Pelita Hidup
4 Rahasia Mengalahkan Musuh Raksasa Yang Menghadang 4 Rahasia Mengalahkan Musuh Raksasa Yang Menghadang
“Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta... 4 Rahasia Mengalahkan Musuh Raksasa Yang Menghadang
4 Rahasia Mengalahkan Musuh Raksasa Yang Menghadang

courtesy of matthewgillogly.com

“Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.” 1 Samuel 17:45

Goliat merupakan seorang pendekar dari tentara Filistin dan memiliki postur tubuh yang tinggi besar bagaikan seorang raksasa. Dengan perlengkapan senjata yang lengkap, dia menantang bangsa Israel apakah ada yang berani untuk maju berperang dengan dia satu lawan satu. Seluruh bangsa Israel yang pada waktu itu dipimpin oleh Saul menjadi takut kepada Goliat. Tidak ada satupun orang yang berani maju melawan Goliat.

Lain halnya dengan Daud, pada waktu itu ia masih muda, kemerah-merahan dan elok parasnya. Daud melihat kejadian itu dan mendengar suara Goliat yang menantang bangsanya.

Daud tidak takut dan justru memutuskan untuk maju melawan Goliat. Tentunya hal ini mengejutkan semua orang yang mendengarnya. Dengan penuh keyakinan Daud maju berperang melawan Goliat.

Apakah yang menjadi rahasia Daud untuk mengalahkan musuh raksasa yang menghadang?

1. Tidak Tawar Hati

Berkatalah Daud kepada Saul: “Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu.” ” 1 Samuel 17:32

Seluruh bangsa Israel langsung merasakan ketakutan dan menjadi tawar hati karena mereka merasa tidak mungkin dapat mengalahkan Goliat. Tidak ada yang berani maju melawannya karena Goliat mempunyai postur tubuh yang sangat besar dan sudah sangat berpengalaman dalam berperang.

Di atas kertas, kekuatan Goliat jauh di atas kekuatan rata-rata prajurit yang ada di bangsa Israel. Dan sudah dapat dipastikan siapapun yang melawan Goliat, pasti akan langsung dihabisi olehnya. Itulah sebabnya bangsa Israel menjadi tawar hati, karena merasa tidak mungkin dapat mengalahkan musuh mereka.

Berbeda dengan Daud yang tidak gentar sedikitpun walau melihat dan mendengar perkataan Goliat. Daud bahkan memberikan semangat kepada bangsa Israel untuk tidak menjadi tawar hati dalam menghadapi Goliat.

Sebesar apapun masalah yang sedang kita hadapi, kita tidak boleh menjadi tawar hati. Kita harus belajar menjadi kuat dan tegar dalam menghadapi persoalan apapun. Bahkan seperti Daud, kita tidak hanya menjadi kuat, tetapi juga memberi kekuatan bagi orang lain.

.

2. Pengalaman Hidup

Tetapi Daud berkata kepada Saul: “Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya,

maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.

Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.”

Pula kata Daud: “TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.” Kata Saul kepada Daud: “Pergilah! TUHAN menyertai engkau.” ” 1 Samuel 17: 34-37

Daud mempunyai pengalaman tersendiri dalam menggembalakan domba. Begitu banyak binatang buas yang ingin menerkam domba-dombanya. Tetapi Daud sanggup melawan dan mengalahkan binatang-binatang buas tersebut.

Mungkin orang-orang menganggap hal itu biasa dan tidak dapat dibandingkan dengan melawan Goliat. Tetapi pengalaman yang dimiliki Daud menjadi bekal bagi Dia untuk menghadapi masalah-masalah baru yang bahkan jauh lebih besar.

Dan Daud sangat yakin bahwa Tuhan yang telah menolong dia di masa-masa yang telah lewat, maka Tuhan juga yang akan menolong dia di masa-masa yang akan datang.

Bukankah kita juga telah melalui berbagai macam pencobaan, masalah, persoalan, penyakit dan lain sebagainya? Bukankah Tuhan telah menolong kita sehingga kita dapat melalui semuanya itu dengan tidak kurang suatu apapun?

Jika Tuhan telah dan pernah menolong kita di masa-masa yang telah lewat, apakah Tuhan tidak akan menolong kita di masalah yang saat ini kita hadapi? Apakah Tuhan tidak akan menjaga hidup kita?

Tuhan pasti tetap akan menolong kita. Dia pasti tidak akan meninggalkan kita. Pengalaman-pengalaman yang telah kita lalui dapat membuat kita semakin yakin bahwa Tuhan tidak akan melupakan kita. Dia sendiri yang akan turun tangan mencurahkan kuasaNya dan menolong kita dalam masalah yang sedang kita hadapi.

Kita harus yakin bahwa Tuhan yang telah menolong kita di masa-masa yang telah lewat, Tuhan juga yang akan menolong kita pada saat ini maupun di masa depan.

.

3. Bersandar Pada Allah

Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.

Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah,

dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Iapun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.” ” 1 Samuel 17:45-47

Ada dua pola pikir yang berbeda yang dapat kita lihat pada saat pertempuran Daud melawan Goliat. Di satu sisi Goliat sangat mengandalkan kekuatan dan kemampuannya secara fisik untuk berperang dan sangat yakin bahwa siapapun lawannya, dia pasti akan menang.

Di sisi lain Daud melihat bahwa kekuatan, kemampuan dan peralatan tempur bukanlah segalanya, tetapi kuasa Tuhanlah yang memegang peranan penting dalam pertempuran yang dihadapinya.

Daud benar-benar mengandalkan Tuhan dalam pertempurannya. Daud benar-benar berharap kepada kuasa Tuhan untuk bekerja di dalam dirinya. Daud bersandar kepada kekuatan Tuhan dalam pertempurannya.

Dalam menghadapi persoalan atau masalah, ada kalanya Tuhan menuntut kita untuk bersandar sepenuhnya kepada Dia. Kepintaran atau kepandaian memang membantu kita dalam mengambil keputusan. Tetapi ada saatnya kita harus meletakkan kekuatan kita dan benar-benar bersandar kepada kuasa Tuhan.

Dengan bersandar sepenuhnya kepada Tuhan, maka Tuhan yang akan bertempur bagi kita. Dia yang akan berperang bagi kita dan memberi kita kemenangan demi kemenangan.

.

4. Melangkah Dengan Iman

Lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.

Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.” 1 Samuel 17:49-50

Daud tidak menggunakan metode yang canggih dan hebat dalam menghadapi Goliat. Daud tidak menggunakan senjata, perisai ataupun tombak. Daud hanya menggunakan batu dan diumbankan ke arah Goliat.

Tetapi mujizat justru terjadi saat Daud melakukan hal “kecil” tersebut. Batu yang diumbannya mengenai dahi Goliat hingga terbenam ke dalam kepalanya. Goliatpun terjatuh dan kalah di tangan Daud.

Untuk dapat menang dalam masalah yang sedang kita hadapi, kita hanya perlu berani untuk melakukan langkah yang sederhana. Kita tidak perlu terlalu kuatir dan memikirkan banyak hal yang terlalu rumit. Hanya perlu keberanian saja untuk dapat melangkah.

Jangan tunda-tunda apa yang dapat kita lakukan. Jangan kuatir dan takut untuk melakukan keputusan. Jangan ragu untuk melangkah maju. Satu langkah sederhana dapat membawa kita kepada kemenangan. Haleluya!

.

Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu kecuali Allah kita?
Allah, Dialah yang mengikat pinggangku dengan keperkasaan dan membuat jalanku rata;
yang membuat kakiku seperti kaki rusa dan membuat aku berdiri di bukit;
yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melenturkan busur tembaga.” Mazmur 18:32-35

Riva Sinjal

 adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

  • brand

    December 16, 2011 #1 Author

    Hasil renungan firman Tuhan dalam bagian sungguh menjadi berkat bagi saya, oleh karena dunia pada saat ini semakin tidak menentu dengan segala macam tantangan hidup sebagai orang percaya. saya tunggu renungan firman Tuhan yang lainnya

    Reply

  • Ida Tawesi

    December 14, 2011 #2 Author

    Bersama dengan Yesus, kita dapat menghadapi persoalan yang berat sekalipun karena Yesus sudah menanggung beban kita. Terimakasih untuk renungannya yang sangat memberkati dan meneguhkan untuk melangkah, berjalan dan bersandar pada Yesus.

    Reply

  • Goan sun

    December 14, 2011 #3 Author

    Sungguh menguatkan kita semua,yang terkadang Goliat(masalah) terlalu besar ada dipikiran kita
    saya percaya Allah yang pernah menolong kita pasti akan terus menyertai kita….hanya kita harus selalu ingat dan bersandar padaNya….Tq GOD…Gbu all

    Reply

  • edward

    December 13, 2011 #4 Author

    Puji Tuhan.saya bersyukur untuk renungan ini yg mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu menolong dan menyertai kita dalam setiap kehidupan kita.kiranya kita semua menjadi berkat bagi orang2 di sekitar kita dan selalu hidup dalam kekudusan…God bless…

    Reply

  • edward

    December 13, 2011 #5 Author

    Renungan yg bagus mengingatkan kita Tuhan yg dulu menolong kita di masa lampau pasti akan menolong kita lagi di masa sekarang dan di kehidupan kita mendatang.Praise the Lord.

    Reply

  • JAT

    December 12, 2011 #6 Author

    Tuhan, Ingatkan aku agar tidak mendalkan kekuatan sendiri, ampuni aku….Ajar aku mengandalkan dan percaya kepada Campur TanganMU dalam menghadaopai persoalan yang aku hadapi , nyatakan KUASAMU and MUJIZATMU…..Amin

    Reply

  • Slamet Teguh

    December 12, 2011 #7 Author

    Sepanjang kita hidup persoalan/permasalahan atau goliat2 akan senantiasa datang dan pergi dalam kehidupan kita, tetapi percayalah Kepada Tuhan Yesus Kristus bahwa persoalan/permasalahan yang kita hadapi membuat kita menjadi dewasa, lebih bijaksana dalam bersikap dan bertindak serta membuat kita tahan uji dalam menghadapi persoalan/permasalahan hidup.Jangan menyerah…Haleluyah

    Reply

  • Rohani Bakara

    December 12, 2011 #8 Author

    Haleluya ….. sungguh besar iman Daud hingga dapat mengalahkan Goleat yang sangant di kagumi bangsa Filistin ,demikian juga kita jika kita mempunyai iman seperti Daud maka sebesar apapun masalah kita dapat terselesaikan karena Tuhan Allah sang penjunan akan menyelesaikannya untuk kita dan kita akan menjadi pemenang

    Reply

  • wowo sukarna

    December 11, 2011 #9 Author

    janganlah kita memaksakan kehendak kita seperti apa yang dilakukan oleh goliath, tapi berserahlah atas KeHendaknya, seperti Daud ,……maju terus laskar laskar Kristus….Tuhan memberkati.

    Reply

  • sugeng purwa

    December 9, 2011 #10 Author

    Trm kasih Tuhan u/ firmanMu, aku menghadapi masalahku seperti Daud menghadapi Goliat, bari aku kekuatan n hikmatMu

    Reply

  • Yusuf Nakula

    December 9, 2011 #11 Author

    Puji Tuhan!
    Terima kasih untuk firman Tuhan yang sangat memberkati tentang “4 RAHASIA MENGHADAPI RAKSASA YANG MENGHADANG” Semua tulisan yang diilahmakn oleh Roh Kudus berguna untuk mengajar, memperbaiki, menasihi dan menguatkan. Teruslah menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati.
    Salam dan doa, Yusuf N.

    Reply

  • roscia

    December 9, 2011 #12 Author

    PuJI TUHAN, terima kasih kpd Pa Pdt Riva untuk renungan ini. Pekerjaan TUHAN memang sangat ajaib bagi orang-orang yang sungguh bersandar kepada DIA. Ini sering berlaku di dalam khidupan saya. Sebagai seorang yang percaya kepada Yesus kita seharus sentiasa kuat teguh dan tidak mengandar kekuatan manusiawi kita. Dalam Filipi 4: 13 juga menerangkan bahawa dalam TUHAN semua perkara dapat kita tanggung. Halleluyah. SELAMAT NATAL UNTUK PA PDT RIVA & KELUARGA JUGA KPD SEMUA PEMBACA PELITA HIDUP.

    Reply

  • waruwu

    December 9, 2011 #13 Author

    sukses pak Rival…. sangat luar biasa kita menghadapi musuh besar kita…. maaf pak saya sudah mendawload 100 Artikel Terbaik, tapi hasilnya ga bisa buka. …..GBU

    Reply

  • Sumantri

    December 8, 2011 #14 Author

    Shalom.. Saat ini saya dalam posisi sama seperti daud yg menghadapi Goliat. Tiga bulan yg lalu saya tertipu oleh orang sebesar 800jt lebih, dari sebab itu saya saat ini saya mempunyai hutang ke beberapa orang. keluarga saya diuber dan diancam. Sehingga ketakutan selalu menyelimuti keluarga kami sampai sekarang. saya binggung dg apa saya harus bayar? belum lagi selesai, saya sdh terkena musibah lagi, saya jatuh dari motor kaki saya retak di dengkul kanan sehingga saya tdk bisa jalan normal sampai sekarang. belum lagi sembuh luka saya, mertua saya meninggal kena strok. Ujian/musibah ini begitu beruntun dan begitu beratnya buat saya dan keluarga,sehingga kami pernah merasa bosan hidup. Saya hanya bisa pasrah dan yakin mujizat masih ada dalam keluarga saya. karna saya tau bahwa Tuhan yg akan berperang dan memberikan kemenangan demi kemenangan dalam kehidupan saya. Terima kasih saya telah dikuatkan setelah membaca renungan ini. Puji Tuhan…..Tuhan memberkati

    Reply

  • slamet

    December 8, 2011 #15 Author

    Dengan mengandalkan Tuhan semua persoalan dpt diatasi. Tuhan memberkati pelayan bapak

    Reply

  • Rick

    December 8, 2011 #16 Author

    Praise Lord Jesus….. Sedikit dari kesaksian yang ingin dikongsikan bersama Pastor Riva Rijal. ” Tidak Tawar Hati, Besandar Pada Tuhan dan Melangkah Dengan Iman” mengingatkan sya mujizat Tuhan berlaku semasa Pra Natal minggu lepas, sya mengambil bagian dalam memimpin puji sembah. 2hari sebelum kebaktian sya menghidapi penyakit saluran kencing dan kadang2 rasa sakit merebak ke perut..sya hampir tawar hati mengikut sisi latihan tetapi dalam sedikit waktu itu sya tetap bersandar kepada Tuhan memberi kesembuhan..dalam perjalanan ke Gereja mujizat Tuhan berlaku, sakit perut hilang tapi saluran kecing tetap sakit,sya tahu syaitan tak senang jika sya ikut kebaktian itu, dengan iman sya berdoa Tuhan menyembuhkan saluran kencing sya, esok mulai kebaktian tetapi petang itu sewaktu sya kencing, air kencing bercampur batu kecil terkeluar… Puji Tuhan sampai sekarang saya senang membuang air kencing…Helluyah Tuhan Yesus luar biasa.. Amin.

    Reply

  • Frits Sohilait

    December 8, 2011 #17 Author

    Melangka pasti dengan Iman………. dan bersandar kepadaNya itu pasti, …yang lebih pasti lagi percaya dengan sepenuh Hati kepadaNya karena Dia Allah yang tak pernah Meninggalkan UmatNya dan Selalu Setia Melindungi kita dalam keadaan apapun dan dimanapun keberadaan kita baik susah maupun senang kadang kita sebagai umatnya kita lupah kepadaNya ,kadang lagi senang …….L……..U…….P…….A selagi masih hidup masih cukup lupa ………..Datang masah yang tidak bisa ketemu jalan keluar ………………..baru ………ingat sama Tuhan Yesus tetapi Tuhan Yesus selalu setia kepada umat pilihanNya Mari kita selalu bersandar kepadaNya baik susah maupun senang karena Tuhan tidak melihat yang Kaya maupun yang Miskin Tuhan mau Kita hidup sesuai dengan perintahNya . Amin. GbU

    Reply

  • yudho krist

    December 8, 2011 #18 Author

    Luar biasa Iman Daud dapat menjadi pelajaran buat kita bahwa Seberapa besar iman kita akan menentukan seberapa besar pula keberhasilan mendekati kita.

    Reply

  • wp

    December 8, 2011 #19 Author

    Haleluya .. terima kasih pak Pdt. Riva Rijal, Renungan yang membangkitkan semangat baru, sehingga banyak orang diberkati lewat Firman Tuhan ini. Bravo untuk pelitahidup. Tuhan memberkati.

    Reply

  • eidelwies

    December 7, 2011 #20 Author

    renungan yang sangat memberi motivasi dan inspirasi. terima kasih pak. semoga semakin menjadi cahaya di Indonesia..

    Reply

  • Boi

    December 7, 2011 #21 Author

    Bapak Riva Sinjal yang saya kasihi, diberkatilah bapak dan semua keturunan bapak karena telah memberkati saya dan keluarga dan juga begitu banyak orang yang menerima Firman Kudus yang bapak sampaikan ini. saya percaya akan Firman Tuhan yang menyatakan bahwa FirmanNya tidak kembali dengan sia-sia sekali dikabarkan benar dan akan terjadi lewat mimbar yang telah bapak kelola ini. Kami bersuka cita karena seperti yang dilakukan Daud pada masanya, sementara bapak lakukan dimasa ini, mengalahkan para raksasa karena berpegang pada FirmanNya, tidak tawar hati, belajar dari pengalaman dan berjalan dengan iman. Selamat berkarya, Tuhan Yesus berkarya didalam karya bapak.

    Reply

  • Markus Liling

    December 7, 2011 #22 Author

    Daud menang olehkarena iman dan yakin bahwa apabila Tuhan ada dipihaknya siapa yang dapat melawan …………….. GBU

    Reply

  • christine

    December 7, 2011 #23 Author

    Puji Tuhan.. tx y pa Riva sudah send ke email saya, renungan ini memberikan kekuatan bagi saya, dan saya percaya setiap firman yg disampaikan , yg saya dengar bisa menambahkan iman saya pada Tuhan Yesus. kiranya Bapa di sorga terus memberikan hikmat, kemampuan pada Pa riva & team untuk terus melayani Tuhan. salam kasih untuk bapak & keluarga dan seluruh team yang terlibat dalam pelayanan artikel renungan ini.. Tuhan Yesus memberkati..

    Reply

  • dolvi supratno

    December 7, 2011 #24 Author

    bertanggung jawab dri hl2 yg kecil yg Tuhan tlh prcayakn pd kt akn mmpu mmbuat kt mngalami terobosan2 dlm sgl hal…dn tetaplh kuat…going strong…and unshakeable generation….wish you all be successfull….Jesus love you all

    Reply

  • meyliani

    December 7, 2011 #25 Author

    Membaca renungan pagi ini, saya teringat teman sy yg sudah melakukan langkah2 spt Daud, tapi blm berhasil membuahkan apa yang dia ingini. dari hal ini saya belajar, cara Tuhan menolong orang berbeda2, biarlah dalam mengikut Tuhan kita tetap setia mengikuti jalan2Nya walaupun jawaban doa kita sepertinya blm terwujud. Tuhan Yesus tetap baik, dulu sekarang & slama-lamanya.Halleluyah!

    Reply

  • Bruri

    December 7, 2011 #26 Author

    Terima kasih atas renungan ini. Luar biasa !, karena memberi dan membangkitkan kekuatan dan kepercayaan kepada saya dan pasti untuk banyak orang yg membaca renungan ini.

    Reply

  • Nilon Evendi

    December 7, 2011 #27 Author

    Haleluyah. Sebelum melangkah kita wajib berdoa dan bersandar hanya pada Nya.

    Reply

  • har

    December 7, 2011 #28 Author

    Puji Tuhan, Pelita Hidup mengingatkan kita melalui Firman Tuhan karena terkadang saya selalu mengandalkan kekuatan sendiri, rupanya Tuhan memberi kekuatan dan semangat kepada saya untuk meniti hari esok dalam kehidupan ini. Terima kasih pak Riva.

    Reply

  • sandra

    December 7, 2011 #29 Author

    Kuasa Tuhan sangat Dasyat,,Tuhan berkati

    Reply

  • ginthinkh

    December 6, 2011 #30 Author

    Puji Tuhan….. Tiada yang mustahil bagi Tuhan, apa yang mustahil bagiku tapi itu sangat mungkin bagi-Nya…..
    Hanya tinggal minta saja dan percaya….. mukjizat pasti terjadi…….
    Salam Immanuel….Amien….

    Reply

  • Saut Tambunan

    December 6, 2011 #31 Author

    Firman Allah adalah hidup, kadang kita selalu menggunakan logika dalam melangkah dan hal inilah yg membuat kita kalah, jika kita menyadari Firman Tuhan itu hanya menuntut kita untuk percaya dan Tuhan yg bekerja. Terpujilah Allah kita yg Hidup dan yg memberikan keselamatan melalui anaknya YESUS KRISTUS

    Reply

  • Hari

    December 6, 2011 #32 Author

    Setiap renungan yang saya baca selalu memberi kekuatan kepada saya untuk menghadapi persoalan dan masalah, benar – benar renungan yang membawa berkat buat hidup dan kehidupan saya. Terima kasih GBU

    Reply

  • Supriyadi

    December 6, 2011 #33 Author

    Puji Tuhan, trimakasih Pak Riva
    Berkat Tuhan selalu baru yang saya rasakan dari hari ke sehari, walaupun saya mengalami masalah,pencobaan keluarga yang begitu berat tetapi tangan Tuhan yang penuh kasih itu selalu menopang, memberi kekuatan kepada umatnya yg dengan sungguh bersandar kepada-Nya.
    Sebesar apapun masalah jauhkanlah dari rasa kuatir/tawar hati …. curhat kita hanya kepada Tuhan Yesus Kristus juru selamat hidup kita… Amin

    Reply

  • frick

    December 6, 2011 #34 Author

    Puji Tuhan, luar biasa Pekerjaan Tuhan terus memberkati,,,PekerjaanNya yang ajaib,,, IMANUEL..

    Reply

  • Yohanes Eddie

    December 6, 2011 #35 Author

    Bersandar, percaya, terampil dan terlatih dengan persoalan serta tidak putus asa berharap pada Tuhan, maka kuasaNya dinyatakan. Kita mampu menghadapi segala hal apabila bersama Tuhan. Terima kasih untuk renungannya.

    Reply

  • Pnt Andarias Pariakan

    December 6, 2011 #36 Author

    Memang benar andalan orang percaya hanya kepada Allah di dalam yesus Kristus akan membantu, mensupport dan menjaga kita jika kita mengandalkan Dia dalam segala hal. Sebab tanpa penyerahan dan pengan dalan sang Pencipta di dalam Yesus semua apa yang menjadi Rencana dan Andalan kita Sia-sia. Amin………Tuhan yesus memberkati.!!!!!!

    Reply

  • Nontje Sundana

    December 6, 2011 #37 Author

    Bersama Yesus kita pasti MENANG, Amien
    renungan yg sangat indah dan sangat menguatkan kehidupan kami dan kel….berkarya terus Tuhan memberkati

    Reply

  • Gunawan

    December 6, 2011 #38 Author

    Haleluya. Terimkasih atas FT ini dan menguatkan saya untuk kembali kepada Dia dalam setiap masalah yg menghadang. GBU all.

    Reply

  • MUSTIKAWATI BUNTORO

    December 6, 2011 #39 Author

    TUHAN YESUS tahu pergumulan kita dan DIA mau kita nggak ragu ,mantap beriman padaNYA ,memang pengalaman kita dimasa lalu ,cintaNYA yg menopang ,menolong,berani melangkah sederhana dan semua terselesaikan pada waktunya,TUHAN ,ENGKAU ajar aku tekun berharap ,lakukan bagianku ,setia menerima apapun yg terjadi dengan percaya,tanganNYA tetap berkarya dihidup kita ,jiwa ku tenang bersamaNYA ,meski situasi masing tetap seperti semula,TUHAN YESUS ,terima kasih ,DAMAI SEJAHTERA TUHAN boleh aku rasakan disaat ini .

    Reply

  • santoso

    December 6, 2011 #40 Author

    Tuhan adalah segalanya, kita sangat tidak akan dapat melakukan apapun dengan berhasil jika tidak didalam Tuhan Gbu All….

    Reply

  • iwan suwandi

    December 6, 2011 #41 Author

    dalam kehidupan ini kitapun harus memiliki kekuatan yang sama yaitu dapatkan mengalahkan dunia ini asalkan kita mau percaya (iman) 1 yohanes 5 :1 – 5 dan pegang prinsip dalm menjalani kehidupan ini yaitu dengan : SBY dan BERBUDINYA (Selalu Bersama Yesus dan Berbuah DidalamNya)

    Reply

  • estherberton

    December 6, 2011 #42 Author

    Terpujilah Tuhan… kiranya diriku selalu ingat akan ke 4 hal itu. terima kasih pelayanannya, Tuhan memberkati!

    Reply

  • lelie

    December 6, 2011 #43 Author

    Syalom, trims yah untuk renungannya, amin bahwa tangan dan kuasa Tuhan yang selalu menolong kehidupan kita serta yang memberi kekuatan disaat meghadapi rintangan, biarlah kiat-kiat rahasia mengalahkan musuh raksasa yang menghadang, dapat menambah pertumbuhan iman kita semua bagi yang percaya kepada Tuhan Yesus.

    Reply

  • Odilia

    December 6, 2011 #44 Author

    Ketika kita tahu kpd siapa kita percaya yaitu pada Tuhan Yesus yg dahsyat dan ajaib maka kita akan spt Daud dlm menghadapi masalah…mengandalkan Dia dalam segala perkara..

    Reply

  • Riki Muliawan

    December 6, 2011 #45 Author

    Sebagai anak2 Tuhan Jangan pernah katakan bahwa masalah saya besar tetapi katakan dengan iman bahwa Tuhan kita jauh lebih besar dari masalah kita dan Dia sanggup menolong kita, amen! Gbu all.

    Reply

  • Febri Kotten

    December 6, 2011 #46 Author

    Allah memilih “yang paling lemah” diantara bangsa Israel sebagai alat untuk mengalahkan musuh bangsa Israel yang terkuat “Goliat’ bukan dengan kekuatan fisik tetapi dengan kuasa Allah sendiri.
    Allah tidak melihar rupa tetapi melihat hati dan iman yang teguh dari “si lemah”. Jangan meremehkan kuasa Allah dalam persoalan yang “maha besar” yang tengah kita hadapi seakan-akan kita sudah tidak ada harapan untuk menyelesaikannya. Allah sanggup, Ia sanggup dan pasti sanggup untuk menolong kita. amin

    Reply

  • Suwito

    December 6, 2011 #47 Author

    Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menghadapi permasalahan-permasalahan seolah-olah tidak ada jalan lain atau tidak bisa terpecahkan namun ….. kita bisa mengaca Daud, bahwa kita ini selalu didampingi Tuhan maka percayalah Tuhan selalu memberikan jalan yang terbaik Amin……

    Reply

  • Prie

    December 6, 2011 #48 Author

    Tuhan Yesus Kristus yang kita sembah, tidak pernah berubah dulu, sekarang dan selama-lamanya. kasih setiaNya senantiasa melingkupi kita. Berbahagialah kita memiliki Tuhan yang Ajaib, Penuh Kasih dan yang telah menyelamatkan kita. Beriman kepadaNya tidak akan pernah sia – sia. Terpujilah Tuhan Yesus Kristus. terima kasih Bpk Riva, Tuhan Yesus Kristus memberkati pelayanan Bapak.

    Reply

  • Supriyono

    December 6, 2011 #49 Author

    Puji Tuhan luar biasa memang Tuhan kita Yesus Kristus, sehingga kita dimampukan untuk keluar dari berbagai permasalahan hidup yang menghimpit kita, seolah-olah dengan tidak berkeputusan.
    Kekuatan baru kembali saya peroleh setelah membaca renungan ini, iman kembali tumbuh jika orang lain ditolong saya juga, jika masa lalu Tuhan tolong masa kini dan yang akan datang Tuhan Yesus pasti tolong dan buka jalan.
    Mohon ampun Tuhan Yesus jika selama ini kami umatmu mengandalkan kekuatan diri sendiri dalam setiap menghadapi berbagai permasalahan hidup, berkatMu akan menjadi bagian hidup kami karena mengandalkan kekuatan yang dari Tuhan amin.

    Reply

  • Charles

    December 6, 2011 #50 Author

    Memberikan kekuatan Dan keberanian dlm menghadapi persoalan hidup yg saya alaami saat ini. Yakin bersama Yesus pasti bisa!!! GBU

    Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *