Pelita Hidup
“Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong” Mazmur 34:16 Semua manusia pasti mempunyai momen-momen yang bahagia dalam hidupnya...
apakah-tuhan-menutup-matanya-saat-kita-menderita

Courtesy of freeimagesarchive .com

“Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong” Mazmur 34:16

Semua manusia pasti mempunyai momen-momen yang bahagia dalam hidupnya dan juga momen-momen yang susah. Ada masa-masa bersukacita, ada juga masa-masa untuk menangis. Semua orang tidak lepas dari masalah dan semua orang juga bisa menjadi sukses.

Ada yang beranggapan bahwa hidupnya tidak akan keluar dari kesusahan, karena sudah bertahun-tahun tidak pernah mengalami perubahan. Sebagian dari mereka bahkan sudah tidak mau berharap lagi dan tidak lagi bermimpi akan menjadi orang yang sukses dan bahagia.

Ada yang menganggap bahwa orang yang kaya dan berkelimpahan pasti selalu dalam keadaan bahagia dan tidak pernah mengalami kesusahan. Padahal kekayaan belum tentu identik dengan kebahagiaan. Dan mereka juga pasti mempunyai masalahnya masing-masing.

Semua orang, dalam keadaan apapun status sosial dan latar belakangnya, memiliki masalah mereka masing-masing. Tidak terkecuali bagi semua orang yang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat hidupnya.
Hidup kita tidak akan pernah lepas dari masalah dan penderitaan, karena selama kita hidup, kita akan melalui semuanya itu. Bahkan Yesuspun harus menderita di atas kayu salib di akhir hidupNya di muka bumi ini. Tetapi kita dapat melihat kemenangan yang diraih oleh Tuhan Yesus dengan menjalani penderitaan tersebut.

Lalu apakah kita dapat tetap bertahan ketika kita mengalami masa-masa susah tersebut? Apakah kita dapat terus berpegang teguh pada pengharapan kita kepada Yesus Kristus?

Tidak sedikit orang yang tidak sanggup bertahan dalam penderitaan yang mereka alami. Pada awalnya mereka memang tetap taat dan setia beribadah. Mereka selalu berdoa meminta jawaban kepada Tuhan. Tetapi karena jawaban tidak kunjung datang, apalagi setelah melalui masa bertahun-tahun, bahkan belasan tahun, merekapun menyerah. Mereka beranggapan bahwa Tuhan tidak akan menjawab doa mereka. Mereka berpikir bahwa Tuhan telah menutup mataNya bagi mereka. Bahkan mereka beranggapan bahwa Tuhan tidak pernah mendengar setiap doa-doa mereka.

Apakah benar Tuhan menutup mataNya bagi setiap penderitaan yang umatNya alami? Apakah Tuhan tidak mau memberikan jawaban atas masalah dan penderitaan yang kita alami? Kalau memang Tuhan tidak menutup mataNya, mengapa masalah tidak kunjung selesai juga? Mengapa penderitaan yang dialami tidak pernah berhenti?

Mari kita coba lihat beberapa tokoh dalam Alkitab yang melalui masa-masa penderitaan mereka. Kita dapat melihat apa yang mereka lakukan dan apa yang Tuhan berikan bagi hidup mereka:

1. Ayub

Ayub mengalami penderitaan yang sangat berat. Anak-anaknya mati dan istrinya meninggalkan dia. Semua hartanya habis dan tubuhnya mengalami sakit yang sangat parah.

Penderitaan yang dialaminya bukan penderitaan biasa, bukan hal yang mudah untuk kehilangan keluarga dan seluruh hartanya. Tetapi Ayub tetap mengarahkan matanya kepada Tuhan.

Katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” ” Ayub 1:21

Ayub menyadari bahwa semua yang dia miliki adalah dari Tuhan. Dan jika Tuhan sanggup memberi, Dia juga bisa mengambilnya kembali. Tidak hanya itu, Ayub sadar bahwa Tuhan juga sanggup mengembalikan semuanya.

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.” Ayub 42:10

Apakah Tuhan menutup mataNya? Kita dapat melihat sendiri bahwa Tuhan justru melepaskan Ayub dari penderitaannya. Tidak hanya itu, Tuhan bahkan mengembalikan semua miliknya sebanyak dua kali lipat.

Tuhan tidak menutup mataNya. Dia bahkan senantiasa menyertai Ayub. Dan melalui penderitaan yang dilalui, Ayub mengenal Tuhannya lebih dekat lagi.

.

2. Ruth

Ruth menikah dengan anak dari Naomi. Saat itu Naomi telah ditinggal mati oleh suaminya. Sepuluh tahun kemudian, suami Ruth juga meninggal dunia.
Naomi meminta Ruth untuk meninggalkan dirinya, tetapi Ruth tetap setia dan tidak mau meninggalkan Naomi. Ruth tetap mengikuti Naomi, walaupun Naomi sudah tidak memiliki apa-apa lagi.

Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;

di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!” “Ruth 1:16-17

Ruth harus bekerja di ladang untuk memungut sisa bulir-bulir jelai yang terjatuh. Dia melakukannya dengan setia, hingga mendapat belas kasihan dari sang empunya ladang yaitu Boas. Dan pada akhirnya Boas menikahi Ruth dan mereka mendapat anugerah seorang anak yang diberi nama Obed. Obed inilah ayah dari Isai, ayahnya Daud.

Bukan hal yang mudah bagi Ruth untuk menjalani penderitaan dalam hidupnya. Tetapi dia tetap menjalaninya dengan setia. Dan kita melihat bahwa Tuhan tidak menutup mata atas dirinya. Tuhan tidak membiarkan Ruth hidup kesepian. Tuhan tidak membiarkan Ruth memungut bulir seumur hidupnya. Tuhan mengangkat kehidupan Ruth dan memberkati rumah tangganya. Tuhan bahkan menjadikan Ruth sebagai nenek moyang atas Raja Daud.

Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: “Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.

Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.” ” Ruth 4:14-15

.

Dan masih banyak tokoh-tokoh di dalam Alkitab yang juga mengalami penderitaan dalam hidup mereka, seperti Abraham, Yakub, Yusuf, Raja Daud dan Rasul Paulus. Mereka semua melihat bahwa Tuhan tidak pernah sekalipun menutup mataNya. Tuhan selalu menyertai mereka dalam setiap detik penderitaan yang mereka alami, memberikan kekuatan atas hidup mereka, menuntun langkah hidup mereka dan membawa mereka kepada kemenangan demi kemenangan, hingga hidup dengan berkat berkelimpahan, sampai menjadi berkat bagi banyak orang.

Kita tidak perlu ragu kepada Tuhan kita. Selama kita berjalan dalam kebenaran FirmanNya, kita melakukan perintah-perintahNya dengan taat dan setia, maka Dia tidak akan pernah mengalihkan perhatianNya dari hidup kita. Dia akan memberikan jalan keluar atas segala masalah dan persoalan yang kita hadapi. Haleluya!

Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” Amsal 15:3

Karena segala jalan orang terbuka di depan mata TUHAN, dan segala langkah orang diawasi-Nya.” Amsal 5:21

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.” 2 Tawarikh 16:9a

Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” 1 Petrus 3:12

Riva Sinjal

 adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

  • didy

    May 30, 2012 #1 Author

    Terpujilah Tuhan yang Maha Kuasa kerana kehadiranNya yang luar biasa dalam kehidupan orang-orang yang benar-benar percaya kepada Nya. Sungguh luar biasa. Amen

    Reply

  • pohan

    May 17, 2012 #2 Author

    Tuhan ALLAH bekerja sempurna,sebab Dialah Allah kita yang memberi kehidupan bagi semua ciptaan Nya,sudah sepatutnya kita hanya layak bersyukur dan memuji namaNya yang kudus dan agung

    Reply

  • Jumiati. juru

    March 12, 2012 #3 Author

    Trimakasih untuk renungan yg menyadarkan kita bahwa ALLAH tidk pernh membiarkn kita kecewa hnya satu saja yg IA minta dri kita yaitu APAPUN MASALH KITA YANG KITA HADAPI SAAT INI BIARLAH KITA TRUS PERCAYA BAHWA YESUS SANGGUP MENOLONG KITA, AMEN.
    TUHAN YESUS yang empunya hidup ini kiranya trus Memberkati Bapa dalam melayani Umat Allah. GBU

    Reply

  • p.niman

    March 2, 2012 #4 Author

    Terpujilah Tuhan yg berdaulat atas segala ciptaanNya. amin
    Terima kasih Pelita Hidup untuk renungan ini, Tuhan Yeus memberkati.

    Reply

  • jansen Aruan

    March 2, 2012 #5 Author

    Tuhan Akan ada bersamaku,,Keluargaku,,serta UmatNya..Dia yg akan membawa kami kedalam kerajaan serta hidup ditempat yg dijanjikanNya,,

    Reply

  • Esti Saptarini

    February 26, 2012 #6 Author

    Aku yakin jika segala perkara bersandar hanya pada Tuhan,pastiTuhan akan menyertai perjalananku.Aku tak pernah tahu ke mana arahku,tapi Tuhanlah pedoman hidupku dan aku yakin tak akan terjatuh atau menderita jika selalu bersandar pada Kristus

    Reply

  • Stella Kansil

    February 16, 2012 #7 Author

    Ketika saya meletakkan segala pergumulan hidup ini ke dlm tangan kasih-Nya, saya yakin dan percaya Tuhan akan menolong saya. Saya tahu Tuhan tdk akan meninggalkan saya bergumul sendiri..

    Reply

  • eklin

    February 15, 2012 #8 Author

    Aku mengucap syukur padamu Tuhan untuk semua masalah yang ku alami, aku tahu tanpa masalah dan persoalan ini aku semakin jahu darimu. aku mengucap syukur karna kasihmu begitu nyata dalam hidupku, aku bisa mengerti semua perbuatanku selama ini yang tanpa ku sadari menyakiti orang lain, Engkau memperingatkanku untuk kembali kejalanmu dan menyerahkan semua persoalanku kepadamu, karena Rancanganmu adalah rancangan terbaik bagi Hidupku, Trima kasih Allahku aku akan selalu berdoa dan menanti apa yang engkau kehendaki dalam hidupku.

    Reply

  • Cinta Yesus

    January 31, 2012 #9 Author

    Disaat penderitaan silih berganti seakan tiada henti, disaat hidup terasa hampa dan kelam, tiada satupun jalan keluar yang dapat ditemui, hanya satu yang dapat kita lakukan, yaitu ‘BERSYUKUR’. Ya, ‘BERSYUKUR DALAM SEGALA HAL”. Tuhan tidak ingin melihat kita bersyukur hanya sewaktu kita diberi kelimpahan dan berkat karunia-Nya, tapi Tuhan juga ingin melihat kesetiaan iman kita dalam penderitaan dan kepahitan hidup, apakah kita masih bisa ‘BERSYUKUR’? Di dalam hidup yang pada hakekatnya adalah masalah, kita harus bersyukur walau penderitaan dan kepahitan hidup menimpa kita, karena dalam penderitaan itulah, terletak sebuah berkat dan rahmat yang tiada ternilai harganya, yaitu ‘kekebalan’ dan ‘kekuatan’ iman dalam menghadapi pergumulan hidup, atau bisa dikatakan ‘KESETIAAN DALAM TUHAN’. Banyak orang yang setia hanya saat diberi kelimpahan, tetapi ‘kabur’ pada saat mengalami penderitaan. Tuhan, hiasilah dan penuhilah hati kami dengan rasa bersyukur, baik dalam kebahagiaan maupun penderitaan. Penderitaan tidak akan pernah dapat merenggut kebahagiaan dan harapan kita jika kita ‘MENSYUKURINYA’. Percayalah bahwa Tuhan sedang bekerja demi masa depan kita yang cemerlang. Mungkin saat ini anda sedang melihat kebalikannya, masa-masa pahit dan bahkan harus kita alami belasan tahun lamanya. Tapi sadarlah dan jangan terhanyut dalam keputus-asaan, ambillah sesuatu yang sangat berharga dalam penderitaan itu. Perubahan memang bisa sangat menyakitkan dan menghancurkan, tapi … disitulah kita ditakdirkan untuk MENANG, disaat kita menemukan kebahagiaan sejati untuk dapat mengatasi berbagai masalah BESAR dalam hidup kita (pejuang dan pemenang sejati). Buatlah diri anda bahagia bersama Tuhan Yesus dan Bapa di Surga. PERCAYA dan PERCAYA. Lepaskan pikiran duniawi beserta masalah-masalahnya pada saat mengalami penderitaan yang luar biasa, dan katakan dalam hati,”Aku bersyukur, Tuhanku, bahkan dalam penderitaan maupun kemalanganku. Aku tahu engkau ingin aku bahagia dengan percaya dan berharap kepadaMu dan janjiMu, justru disaat aku mengalami keputus-asaan yang luar biasa ini. Detik ini, aku tersenyum pada penderitaanku, aku memeluk penderitaanku, karena dia berjasa dalam hidupku, dia membuatku menjadi kuat dan tidak mudah aku berpaling dari padaMu, walau penderitaan ini rasanya seperti ingin mencabut nyawaku. Dan aku sungguh semakin mencintaiMu, Tuhanku.”
    Saya yakin anda dapat merasakan ‘sinar terang’ dan kelegaan hati dan iman yang sangat luar biasa pada saat mengucapkan doa (yang tidak harus) seperti doa ini, dan saat itulah, jalan terang akan terbuka dalam hidup kita semua, jalan terang Tuhan. Selamat menjadi bahagia dalam Tuhan, saudaraku!

    Salam kasih dari saudaramu ini, yang belasan tahun menjadi ‘mitra’ penderitaan!

    Reply

  • Vhaniie

    January 30, 2012 #10 Author

    RENUNGAN yang sanagt Bagus ,, terima kasi tuhan untuk PENYERTAAN mu pada Ku , terpujilah TUHAN sekarang dan selama lama nya AMIN.

    Reply

  • Joseph Agong

    January 27, 2012 #11 Author

    Puji Tuhan kerna anugerah nya bagi kehidupan saya….walau pun banyak dugaan dan cobaan yang sering melanda di dalam kehidupan saya…Saya tauTuhan tak kan pernah meninggal kan saya kitika saya buntuh akan pertolonganNya..Nyata akan kuasanya saya dapat mengharugi segala cobaan dan dugaan itu dengan hati yang tenang dan damai sejahtera….Halleluyah…Puji Tuhan…Mata kuasa tuhan tak kan pernah terlelap….amin…

    Reply

  • Marsel

    January 12, 2012 #12 Author

    Ami..iii…ii….nnnn, Luar biasa Pak Riva, memang Tuhan yg kita sembah adalah Tuhan yg tak pernah menutup mata-Nya dari setiap manusia yg sudah ditebus-Nya, tetapi terkadang bahkan selalu saja manusialah yg menutup matanya dari Tuhan. Saya berpikir bahwa “Mata Tuhan tak pernah lepas dari hidupku” Itu terbukti, sebab walapun hidupku tidak peduli dengan segala Firman-Nya, namun IA tetap melihat hidupku dan menolongku disepanjang langkah dan kerja sehari-hari. Walaupun saya selalu mendapat ancaman (Di teror) dari teman-teman bahkan dari orang yg tdk saya kenal, tetapi sampai saat ini saya tidak pernah dicelakai oleh semua ancaman itu. Ini semua terjadi dan saya benar-benar menikmatinya karena Tuhan selalu melihat, menjaga dan menolong hidupku. Dengan renungan ini semakin membuat saya sadar tentang keberdosaan yg selama ini saya lakukan kepada-Nya. HALELUYA !!!. Trima kasih Pak Riva utk penguatannya lewat renungan ini. Trima kasih TUHAN utk Kasih dan Sayang-Mu kepadaku.

    Reply

  • ria

    January 9, 2012 #13 Author

    Tuhan Yesus Baik sungguh baik bagiku……………..amin GBU

    Reply

  • Sumantri

    December 29, 2011 #14 Author

    Dahulu Tuhan telah melepaskan saya dari masalah-masalah, kali inipun Tuhan tidak akan tinggal diam dan meluputkan saya dari masalah hutang piutang. Saya ditipu orang sampai 700jt-an dan saya harus membayar hutang yg tidak saya pakai. Tuhan pasti tolong saya dan Dia tidak pernah menutup matanya buat menolong saya.

    Reply

  • bangsijabat

    December 15, 2011 #15 Author

    ajari aku tuk mengenal engkau thn,krna aq hdp dlm pnuh dosa.

    Reply

  • jon

    December 15, 2011 #16 Author

    Aku akan menunggu, dan akan tetap menunggu Tuhan menjawab doa dan penantianku ini..
    tolong berdoalah untuk ku juga, bukan kah Ayub mendapat jawaban doa juga oleh doa2 para sahabat nya..?? aku ingin Tuhan memberkati pernikahan ku, dan memberikan kami anak. terima kasih-Tuhan Yesus memberkati..

    Reply

  • bona purba

    December 11, 2011 #17 Author

    Terpujilah Tuhan Allah kita..
    GBU

    Reply

  • Icha

    December 11, 2011 #18 Author

    Renungan yg luar biasa utkku, Tuhan Memberkati..

    Reply

  • Ida Tawesi

    December 5, 2011 #19 Author

    Trimakasih untuk renungannya, sangat memberkati.

    Reply

  • Christian Supit

    December 2, 2011 #20 Author

    Absolutely right!
    Sungguh meneguhkan dan menguatkan iman. Terus maju dlm pelayanan! Gbu 🙂

    Reply

  • papa dito

    December 2, 2011 #21 Author

    sangat diberkati dengan renungannya, trima kasih, salam!

    Reply

  • yulia

    December 2, 2011 #22 Author

    merespon dengan positif setiap keadaan yang Tuhan izinkan terjadi pada kita, Dia sedang mempersiapkan untuk sesuatu yang lebih besar bagi kita. Tuhan memberkati kita semua

    Reply

  • Frits Sohilait

    November 28, 2011 #23 Author

    Tuhan tidak pernah Menutup MataNYa pada saat masalah itu datang , tetapi Tuhan Membiarkan masa itu datang biar kita sebagai umat yang di tebus dengan dara yang mahal itu selalu datang dan diam dibawah kakiNya supaya berteriak memanggil manggil namaNya selalu dan tetap PERCAYA kepada Nya bahwa Tuhan Kita Adalah Tuhan Yang Hidup .Murid murid Tuhan Yesus yang kemana Tuhan Yesus pergi dan mereka sudah melihat apa yang Ia lakukan di kolam Besthesda bahwa orang buta melihat itu aja mereka masih punya masalah dan kita tau bahwa semakin kita dekat dengan TUHAN YESUS semakin banyak cobaan / masalah itu datang bertubi tubi itu biasa ,bayar harga. ……A………m…….i….n. GBU

    Reply

  • Supriyadi

    November 27, 2011 #24 Author

    Puji Tuhan, renungan yang sangat menyejukkan hati dikala kita mengalami problema/masalah hanya dekat Allah saja kita bisa tenang,dari padanyalah keselamatanku.
    Tuhan tidak pernah menutup matanya & Tuhan tidak pernah tidur barangsiapa percaya kepada-Nya dengan sungguh2 pasti ada jalan keluar ….Amin.

    Reply

  • marthen sabua

    November 27, 2011 #25 Author

    thanks semoga melalui renungan ini dapat mengubah tingkalaku kita yang kurang baik menjadi baik dan berkenan kepada Allah ,,, sandarkan lah seluruh kehidupan kita kepadaNYA Amin

    Reply

  • juriman batubara

    November 27, 2011 #26 Author

    renungan yang luar biasa, dapat menguatkan saya kembali untuk tidak menyerah walaupun doa kita tidak segera di jawab Tuhan. Tuhan tidak pernah menutup MataNya.

    Reply

  • Anyit

    November 26, 2011 #27 Author

    Tuhan tdk perna menjanjikan hidup tanpa masalah, Dia tdk perna berjanji rt kita selalu baik, pekerjaan kita selalu baik, suami tetap setia, tubuhmu selalu dlm keadaan sehat dsb, tapi satu hal janji Tuhan waktu kita punya persoalan seberat apapun Dia akan memberikan kekuatan dan jalan keluar, so ngucap syukur aja semakin besar masalah sde semakin besar mujizat yg akan kita alami, Gbu all

    Reply

  • mery

    November 26, 2011 #28 Author

    mengikut yesus bukan berarti lepas dari penderitaan,..Tuhan membiarkan penderitaan datang pada Umatnya,.. adalah untuk mengingatkan kita untuk selalu berharap pada Nya, memohon pertolongan dan perlindungan yang dari padaNya….dan untuk tetap setia PdaNya,

    Reply

  • Victor

    November 26, 2011 #29 Author

    Puji Tuhan…, berkat renungan ini saya boleh mendapat kekuatan baru, Tuhan Yesus memberkati.

    Reply

  • Ezrom

    November 26, 2011 #30 Author

    Aku sering menghadapi berbagai permasalahan dan pekerjaan dan hidup. Cara yang aku pakai memecahkannya adalah selalu berkata dalam hati bahwa TUHAN pasti membukakan jalan, TUHAN tolonglah aku. Carilah maka engkau akan dapat. Dari kecil hingga sekarang ini, kalimat2 tersebut selalu muncul di dalam pikiran apabalia akan memulai suatu pekerjaan. Dan hasilnya ternyata sangat luar biasa. TUHAN tidak pernah menutup matanya melihat aku yang menghadapi masalah.

    Reply

  • Marthen R

    November 25, 2011 #31 Author

    Terima kasih pa atas renungan, demi petumbuhan iman percaya kami kepada Tuhan kita kiranya Kasihnya tetap senantiasa mejadi bagian dalam hidup kami sekalian .

    Reply

  • vebian

    November 25, 2011 #32 Author

    puji Tuhan, terimakasih atas renungan yang baik ini, membuat aku selalu ingat pada pencipta di mana pun aku berada.

    Reply

  • lita

    November 25, 2011 #33 Author

    terkadang kita memang harus mengalami penderitaan / masalah dalam hidup kita….itu semua untuk menyatakan/ membuktikan akan kuasa Allah yg besar dlm hidup kita. Dg adanya masalah baru kita ingat ada Kuasa yg besar yg sanggup menopangnya. Karena sering kali kita hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri sebagai manusia lupa bahwa yg menciptakan semua ini adalah Tuhan Semesta Alam..Tetap lah kuat dan Tetap Semangat…Kamu pasti BIISSSAAAA

    Reply

  • Timotius.Suharto

    November 25, 2011 #34 Author

    penderitaan…..? itulah sesungguhnya kebahagiaan yang sejati…manakala sudah bisa melihat pe nderitaan bukanlah penderitaan karena penderitaan adalah seni…seni untuk melihat masihkah kita bisa tersentuh penderitaan yang aadalah penderitaan?berbahagialah masih ada penderitaan karena penderitaan membuka mata kita ada Dia….bersamaNya….menemukan jatidiri dalam memaknai hidup

    Reply

  • margaretha Rini wahyuningsih

    November 24, 2011 #35 Author

    Apakah Tuhan menutup mataNya saat kita menderita? Pada saat menderita kita merasa Tuhan menjauh & bahkan menutup mata untuk kita. Dan bahkan kita bertanya apakah Tuhan membiarkan kita menderita karena kita bukan orang-orang benar. Memang penderitaan itu sangat menyakitkan. Dan terasa Tuhan menjauh dari kita. Tetapi bukan itu ternyata. Dengan penderitaaan, Tuhan justru melihat lebih dekat kepada kita. Tuhan ingin melihat, dengan penderitaan itu apakah kita tetap setia kepada Tuhan. Tetap bisa bersyukur dengan apa yg kita derita. Apabila kita tetap setia dan selalu bersyukur maka Tuhan akan memberikan lebih dari yang kita duga. Renungan ini membuat kita semakin dikuatkan dalam penderitaan. Thanks renungannya ya pak. Tuhan memberkati.

    Reply

  • eko

    November 24, 2011 #36 Author

    Puji Tuhan renungan ini memberi kekuatan buatku,dan menyadarkan bhw setiap manusia pasti mengalami penderitaan. Jd jikalau diantara kita ada yg merasa “Saya org yg paling menderita”. Cobalah kita renungkan kembali, apakah hanya anda yg mengalami penderitaan itu? JBU

    Reply

  • ego

    November 24, 2011 #37 Author

    Terima kasih atas renugannya,membuat sy secara pribadi diberkati dan untuk tetap setia mengikuti tuhan.Tuhan yesus memberkati

    Reply

  • Roida Hotmauli

    November 24, 2011 #38 Author

    Terimakasih Tuhan Yesus ntuk semua perlindunganMu dan petunjukMu pada kami disaat kami menghadapi masalah namun kasihMU tetap menyertai kami. amin.

    Reply

  • Prie

    November 24, 2011 #39 Author

    Terima kasih Pak Riva, renungan ini sangat menguatkan kami dalam saat – saat sulit sekarang ini. kami bisa menarik kesimpulan bahwa penantian jawaban terhadap penderitaan/kesusahan merupakan proses untuk membangun pondasi iman yang kuat, sehingga saat kita mendapat jawaban dan pemulihan dari Tuhan, kita tidak goyah. Tuhan Yesus memberkati

    Reply

  • sandra

    November 24, 2011 #40 Author

    trimakasih untuk renungan ini,,,Tuhan sll ingin kita dkt pd Nya God bless

    Reply

  • yulita turang

    November 23, 2011 #41 Author

    terimah kasih Tuhan Yesus memberkati firman yang memberi kita kekuatan akan membuat kita bertumbuh dan menghasilkan buah karena melalui penderitaan membuat kita hidup dan bergantung pada Tuhan.amin

    Reply

  • ani

    November 23, 2011 #42 Author

    Terimakasih p.Riva … renungannya sangat memberkati kami.
    Tuhan memberkati bapak dalam pelayanan dan keluarga,

    Reply

  • wowo sukarna

    November 23, 2011 #43 Author

    Tuhan ,…tanpa melihatpun Dia sudah tahu segala galanya, .jadi bersabarlah dalam pengharapan, dan bersukacitalah selalu,..rencanaNya sungguh indah setiap saat…..

    Reply

  • Dwi titik

    November 23, 2011 #44 Author

    Benar sekali bahwa tidak seorangpun di dunia ini yang tidak pernah mengalami “PENDERITAAN” ,
    Jika kita mempunyai anggapan bahwa mengikut Tuhan pasti tidak ada “PENDERITAAN”itu salah,
    karena dengan “PENDERITAAN” itulah Iman kita di uji,dan Tuhan tahu dengan siapa kita bergantung saat “PENDERITAAN”itu kita alami.
    Yer 17 : 5 Beginilah firman Tuhan “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia,yang mengandalkan kekuatannya sendiri,dan yang hatinya menjauh dari Tuhan.
    Mata Tuhan tidak pernah tertutup saat kita MENDERITA ,PERCAYALAH
    THX,PAK

    Reply

  • Hary

    November 23, 2011 #45 Author

    Amin n Puji Tuhan..
    Senantiasa bersyukur atas apa yang Tuhan berikan pada kita,, maka Tuhan akan memberkati kita umat-Nya..

    Reply

  • Nontje Sundana

    November 23, 2011 #46 Author

    thx renunganx bapak, renungan yg sangat indah dan senantiasa mengingatkan kita utk tetap setia dan mengandalkan Tuhan dlm hidup dan kehidupan ini,…Amien terpujilah Tuhan

    Reply

  • Yohanes

    November 23, 2011 #47 Author

    Mata Tuhan selalu tertuju kepada anak yang dikasihiNya,amin,Gbu all

    Reply

  • Sabar M Panggabean

    November 23, 2011 #48 Author

    keyakinan yg membuat aku tidak ragu dan iman yang akan membawa aku kepada Tuhan,lewat renunangan aku kembali di ingatkan bahwa Tuhan itu senantiasa melihat perbuatan ku dan menyalidiki setiap langkah ku…aku percaya saat aku berada dalam rancangan Tuhan aku akan di jadikan sangat berharga…sebab pertolongan-Nya tepat pada waktunya….thank’s Tuhan Yesus Memberkati

    Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *