Pelita Hidup Jangkau Dunia

Memahami Pentingnya Ibadah Mazmur 2 : 1 – 12

Beribadah kepada Tuhan adalah keharusan bagi kita anak-anakNya, lebih – lebih di hari -hari menjelang kedatangan Tuhan yang sudah sangat dekat ini. Firmannya kembali mengingatkan, “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasehati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat,” ( Ibrani 10 : 25 )

Pertemuan ibadah yang dimaksud adalah dimana umat Tuhan berkumpul bersama untuk berdoa, memuji dan menyembah Tuhan. Ini adalah ibadah dalam arti khusus. Saat beribadah terjadi pertemuan antara Tuhan dengan umatNya: Tuhan berbicara kepada umatNya pemberitaan friman yang disampaikan hambaNya, sedangkan kita mendekat kepada Tuhan melalui doa, pujian dan persembahan kepadaNya, serta memberikan persembahan korban syukur.

Dalam ibadah/kebaktian inilah kita mengungkapkan kasih kita kepada Tuhan melalui pujia dan penyembahan. Tuhan menghendaki kita melakukan segal sesuai dengan didasarkan kasih kepadaNya, bukan “lain di bibir lain di hati “.
*courtesy of PelitaHidup.com
Dan janganlah kita melakukan ibadah hanya karena rutinitas semata belaka seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel, sehingga dengan keras Tuhan menegur mereka :…bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepadaKu hanyalah perintah manusia yang dihafalkan. ( Yesaya 29 : 13 ) .

Bila ibadah yang kita lakukan tidak lebih dari sekedar kegiataan di hari Minggu, maka hal itu tidak akan berdampak apa pun, padahal kuasa ibadahlah yang sanggup mengubah/memulihkan seseorang, sehingga ia semakin berkenan dan serupa dengan Kristus.

Sayangnya saat ini masih banyak orang Kristen yang datang beribadah di gereja tanpa disertai rasa hormat kepada Tuhan, ini terbukti saat memji Tuhan mereka enggan membuka mulutnya, tidak serius dan asbun ( asal bunyi ). Ada pula yang sambil bersenda gurau, bertelepon ria atau mengirim sms padahal firman Tuhan sedang disampaikan oleh hambaNya.


Tanpa kesungguhan hati, ibadah yang kita jalani tidak menghasilkan apa-apa.

 
*courtesy of PelitaHidup.com
Renungan ini disumbangkan dari pembaca Pelita Hidup.


Penulis Tamu
Penulis Tamu_Tulisan ini disumbangkan oleh pembaca Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 58 respon

  1. Ibadah ibarat akar dari sebatang pohon, jika akar semakin merambat dan mendalam ke dalam tanah, maka pohon tidak mungkin bisa tumbang bagaimana pun deras dan kencangnya angin menggoyang. Akan tetapi,ibadah itu haruslah yg benar-benar fundamental yg dilandasi kasih.

  2. ibadah merupakan perjumpaan khusus dengan Tuhan dimana kita mengekspresikan kasih Tuhan dalam hidup, kebaikan Tuhan yang luar biasa yang diberikan secara cuma-cuma yang tidak dapat dibayar dengan harta yang kita miliki, yang dapat kita lakukan adalah memberi diri lewat komunikasi dengan Tuhan melalui saat teduh secara personal atau dengan keluarga atau juga ibadah raya kita dapat merasakan kehadiran Tuhan menjamah seluruh hidup kita dengan merasakan kehadiran Tuhan makna dari ibadah itu sendiri kita alami dalam hidup kita. pada akhirnya ibadah yang kita lakukan berkenan kepada Tuhan.Tuhan Yesus berkati

  3. Alwin Dike Winokan
    Wednesday 16 May 2012, 5:51 am

    Persekutuan itu penting, di dalamnya ada kehangatan, kemesraan bersama Tuhan, ada kedamaian, ada kehidupan.Di sana kehidupan iman kita dicas, di sana ada sharing. Di sana ada kunci bagi setiap persoalan. Jadi persekutuan merupakan kebutuhan vital. Bukan tempat reuni kangen-kangenan, tapi di sana ada kerinduan untuk berjumpa dengan Tuhan bersama-sama kawan-kawan seiman. Tuhan memberkati kita semua. Amin

  4. Saya selalu diingatkan dan dikuatkan dengan artikel ini. Trima kasih Yesus. Ajarlah kami untuk selalu untuk setia, beribadah kepadamu dengan iman yang sungguh sehingga ibadah kami, hidup kami berkenan dan berkat-berkatmu selalu ada dalam kehidupan kami pribadi, keluarga dan orang lain. Terpujilah namaMu selama-lamanya-Amin!

  5. Amin…inilah yang harus kita dengar , lakukan dan wajib di sampaikan kepada semua agar agar tidak malu untuk memuji Tuhan dan beribadah yang benar.

  6. saya senang sekali dg artikel ini ….memang terkadang kita kurang memahami bawa gereja adalah tempat untuk bersekutu dg Tuhan , memuji dan memuliakan nama Tuhan . Nah seringkali saya kurang merasa hidmat di dlm gereja karena ribut dan kurang ketenangan .

  7. ibadah itu sungguh baik jadilah ibadah yang sejati pada tuhan persembahkan tubuhmu roh dan jiwamu pada tuhan baru penyembah penyembah dalam roh dan kebenaran.itulah yang dikehendaki tuhan Karena ALLAH ITU ROH maka kita harus menyembah dalam roh dan kebenaranya.Roh iti bersaksi pada roh kita bahwa kita adalah anak ALLAH .DAN PEWARIS KERAJAAN BAPA .PERSEMBAH KAN TUBUHMU ………..itulah ibadah yang sejati

  8. Bagus banget tentang bagaimana pemahaman ibadah yang benar…semoga saya dan pembaca lainnya dapat mengaplikasikannya untuk kebaikan:)GB

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: