Pelita Hidup Jangkau Dunia

Pujian Bagi Tuhan Bawa Kita Pada Kemenangan

Pujian Bagi Tuhan Bawa Kita Pada KemenanganIa memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita.
Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN
.” Mazmur 40:4

Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 20:19-22
(19) Kemudian orang Lewi dari bani Kehat dan bani Korah bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring.
(20) Keesokan harinya pagi-pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: “Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!”
(21) Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: “Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!”
(22) Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah.

Banyak orang tidak mengerti akan arti dari memuji Tuhan. Arti dari pujian kepada Tuhan adalah suatu penghormatan yang sangat besar yang ditujukan kepada Allah. Dalam bacaan Alkitab di atas di ceritakan tentang Raja Yosafat dan bangsanya yang sedang menghadapi musuh yang tidak dapat mereka atasi, musuh bertekad untuk menghancurkan mereka. Pada saat mereka ketakutan Allah meyakinkan mereka dengan mengatakan melalui nabinya :
*courtesy of PelitaHidup.com
2 Tawarikh 20:15-17 “dan berseru: “Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah.
Besok haruslah kamu turun menyerang mereka. Mereka akan mendaki pendakian Zis, dan kamu akan mendapati mereka di ujung lembah, di muka padang gurun Yeruel.
Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu
.

Saya percaya bahwa pada saat Yosafat mendengar hal itu, semua beban yang teramat berat yang ditaruh di pundak Yosafat terlepas begitu saja. Seketika hilanglah segala pusing kepala yang dideritanya beberapa hari terakhir ini karena tidak dapat tidur. Maka dengan segera berlututlah raja Yosafat dengan mukanya ke tanah. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem pun sujud di hadapan TUHAN dan menyembah kepada-Nya. Serasa air sejuk dari surga yang membasahi bumi, hilanglah seluruh ketegangan bangsa Yehuda.

Perhatikan betapa orang-orang Yehuda sangat percaya kepada Tuhan, mereka memegang apa yang Tuhan janjikan kepada mereka. Oleh sebab itu secara spontan orang-orang Lewi dari bani Kehat dan bani Korah, yang terkenal sebagai penyanyi dan pemusik diantara bangsa itu, bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring buat kemenangan yang dijanjikan kepada mereka, dan yang pasti kemenangan itu datang.



Ketika Raja Daud memimpin prosesi membawa tabut perjanjian ke Yerusalem, ia memuji Allah dengan segenap kekuatannya.

Dikatakan dalam Mazmur 22:4 “Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.
*courtesy of PelitaHidup.com
Sungguh pujian Daud sangat berkenan kepada Allah, sehingga Allah hadir di dalam kerajaannya dan memberinya kemenangan terhadap setiap peperangan melawan musuh-musuhnya. Lewat pujian Allah membawa Daud kepada kemenangan, dan membuat setiap orang menjadi takut dan percaya pada Allah.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Anda seharusnya memiliki sukacita ketika Anda mengetahui bahwa Allah yang Anda sembah itu mempunyai janji yang selalu di genapi! Ketika Anda takut dan cemas, Dia katakan dalam Yesaya 41:10, “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
*courtesy of PelitaHidup.com
Ketika Anda dalam peperangan Allah mengatakan dalam Keluaran 14:14, “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”

Ketika Anda kuatir akan masa depan, Allah akan menjamin masa depan Anda ketika Anda masuk dalam rancanganNya, Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Ketika Anda menderita sakit, Yeremia 33:6, “Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah.”

Mari mulai Anda percaya dan fokus terhadap jaminan yang Allah sediakan untuk Anda yaitu kemenangan. Anda memiliki masalah ataupun tidak, mari mulai memuji Tuhan dengan lagu di dalam hati Anda, jangan pernah fokus pada keadaan Anda saat ini. Raih kemenangan yang Allah siapkan setiap hari dengan menghadirkan Allah di dalam hidup kita.

Mazmur 150:6 “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN ! Haleluya!” (Gbu)

APAPUN YANG ANDA HADAPI, SUSAH ATAUPUN SENANG,
ATAU SEKALIPUN PERANG BELUM DIMENANGKAN,
BUATLAH SAMA SEPERTI BANGSA YEHUDA
YANG SUDAH BEGITU YAKIN AKAN KEMENANGAN
YANG DIJANJIKAN TUHAN UNTUK MEREKA.

RAYAKAN KEMENANGAN ANDA
DENGAN PUJI PUJIAN KEPADA ALLAH
MAKA ANDA AKAN MENGUBAH HASIL AKHIR
DARI PEPERANGAN INI YAITU KEMENANGAN !


SEM
SEM_adalah salah satu kontributor di Pelita Hidup.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 61 respon

  1. May all believers take great heart in this amazing promise of joy and glory! Just as our Lord was persecuted, so we will be persecuted. It is a guarantee! However, we suffer with the knowledge of the beautiful hope of inheriting the kingdom of heaven and residing with our heavenly Father in all His glory. To consider His greatness only causes us to sing of His righteousness!

    Semoga semua orang percaya mengambil hati besar dalam janji yang luar biasa sukacita dan kemuliaan! Sama seperti Tuhan kita dianiaya, jadi kita akan dianiaya. Ini adalah jaminan! Namun, kami menderita dengan pengetahuan tentang harapan indah mewarisi kerajaan surga dan tinggal dengan Bapa surgawi kita dalam segala kemuliaan-Nya. Untuk mempertimbangkan kebesaran-Nya hanya menyebabkan kita bernyanyi kebenaranNya!

    Tuhan Yesus Memberkati…..

  2. terimakasih untuk renungan yang singkat tapi berkesan. saya minta tolong dikirimi bahan renungan PA untuk anak sekolah minggu. karena setiap sabtu saya melayani anak-anak sekolah minggu. terimakasih untuk setiap bantuan yang diberikan kepadaku. Tuhan Jesus memberkati kita, Amen

  3. haleluyah…..haleluyah…… sungguh indah firmanMu ya Tuhan…biarlah diberkati setiap orang yang membaca firmanNya serta mengimplementasikan dalam hidup dari hari lepas hari. Amin

  4. terima kasih buat pelita hidup yg merobah hidupku menjadi berpenhharapan dan tetap menguccap sukur…

  5. Hati yang gembira adalah “Obat”,

  6. Shallom Pelita Hidup.. terima kasih ats renungan & dorongan.. artikel2 seperti ini pasti sangat memeberkati buat smua pembaca2.. Haleluyah..!! trpujilah Tuhan, Allah kita yg hidup.. Tuhan memberkati pelayanan anda semua..

  7. ada kuasa dalam pujian.. Haleluya.!!!

  8. Aku suka memuji dan menyembah Tuhan karna itu adalah sebuah keindahan 🙂

  9. Memuji Tuhan dan senantiasa bersyukur adalah senjata ampuh melawan iblis ! iblis akan lari , sesungguhnya kita harus waspada juga terhadap iblis, jangan memberikan celah untuk dia menguasai hidup kita
    Jesus loves you all

  10. Puji Tuhan, saya merasa dikuatkan dengan artikel ini. Kita Tahu didalam PB. Rasul Paulus dan Silas yang terbebas dan tembok penjara dirubuhkan dengan kuasa pujian. bahkan kepala penjara dan keluarganya menjadi percaya kepada Yesus. kadangkala kita lemah manakala persoalan menghimpit kita, padahal sesungguhnya ada Allah yang berkuasa mengangkat beban permasalahan tsb. trimakasih buat firman Tuhan. GBU

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: