Pelita Hidup Jangkau Dunia

Rajin: Cara Menuju Kesuksesan

Rajin: Cara Menuju Kesuksesan“Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas…” Amsal 30:24-25

Setiap orang yang bekerja atau menjalankan usahanya pasti ingin agar apa yang mereka kerjakan dapat berhasil dan sukses. Kesuksesan menjadi dambaan bagi setiap orang, karena dengan meraih kesuksesan maka hidup mereka akan menjadi lebih nyaman dibanding yang keadaan mereka sebelumnya.

Tapi tidak banyak yang mengetahui bahwa kesuksesan merupakan hasil kerja keras dan ketekunan dalam jangka waktu tertentu. Tidak akan ada kesuksesan tanpa usaha. Dan untuk meraih kesuksesan tentunya kita akan melewati kegagalan demi kegagalan di dalamnya. Kegagalan yang terjadi tidak boleh menghentikan kita dari berusaha. Ketika kita menghadapi kegagalan dan kita berhenti di titik tersebut, maka kita akan kehilangan kesuksesan yang telah menanti kita.
*courtesy of PelitaHidup.com
Renungan ini merupakan renungan pilihan dari ‘Pelita Hidup Membership’. jika Anda rindu menerima renungan seperti ini setiap hari, silahkan klik disini untuk lihat info detailnya.

Tidak sedikit juga orang yang ingin meraih keberhasilan tidak mau bekerja keras atau bahkan tidak melakukan apapun untuk mendapatkannya. Mari kita lihat apa yang dikatakan Firman Tuhan mengenai orang yang seperti ini.

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya,
ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.
Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau akan bangun dari tidurmu?
“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring” — maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.
” Amsal 6:6-11


Bermimpi untuk meraih sukses bisa membantu kita untuk tetap fokus dalam mencapai impian tersebut. Sama seperti Yusuf yang senantiasa memegang teguh apa yang telah Tuhan janjikan melalui mimpinya. Dengan begitu Yusuf dapat terus bertahan dan tetap setia untuk meraih janji Tuhan. Tetapi jika impian tersebut tidak disertai dengan tindakan, maka kita tidak ubahnya seperti yang disampaikan oleh ayat di atas. Kemalasan tidak akan mendatangkan keberhasilan atau bahkan kesuksesan tetapi justru sebaliknya yaitu mendatangkan kemiskinan dan kekurangan bagi orang-orang yang malas bekerja.

Jika kita memperhatikan aktivitas semut, mereka tidak pernah berhenti bekerja. Mereka selalu mengumpulkan makanan yang mereka perlukan. Dan mereka tidak pernah kekurangan makanan, karena mereka selalu menjaga agar suplai makanan selalu tersedia. Demikianlah halnya kita dalam bekerja. Rajinlah bekerja bagaikan semut yang tiada henti bekerja, sehingga berkat berkelimpahan akan mendatangi kehidupan kita. Tentunya dengan tidak melupakan persekutuan pribadi kita dengan Tuhan.
*courtesy of PelitaHidup.com
Banyak juga umat Tuhan yang mengaku sudah rajin beribadah dan bahkan aktif dalam pelayanan tetapi mereka mengeluh karena tidak pernah berhasil dalam pekerjaan atau usaha yang mereka jalani. Mereka beranggapan bahwa hanya dengan rajin bersekutu dengan Tuhan, maka berkat akan tercurah bagi mereka. Padahal selain hubungan intim dengan Tuhan, Tuhan ingin agar kita juga tetap bekerja dengan giat agar berkat Tuhan dapat mengalir dalam kehidupan kita.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,
dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapapun di antara kamu.
Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.
” 2 Tesalonika 3:7-9

*courtesy of PelitaHidup.com
Rasul Paulus tidak hanya giat dalam pelayanan saja, tetapi dia juga giat dalam bekerja agar tidak menyusahkan orang lain. Dia menjadikan dirinya teladan tidak hanya dalam pelayanan, tetapi juga dalam bekerja untuk menghidupi kebutuhannya.

Keseimbangan antara pelayanan dan pekerjaan juga harus diperhatikan, jangan sampai kita hanya mengutamakan satu hal saja tetapi menelantarkan hal yang lainnya. Dengan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan pelayanan, maka kita dapat menjadi terang bagi setiap orang yang ada di sekeliling kita. Dengan meraih kesuksesan dalam pekerjaan, maka kita akan menjadi saksi di dalam lingkungan sekuler, di mana banyak orang-orang yang tidak mengenal Tuhan akan melihat kebesaran Tuhan terjadi dalam hidup kita.

Kesuksesan baik dalam bentuk posisi, jabatan, penghargaan, keberhasilan menyelesaikan pekerjaan, berkat materi dan lainnya merupakan hal-hal yang akan mengikuti kita ketika kita mau rajin bekerja. Kesuksesan dalam pekerjaan dan kesuksesan dalam pelayanan akan mengikuti setiap orang yang benar-benar melakukan tugasnya dengan baik.

Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.” Amsal 10:4
Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa.” Amsal 12:24
Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.” Amsal 12:27

Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan.” Amsal 13:4.

Doa:

Tuhan mampukan kami untuk dapat bekerja dengan rajin tanpa menunda-nunda pekerjaan yang menanti. Mampukan kami agar dapat bekerja keras bagi kemuliaan nama Tuhan..
*courtesy of PelitaHidup.com
Langkah iman:

  • Singkirkan segala rasa malas atau takut untuk melangkah.
  • Lakukan apa yang bisa dikerjakan saat ini dan jangan tunda-tunda pekerjaan tersebut.
  • Kerjakan tugas yang diberikan kepada kita dengan semaksimal mungkin sehingga dapat memperoleh hasil yang terbaik.

Renungan ini merupakan renungan pilihan dari ‘Pelita Hidup Membership’. jika Anda rindu menerima renungan seperti ini setiap hari, silahkan klik disini untuk lihat info detailnya.


Riva Sinjal
Riva Sinjal adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 88 respon

  1. saya harus bertanya kepada diri saya sendiri : APAKAH SAYA ORANG YANG RAJIN DAN PEKERJA KERAS? bertanya dan bertanyalah terus kalau aku mau menjadi orang sukses. Puji Tuhan , aku terberkati dengan renungan ini

  2. bersyukur atas renungan diatas telah menyadarkan sy untuk kedepan pelayanan sy bulan ini .terimah kasih kepada pelita hidup yang menyediakan renungan diatas saya sangat di berkati amin. .tuhan yesus memberkati

  3. Sangat inspiratif…. buat saya yang sedang merintis usaha tambahan selain pekerjaan sebagai karyawan yang masih sy jalani. TUHAN berkati kita semua anak-anakNYA….

  4. SHALOM
    Puji Syukur atas tuntunan dan pertolongan-NYA, renungan yang sangat baik u/ memberi motivasi bg sy agar terus berkarya dan bekerja keras untuk meraih kesuksesan dlm dunia ini terlebih bagi kemuliaan-NYA, “TUHAN YESUS” memberkati bpk untuk terus berkarya dan kt smua sampai “MARANATHA”

  5. thx pak rival wat renunganx. mmbuat saya mnyadari kebiasaan saya yaitu sifat malas. saya mohon dukungan doanya biar saya dpt melawan rasa malas. Jesus Love You

  6. Thanks ya pak untuk penjabaran renungannya.
    Saya harus lebih lgi giat dalam bekerja,jangan sampai saya kalah dengan semut.
    Amin.Tuhan Yesus memberkati.

  7. Syallom…terima kasih atas kiriman renungan yang indah ke e-mail saya.
    Seorang pemalas adalah seorang yang terus menunda untuk memulai apa yang harus dilakukan, tidak menyelesaikan apa yang telah dimulainya dan mengikuti jalan yang paling kurang mendatangkan kesulitan. Kemalasan dalam hal rohani bahkan lebih menggoda daripada kemalasan dalam hal jasmaniah. Allah menasehati kita untuk berusaha sungguh-sungguh meneguhkan panggilan dan pilihan kita. Menunda-nunda suatu pekerjaan adalah bisikan setan, karena Iblis punya kalimat yang paling ampuh untuk menggoda kita, yaitu “nanti saja, masih ada waktu.” Waspadalah.

  8. Saya sangat bersyukur dengan adanya renungan ini karena membuat saya lebih rajin bekerja dan rajin bersekutu memuji membesarkan nama Tuhan yang menyiapkan berkat setiap saat dalam kehidupan ini.

  9. shalom
    Sering melihat hambatan dan rintangan dalam proses memulai melakukan sesuatu pelayanan dan pekerjaan, renungan ini memotivasi saya kembali untuk meraih sukses dimasa datang.
    Terimakasih isi renungannya pak.Tuhan memberkati.

  10. Saya terkadang ragu dan saya tidak berani ambil resiko untuk sebuah usaha yang ingin saya jalani, takut tidak berhasil contohnya usaha makanan.
    Tp thanks ya pak, artikelnya sangat memberkati. Saya akan berusaha lebih lagi untuk mewujudkan impian saya.

  11. makasih ya…
    bahan renungannya, bnr2 memberkati.. :-)

  12. Thank you buat artikel renungannya. Ini dapat membantu gw untuk lebih bersemangat lagi dalam menuntung karir. Semoga kita semua lebih dekat pada Allah yang Maha Kuasa, Yesus adalah segalanya bagi kita, Amen.

  13. makasih…
    makasih sy sudah dikirimi renungan, saya merasa diberkati setiap saat membacanya, dan saya tidak bosan2 untuk membacanya berkali-kali, karena saya dikuatkan dan diperbaharui cara pandang saya.
    .GBU

  14. terima kasih renungannya ya….
    melalui renungan ini saya dikutkan untuk terus melangkah menuju sukses.

  15. Haleluya
    kami sangat berterima kasih untuk firman yang sangat luar biasa yang mengubah pandangan dan memberikan motifasi dalam hidup ini.terima kasih Tuhan Yesus memberkati.

  16. berkat terindah dari Tuhan merupakan hasil dari usaha yang keras yg telah kita lakukan dalam berkarya dan bekerja ….

  17. salam dalam kasih Kristus,
    Kita diberi gambaran cara kerja dari binatang paling kecil untuk perkara-perkara paling besar. Semoga itu menjadi inspirasi bagi kita. Amin.

  18. trims,atas renungan ini yang menggugah untuk lebih termotivasi dan semangat dalam mencapai kesucsesan ,Tuhan memberkati

  19. seandainya kita bisa melakukannya, maka semuanya akan semakin indah dan terberkati

  20. Trimakasih Sudah kirim ke email saya,

  21. Terimakasih renungannya, membuat kita harus terus berharap pada Tuhan dan bekerja keras

  22. terkadang kita merasa bahwa apa yang kita punya adalah hasil dari kerja kita sendiri.padahal sebenarnya di balik semua itu adalah berkat dari Yesus Kristus,mudah_mudahann lewat renungan ini kita di berkati untuk memahami kehendak ALLAH/.

  23. syalom
    Terimakasih buat renungannya, saya sangat di berkati. TUHAN YESUS Memberkati kita semua.

  24. satu lagi renungan yang sgt memberkati, puji Tuhan! Tuhan sentiasa membri smngat/dorongan tepat pada masanya bagi orang2 yng sentiasa berharap kpdNya.

  25. Bersama Tuhan kita akan selalu bisa mengerjakan hal2 yang mungkin sulit secara manusia…..Thx Mr. Riva…

  26. luar biasa,.. renungannya sangat amat memberkati saya, memberi kekuatan baru dan pandangan baru untuk menata kehidupan yang lebih dewasa lagi,.. GOD BLESS….

  27. Thk Pak Riva. renungan ini memberi dorongan agar kita harus bekerja dengan giat. itulah bagian kita. dan Tuhan yang memberkati sesuai dengan kehendak-Nya. gbu

  28. indra sembiring milala
    Thursday 10 June 2010, 2:53 pm

    renungan ini cukup mengubah cara gaya hidupq yg selama ini banyak bermimpi tapi tiada tindakan.
    makasi atas renungan nya pak..gbu

  29. Puji Tuhan renungannya memberikan satu motivasi yg sungguh luar biasa dalam hidup saya, biar lewat renungan ini dapat membawa saya untuk lebih lagi mengimbangi dan memperhatikan pelayanan dan pekerjaan dan kita akan melihat keberkatan rohani melimpah dalam hidup kita, dan semoga yang membaca renungan ini diberkati semua……Terimakasih sukses terus Pelita Hidup Tuhan memberkati…Amin

  30. renungan ini bukan saja sangat memberkati secara peribadi .tetapi juga boleh di kongsikan di mana2 aktiviti persekutuan orang percaya .
    Dan saya juga mempunyai cadangan supaya ruangan ini juga ada cerita khas untuk anak2 sekolah minggu . Supaya juga boleh membantu bagi yang terlibat dalam sekolah minggu .

  31. amin2….artikel yang membuat qita menjadi semangat lagi, semoga menjadi berkat bagi penulisnya

  32. syalom ,,,terima kasih banyak atas dikirimnya artikel pelita hidup ke email saya ,sehingga saya merasakan begitu nyata pertolongan Tuhan terhadap pribadi dan keluarga saya..

    terimakasih ..AMIN

  33. Setiap orang ingin sukses, tapi tidak semua orang meraih kesuksesan. Orang percaya tidak perlu kuatie akan kesuksesan dirinya sebab Tuhan telah merancang dan menunjukkan jalan untuk meraih kesuksesan. Pegang janjiNya, lakukan PerintahNya, pasti sukses. semoga.

  34. Syukur kepada Tuhan atas renungan ini yang sangat memberkati saya. Terima kasih banyak ya kepada semua anggota Pelita Hidup, yang begitu bekerja keras menyediakan renungan yang sangat baik, sangat mendorong saya. Kiranya Tuhan memberkati!

  35. Saya sangat terberkati dengan renungan ini. Karena ini menguatkan saya tentang apa yang saya akan kerjakan pada akhir akhir ini. Thanks Pak Riva. GBU

  36. Amin! Setuju banget! Renungan yg pas dan mantap buat saya. Mudah2an ini menjadi berkat juga buat yg lainnya.
    Bukan kebetulan kalo hari ini sy baca renungan ini. Trimakasih. Tuhan memberkati!

  37. Andreas Agus Bayu Pramudya
    Tuesday 8 June 2010, 11:05 am

    Renungan semacam ini perlu dibaca oleh setiap anak-anak Tuhan, agar kita bertumbuh dan berbuah bagi kemuliaan Tuhan. jangan pernah berhenti memberi renungan seperti ini, karena inilah makanan bagi rohani kita.

    Terimakasih Tuhan Yesusu Memberkati

  38. Puji Tuhan; melalui renungan ini kita selalu dan selalu disadarkan untuk selalu seiring dan sejalan antara bekerja dan berdoa. Bekerja bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi bekerja juga diladang Tuhan.
    Kiranya Tuhan memberkati Pelita Hidup & kita semua

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: