiranya Kita semua yang membaca renungan ini Diberkati dan Bisa Menjadi Berkat bagi Orang-orang di sekitar kita,Amin.

    Reply

  • ester simbolon

    May 25, 2012 #30 Author

    terimakasih untuk renungannnya. saya jadi lebih luas wawasannnya. GBU , amen

    Reply

  • DorteaEry Bleskadit

    May 25, 2012 #31 Author

    terima kasih banyak untuk renungannya . .
    saya sangat senang sekali membaca renungan ini . .
    Kiranya kita semua yang membaca renungan ini deberkati , dan kita dapat menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita, AMIN.

    Reply

  • Junaedi

    May 25, 2012 #32 Author

    menurut saya mempertahankan hidup benar adalah selalu fokus pada kebenaran Firman Allah di dalam kehidupan keseharian kita dengan tidak memandang hal yang telah kita lakukan sebelumnya. artinya kita tidak cepat puas akan kehidupan benar yg telah kita lakukan, karena hal inilah yg sering membuat lemah disaat kita menghadapi kehidupan selanjutnya. Renungan tsb. sungguh bermakna sekali. Tuhan memberkati kita semua. Amin

    Reply

  • suprianto

    May 25, 2012 #33 Author

    Puji Tuhan renungan ini sangat memberkati saya.GBU

    Reply

  • Sartika

    May 25, 2012 #34 Author

    Terimakasih utk renungannya. Saya dikuatkan dengan renungan ini.
    Semoga kita semua semakin kuat di dalam Tuhan.

    Reply

  • Sarah Leonufna

    May 25, 2012 #35 Author

    Amin..Janji Tuhan Yang begitu indah buat kita, Puji Tuhan Yesus…Jbu All..

    Reply

  • andre

    May 25, 2012 #36 Author

    terimakasih bang,..andre sangat diberkati dengan renungan ini,..hidup ini memang suatu pilihan, kita bisa menjadi baik maupun buruk, tetapi jikalau kita menyadari bahwa hidup ini adalah anugerah Tuhan, maka kita tidak akan menyia-nyiakan hidup ini, sebaliknya semakin berusaha untuk menyenangkan hati Tuhan yang memiliki kehidupan kita ini….Tuhan Yesus memberkati kita semua…Shallom

    Reply

  • Royders

    May 25, 2012 #37 Author

    Terima kasih, saya sangat diberkati dengan renungan ini. ????Ä? memberkati.

    Reply

  • Sulistyanta WN

    May 25, 2012 #38 Author

    Renungan ini semakin menguatkan saya tentang kehidupan yang kekal dalam Tuhan, kesenangan yang mana yang akan kita ambil itu adalah pilihan, yang didunia apa yang di SORGA, yg sementara apa yang KEKAL.
    kalau kita memilih rumah Tuhan maka Tuhan sendiri yang akan membimbing dan memampukan kita .
    HALLELUYA.

    Reply

  • Retnowati

    May 25, 2012 #39 Author

    Luar biasa jika kita benar-benar hidup takut akan tuhan, janjiNya untuk kita diberkati pasti akan kita nikmati. Tetapi lebih menyenangkan lagi jika motivasi kita hidup benar bukan supaya kita diberkati melainkan karena kita ingin menyenangkan hatiNya. Dan jika kita menyenangkan hati Tuhan pasti berkatNya akan mengikuti kita.

    Reply

  • Maria v

    May 25, 2012 #40 Author

    Amin,
    Klau samp hari ini sy bisa melewati semua nya juga berkat2 yg sy terima itu semua karena
    kasih karunia Tuhan Yesus semata. JBU ALL

    Reply

  • Martha Susyanti

    May 25, 2012 #41 Author

    qt perlu pimpinan Roh Kudus utk mnjalani hdp benar, krn tanpa tuntunan Tuhan qt mudah jatuh
    dalam dosa,trims GBU

    Reply

  • lince

    May 25, 2012 #42 Author

    trimakasih,,sy diberkati dgn renungan ini,,
    hidup benar terasa sulit dgn kebutuhan zaman sekarang,,tapi ketika qt memutuskan untuk memilih hidup benar maka Allah memampukan kita untuk melalukannya.

    Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *