Pelita Hidup Jangkau Dunia

Memandang Masalah Dari Kacamata Allah

“Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.” 2 Raja-raja 6:17

Perkara baik atau buruk itu tergantung dari cara kita memandang. Masalah bisa menjadi buruk tapi bisa juga menjadi baik, itu juga tergantung dari cara kita memandang. Lihatlah hal yang baik dengan cara pandang yang buruk, maka hal itu akan terlihat sedemikian negatif. Sebaliknya, lihatlah hal yang buruk dengan cara pandang yang baik, secara mengejutkan kita akan melihat hal-hal yang positif.

Dean Black menceritakan dua kisah nyata mengenai hal ini dalam buku Frogship Perspective. Seorang pemain bola basket berbakat, ketika berusia 16 tahun kehilangan kedua kakinya dalam sebuah kecelakaan. Ini hal yang buruk bagi Curt Brinkman, pebasket muda tersebut yang akhirnya menjadi atlet kursi roda terkenal. Ia berkata, “Segera sesudah kecelakaan itu saya bangkit. Saya justru tidak tahu seperti apa kalau kaki saya masih ada.
*courtesy of PelitaHidup.com
”Seorang pria setengah baya melihat kembali dari kebutaan matanya semenjak lahir. Lalu seorang psikolog yang menanganinya berkomentar tentang mantan pria buta ini, “Waktu buta, dia hebat sekali. Tapi waktu dia sembuh, prestasinya merosot drastis, bahkan seperti orang bodoh.”

Bagi kita kehilangan kedua kaki adalah masalah besar, tapi bagi Curt Brinkman justru adalah kunci kesuksesan. Bagi kita mendapat kembali penglihatan adalah hadiah, tapi bagi pria separuh baya tersebut adalah masalah besar. Mengapa bisa demikian? Ini bukan soal masalahnya, tapi soal bagaimana kita melihat sebuah masalah.

Perlu saya tekankan sekali lagi, melihat hal yang baik dengan cara pandang yang buruk, maka hal itu akan terlihat sedemikian negatif. Sebaliknya, melihat hal yang buruk dengan cara pandang yang baik, maka kita akan melihat hal-hal yang positif.


Apakah hari ini kita sedang mengalami masalah? Bagaimana cara kita memandang masalah tersebut?

Tuhan selalu mengajar agar kita melihat segala masalah dari sudut pandang yang positif. Ini seperti orang yang memakai kacamata. Memakai kacamata hitam akan membuat obyek yang paling terangpun akan terlihat gelap. Jadi jika hari ini hidup Anda terlihat begitu suram dan gelap untuk dijalani, jangan-jangan yang salah adalah kacamata Anda.
*courtesy of PelitaHidup.com
Lihatlah setiap masalah yang paling buruk sekalipun dengan kacamata positif.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Aku tak pernah tahu akan hari esok, namun ketika ENGKAU masih memberikan aku kesempatan hari ini untuk berubah dan menjadi lebih baik, maka semuanya itu adalah karena aku dimampukan untuk melewati kegelisahan, ketakutan, dan menghadapi gelombang kehidupan, jadi bersyukurku lebih banyak dan mengeluhku lebih sedikit atas berlimpahnya pengharapan baik atas hidup baru ini. Karena aku tahu Dia pengang hari esokku. Amin.
*courtesy of PelitaHidup.com
Metty S.P. Marsaoly

Renungan ini disumbangkan dari pembaca Pelita Hidup.


Penulis Tamu
Penulis Tamu_Tulisan ini disumbangkan oleh pembaca Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 64 respon

  1. Puji Tuhan buat renungannya yang sangat indah dan menbangun dan membuat semua pembaca akan bangkit dan terus beripir positip dalam setiap masalah yang dihadapi karena ada TUHAN yang selalu setia menolong Amin GBU

  2. Puji Tuhan !!! renungan yang menguatkan, terlalu sering kita menilai apa yang kita terima dari sisi keinginan kita ( Terfokus kepada apa yang kita harapkan ), sehingga kita tidak bisa menerima kenyataan ( Realita ) dan akhirnya kita LUPA BERSYUKUR.

  3. thnks bt renungnya……sgt menguatkan sya…..slma nie memandang masalah yg dtg seperti suatu yg tdk baik dan sering kali mengeluh knapa khdpan nie xadil….thnks ya bt renungan nya…….Gbu alll…….

  4. Terima kasih renungannya yang memberi berkat dalam hidup ini,,,

  5. secara jujur bila saat membaca artikel ini….aku jadi sedar yang selama ini aku sering bahkan selalu memandang setiap permasalahan itu dari pandangan ku sendiri….yang pada akhirnya buatkan aku jadi kecewa berat…tp syukur kerna punya peluang yang baru tuk mulai lagi kembali melihat dengan caranya Tuhan.

  6. terima kasih, atas firmannya saat ini kamipun di perhadapkan pada hal yang sama yaitu sesuatu yang buruk dengan pembatalan aktivitas kerja yang telah kami susun,kami sempat kecewa,sakit hati dan marah tapi kini kami menyadari semua Tuhan boleh ijinkan terjadi karena Tuhan ingin kami menyelesaikan tesis dengan lebih konsentrasi tanpa terbeban dengan pekerjaan yang lain yang belum tentu bisa berjalan dengan lancar, Tuhan lebih tau rancangan yang terbaik bagi kita amin.

  7. Terima kasih , ini sangat menguatkan kita sebagai orang percaya hidup bukan karena melihat tetapi karena percaya sekalipun fakta berkata buruk tetapi mata rohani kita berkata itu baik.Amin

  8. Thanks u Lord Jesus…FirmanMu ini mengajar serta mengingat daku untuk berfikir positif tentang setiap masalah . GBU PELITA HIDUP.

  9. Terimaksih untuk renungan ini. Benar sekali, sudut pandang seseoranglah yang menentukan seperti apa masalah sebenarnya. Fakta dapat diubah oleh Kebenaran.

  10. Lenny marlina siagian
    Friday 25 May 2012, 3:00 am

    Trima kasih buat renungannya,bleh jd berkat bgiku & banyak orang.

  11. Terima kasih BANYAAAK buat pembahasan Firman Tuhannya, GBU semua yang terlibat dalam pengadaan situs INI, Amin.
    Kita memang sadar atau tidak sering dilanda akan buta rohani dan kita harus mencari dimana atau siapa yang dapat mencelikan dari kebutaaan.

  12. renungan yg indah. Kita terlalu sering melihat apa yg kita peroleh berdasar pada keinginan (daging) sendiri sehingga selalu menafsirkan bahwa apa yg kita terima itu tidaklah sesuai dengan permintaan kita. Hal ini karena kita selalu gagal untuk melihatnya dari sudut pandang Allah. Renungan ini menyatakan bagi kita bahwa Tuhan itu justru memberikan kita yg terbaik dari semua rencana yg kita minta. Terima kasih Tuhan kami, ampuni kami, pimpin dan peliharalah hidup kami, amin

  13. MUSTIKAWATI BUNTORO
    Tuesday 22 May 2012, 9:22 pm

    Memang aku harus mulai ,berpikir positif atas segala sesuatu ,trima kasih untuk FIRMAN TUHAN yg ingatkan aku ,agar merubah cara berpikir yg kadang negatif ,hingga buat masalah sendiri ya,BODOH ,TERIMA KASIH TUHAN YESUS .

  14. Terimakasih atas renungannya, semoga Tuhan selalu memberkati semua redaksi yang bekerja di dalam pelayanan ini. Renungan ini membuat saya bisa berpikir positif tentang keberadaan saya hidup di tempat yang jauh dari keramaian dan jauh dari keluarga. Dan pasti Tuhan sudah merencanakan yang terbaik untuk saya di tempat tinggal yang sekarang. tx

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: