Pelita Hidup Jangkau Dunia

Menjadi Indah: Dibentuk Oleh Tangan Tuhan

Menjadi Indah: Dibentuk Oleh Tangan TuhanApabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. ‘Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!’ ” Yeremia 18:4,6

Tuhan memerintahkan Nabi Yeremia untuk pergi ke rumah tukang periuk. Di sana Yeremia dapat melihat tukang periuk bekerja membuat sebuah bejana dari tanah liat. Dan Tuhan berfirman kepada Yeremia bahwa umatNya bagaikan tanah liat di tangan tukang periuk.
Kita akan melihat apa yang dikerjakan tukang periuk dalam membuat sebuah bejana dari tanah liat. Melalui proses ini kita akan melihat apa yang sedang dan ingin Tuhan kerjakan dalam kehidupan kita.

Berikut proses pembuatan sebuah bejana secara garis besar:

Langkah 1

Proses ini ditujukan untuk mengeluarkan gelembung-gelembung udara pada tanah liat. Gelembung udara yang tersisa dapat memuai pada saat tanah liat dipanaskan/dibakar, sehingga dapat merusak bentuk atau bahkan menimbulkan keretakan pada bentuk.
Proses dilakukan dengan menginjak-injak tanah liat atau jika dengan mesin modern, tanah liat akan di-press.
*courtesy of PelitaHidup.com
Gelembung udara disini adalah hal-hal yang tidak dikehendaki Tuhan dalam hidup kita. Banyak kekosongan dalam hati kita yang harus dihilangkan. Kekosongan ini akan mengganggu setiap langkah hidup kita dan membuat kita tidak fokus dalam melakukan Firman Tuhan.

Melalui berbagai masalah yang Tuhan ijinkan, kita akan dibersihkan dari gelembung-gelembung kekosongan. Segala hal yang tidak berkenan, seperti sakit hati, amarah, dendam, akar kepahitan, kekecewaan, ketakutan, iri hati, kesombongan, dan lainnya dibersihkan melalui keadaan yang Tuhan ijinkan.

.

Langkah 2

Proses ini dilakukan dengan menaruh tanah liat pada roda/meja putar, dan membuat tanah liat menjadi center pada roda/meja putar. Meja akan diputar sedemikian rupa dan tanah liat juga akan dibentuk. Dengan cara ini tanah liat akan menjadi mudah untuk dibentuk sesuai dengan keinginan.



Tuhan akan mengijinkan kita memasuki suatu kondisi yang membuat kita menjadi fokus kepada Tuhan. Kita tidak bisa lagi berharap dan mengandalkan kekuatan sendiri. Hal ini membuat kita benar-benar hanya mengandalkan Tuhan.

Melalui kondisi ini, pola pikir kita akan diubahkan sehingga kita dapat mengerti cara kerja Tuhan dalam hidup kita. Rencana Tuhan akan dibukakan bagi kita, sehingga kita dapat melihat bahwa Tuhan memiliki tujuan bagi hidup kita. Dengan begitu hidup kita akan menjadi mudah dibentuk oleh Tuhan.
*courtesy of PelitaHidup.com
.

Langkah 3

Proses ini dilakukan untuk menambahkan bagian pegangan atau hiasan lainnya. Bagian tambahan tersebut (seperti pegangan gelas) akan ditempelkan kepada body utama sehingga menjadi satu.
Setelah itu sambungan akan dihaluskan dan dipastikan kekuatannya dan aman.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 54.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

Tuhan akan membawa kita ke dalam suatu proses di mana Tuhan akan menambahkan talenta kepada kita. Tuhan akan memberikan kemampuan lebih lagi bagi kita sehingga kita dapat berfungsi lebih baik lagi dan membawa berkat bagi orang lain. Kemampuan ini merupakan suatu hadiah yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Dari sosok yang tidak pernah punya kemampuan diubahkan menjadi sosok yang berguna bagi banyak orang.
Semakin dalam proses ini, semakin bagus dan semakin kuat kemampuan yang Tuhan berikan bagi kita.
*courtesy of PelitaHidup.com
.

Langkah 4

Proses ini dilakukan untuk mengurangi kadar air yang dapat menyebabkan keretakan jika dipanaskan pada suhu yang tinggi. Proses dilakukan dengan membiarkan bejana pada suhu ruangan selama satu hari atau lebih dari satu minggu, tergantung ukuran dan bentuk.

Melalui proses ini kita akan merasa seakan-akan dibiarkan dan bahkan ditinggalkan oleh Tuhan. Hidup kita akan terasa kering dan tawar.
Tetapi melalui proses ini Tuhan mengajarkan kita untuk benar-benar hidup di dalam iman. Tuhan akan mengajarkan kita untuk hidup tidak berdasarkan perasaan, tetapi berdasarkan iman kepada Yesus.
Iman yang bukan berdasarkan kepada perasaan atau mood, tetapi iman yang tetap percaya bahwa dalam segala keadaan, dalam perasaan apapun, dalam kondisi terburuk sekalipun, Tuhan tetap pegang kendali atas hidup kita.

.

Langkah 5

Setelah itu dipanaskan pada suhu di atas 1000 derajat untuk memberi kekuatan sebelum proses berikutnya.
Setelah itu kita akan memasuki proses pemanasan. Tuhan akan mengijinkan kondisi yang membuat kita bergesekan satu sama lain, bahkan dengan orang-orang yang terdekat.

Proses ini akan membuat kita semakin kuat dan tangguh. Besi menajamkan besi, manusia menajamkan manusia. Jika kita dapat melalui proses ini, kita akan menjadi pribadi yang kuat dan tangguh, sehingga kita siap menghadapi berbagai masalah yang lebih besar lagi.

Tidak ada pelajaran yang lebih baik lagi dibandingkan dengan proses ini, untuk membuat kita siap dalam menjalankan tugas yang lebih besar lagi yang telah Tuhan sediakan bagi kita.

.

Langkah 6

Proses berikutnya adalah pendinginan bejana sebelum masuk ke proses berikutnya. Proses ini memerlukan waktu beberapa hari.

Setelah itu kita akan dibawa lagi masuk ke dalam proses pendinginan, di mana kita akan kembali merasa sendiri lagi. Kondisi ini akan mempersiapkan kita untuk memasuki tahap berikutnya yang lebih ‘panas’ lagi.
*courtesy of PelitaHidup.com
Melalui keadaan ini iman kita juga semakin dipertebal karena ujian-ujian yang ada akan membuat kita benar-benar dapat melihat bahwa Tuhan itu hidup, membuat kita semakin percaya kepada Tuhan bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun.

.

Langkah 7

Proses berikutnya menambahkan bahan yang membuat bejana terlihat berkilau.
Setelah itu bejana dipanaskan kembali pada suhu di atas 1000 derajat, bahkan lebih panas dari sebelumnya, untuk memberi hasil sempurna pada proses terakhir ini.

Melalui proses ini Tuhan menambahkan kapasitas dan kemampuan dalam diri kita. Kita akan dibawa kembali dalam suatu kondisi yang memerlukan ekstra energi untuk dapat menyelesaikannya. Tanggung jawab yang semakin besar membawa terpaan badai yang semakin kuat juga.

Tetapi semakin panas kondisi yang kita hadapi, itu akan membuat kita semakin indah dan sempurna di hadapan Tuhan. Karakter kita semakin bercahaya dan hidup kita semakin menjadi terang bagi banyak orang.
Dan pada akhirnya kita menjadi alat yang berguna untuk menggenapi rencana Tuhan. Kita dapat melakukan tugas dan fungsi yang telah Tuhan tetapkan bagi hidup kita.

.

.

Menjadi Indah: Dibentuk Oleh Tangan TuhanBejana yang dibentuk oleh tukang periuk akan digunakan untuk tujuan tertentu. Tukang periuk membentuk tanah liat sesuai dengan keinginannya. Jika dia membentuk tanah liat itu menjadi sebuah gelas, maka gelas itu digunakan untuk minum air. Jika dia membentuk tanah liat itu menjadi sebuah pot/vas, maka pot/vas tersebut digunakan untuk tempat tanaman. Jika dia membentuk tanah liat itu menjadi sebuah pajangan keramik, maka pajangan keramik itu akan digunakan untuk memperindah ruangan.
Semua pembentukan punya maksud dan tujuan spesifik.

Demikian juga dengan hidup kita. Tuhan mempunyai maksud dan tujuan spesifik membentuk hidup kita. Semuanya untuk kemuliaan nama Tuhan. Haleluya!
*courtesy of PelitaHidup.com
.

Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: “Bukan dia yang membuat aku”; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: “Ia tidak tahu apa-apa”? ” Yesaya 29:16

Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: “Mengapakah engkau membentuk aku demikian?”
Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?
” Roma 9:20-21


Riva Sinjal
Riva Sinjal adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 69 respon

  1. Trima kasih pak, firman yang membawah sukacita bagi jiwa2 yang rapuh karena kerasnya kehidupan dunia ini, Tuhan mmbrkati kita smua.

  2. Terima kasih pak Riva, renungan ini memamng pas sekali dengan pergumulan dalam persekutuan kami, banyak hal yang membuat kami semakin hari semakin dibentuk oelh tangan-NYA yang penuh kuasa.
    Semoga ini juga menjadi bahan renungan bagai kelompok kami sehingga menjadi saluran berkat bagi kelompok/persekutuan kami.
    Tuhan memberkati pak Riva melalui pelayanan Pelita Hidup ini

  3. cara kita menyikapi tantangan dalam perjalanan hidup akan menentukan respon atas masalah yang kita hadapi, problem adalah penting hadir dalam hidup kita untuk membentuk carakter kita. renungan diatas semoga menjadi inspirasi dan keyakinan kita untuk bertumbuh dalam iman yang meneladani Yesus Kristus. Tuhan Memberkati Kita. Amin

  4. Thanks Pak Riva atas renungan yg sangat luar biasa bagaimana pembentukan Tuhan atas hidup kita. dalam hidup saya.Dia tak pernah gagal, meski mungkin saya dan rekan-rekan lainnya bisa dan mungkin gagal, serahkan lah bejana hidup kita di tangan Tuhan sang Penjunan Agung itu; Karena Ia tdk akan membuang kita tetapi akan membentuk ulang kita jadi”perabot” yg berguna bagi kemuliaanNya. GBU n Tuhan makin memberkati Pak Riva melalui pelayanan Pelita Hidup.

  5. Terima kasih Pak Riva atas renungannya yang menguatkan saya. Dengan renungan ini saya menyimpulkan bahwa di setiap tahapan Tuhan membentuk kita, dipastikan menimbulkan rasa “sakit” dan “penderitaan” baik fisik maupun jiwa yang tidak mudah kita terima karena sifat kemanusiaan kita. Tetapi mengingat “muaranya” yang menuju kesempurnaan, akan menjadi penghiburan yang melegakan.sekali lagi terima kasih Pak Riva…!!!

  6. terima kasih pak Riv, atas renungannya, Saya mendapat lagi wawasan rohani, untuk menumbuhkan iman percaya saya,

  7. Sungguh Pelita Hidup telah dipakai Tuhan secara luar biasa, dahsyat memang Tuhan Yesus Pencipta kita DIA membentuk kita menjadi Bejana yang indah untuk menyatakan KemuliaanNYA. BAGI DIALAH segala PUJI, SYUKUR,HORMAT kita PERSEMBAHKAN. Terima kasih Pak Riva… Tuhan Yesus Memberkati.. Amin

  8. thanks atas perkongsian ini, melalui renungan ini saya sangat diberkati dan dikuatkan.. ya kadang-kadang kita merasakan begitu banyak pergumulan,persoalan dan tentangan dalam hidup semuanya seakan-akan tidak ada yang patut dibanggakan dan keindahan hidup kita tidak dapat rasai… tetapi di sebalik semuanya itu sebenarnya Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang indah dalam hidup kita.. menjadikan kita tahan uji dan semakin hari mahu hidup sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.. ya benar kekadang kita sukar memahami apa yang Dia mahu lakukan tetapi yang pasti Dia mahu membentuk kita menjadi bejana yang terbaik seperti yang Dia ingini..percayalah Dia Bapa yang mahu melakukan yang terbaik dalam hidup kita SEHINGGA YANG TERBAIK KELIHATAN.. BELIEVE IN HIM..

  9. Makasih untuk renungan ini, yang boleh terus mengingatkan saya untuk selalu dapat mengambil hikmah atas pembentukan Tuhan dalam hidup saya.
    Tuhan memberkati kita semua.

  10. “Bagaikan bejana ditangan tukang periuk”, selalu menjadi kekuatan bagi saya menghadapi setiap tantangan dan pergumulan dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelayanan jemaat. Puji Tuhan ! saya bisa lebih memahaminya secara detail melalui uraian Pelita Hidup. T’rima kasih Pa Riva… Tuhan memberkati .

  11. Luaaaaaaar Biaaaaaaasa …….
    Thanks Pelita Hidup n Pak Riva atas renungannya, proses hidup yang diberikan Tuhan Yesus sangat indah pada waktunya dan KASIH yang diberikanNya selalu senantiasa ada di dalam proses itu, Dia tahu langkah2 apa yang akan diberikan kepada kita. Kami siap Tuhan untuk menerima proses hidup dariMu karena bersamaMu semua tidak ada yang mustahil dan PertolonganMu tepat pada waktunya.
    Amien…….

  12. selayaknyalah kita brikan hormat dan kemuliaan kepda Yesus yg tiada henti2nya membentuk kita supaya dapat menggenapi rencanaNya dalam hidup kita. Trimakasih juga buat kekuatan yg selalu ia berikan sehingga dapat melewati semua pembentukan tersebut….trimakasih buat kasih dan kesabaranMu Yesus…trim’s ya Pak buat kiriman renungannya JBU

  13. Terima kasih Pak Riva atas renungan yang dikongsikan.. Renungan yang sangat membina dan mendorong diri saya untuk terus melayani Tuhan dalam hidup saya. Semoga renungan ini dapat menjadi sumber kebangkitan rohani bagi umat Tuhan.Amen.

  14. Terima Kasih P’Riva, renungan ini sangat memberkati saya sekali. Membuat kita semakin sadar, bahwa untuk menjadi bejana yang indah, harus siap menghadapi proses. Walau proses itu tidak menyenangkan daging kita, tetapi ketika kita dapat melewatinya dengan baik, maka akan ada banyak berkat yang kita terima, seperti tingkat kedewasaan yang semakin meningkat, tahan uji, dll.

  15. Saya Senang sekali mengetahui bhw Tuhan mempunyai maksud dan tujuan spesifik membentuk hidup kita. Berarti semuanya Dia kerjakan dengan begitu teliti, hati-hati, dan sempurna. I surrender. Thanks Pak Riva. Gbu.

  16. Thanks God. Firman ini mengingatkan kita semua bahwa kita dibentuk seturut akan kehendak Tuhan dan dijadikan hidup yang bermakna (be a meaningful life) untuk kemuliaan Sang Penjunan, yang telah memberikan kasih karunia dan anugerahNya senantiasa kepada kita semua.
    Thanks Pak Riva, U’re blessed.

  17. Syalom pak Riva,
    Terima kasih atas santapan rohani nya yang luar biasa untuk kita semua.
    Semoga kita semua semakin mau membuka hati dan membuka diri untuk campur tangan Tuhan, dibentuk olehNya, sehingga kita menjadi bejana indah sesuai dengan kehendakNya, yang dapat berguna dan bermanfaat bagi sesama.
    Berkat melimpah senantiasa untuk Pak Riva, yang senantiasa berbagi berkat untuk kita semua.
    Amin

  18. trimakasih pak Riva atas berkat FirmanNya yang bisa menyentuh dalam kehidupan kami sehingga menjadi pencerahan dan menguatkan iman saya terutama keluarga kami. kami doakan semoga Pelita Hidup selalu exis dan menjadi berkat bagi komunitas kita dan semuanya.

  19. thanks ya, renungannya mengingatkan bahwa kita tetap dalam pandangan Allah dan siap dibentuk sesuai kehendakNYA.

  20. Terima kasih atas renungannya yang indah, dan bisa juga kami pakai sebagai bahan renungan dan persekutuan doa. Semoga renungan-renungan pelita hidup selalu dapat menguatkan iman para pembaca.

    Tuhan memberkati

  21. rema yang saya dapat adalah… saat kita mengahadapi suatu keadaan enak atau tidak, cari Tuhan dan tanya apa rencana – Nya dalam diri kita…, sehingga proses pembentukan yang kita alami
    bisa di hadapi dan diakhiri dengan baik… thanx buat pencerahannya, bless you n keep the spirit!!! ^_^

  22. lisnawaty saragih
    Friday 16 April 2010, 10:21 am

    so,apaun yg dtg d hdp kita itu untuk membentuk kita lbh baik n layak utk dpersembahkn bagi-Nya
    makasih

    gbu

  23. Shalom Pelita Hidup…terima kasih atas renungan yang menguatkan saya,
    Tuhan Yesus luar biasa dalam penciptaannya dan membentuk kita setiap umatNya..
    Kita sudah dipersiapkan sejak dalam kandungan ibu kita, hanya untuk hormat dan kemuliaan bagi namaNya. Amin

  24. Puji Tuhan, saya merasakan betapa saya tidak mengerti tentang diri dan hidup saya, mau apa dan buat apa saya ini dengan segala kejadian kejadian dalam kehidupan ini, sungguh sesuatu yang sangat berguna dan mengerti tentang pembentukan diri saya ini setelah memabaca artikal Pa Riva menjadi pencerahan iman bagi saya. Tuhan Yesus Memberkati Pak Riva dan keluarga, Amin

  25. Terima kasih untuk renungannya, renungan yang menguatkan dan berarti .
    Memang kita hidup perlu ada proses, yg mana kadang itu tidak enak dan menyakitkan .
    tetapi segala sesuatu nya kembali pada rencanaNYa dan rancangan Nya , krn Dia mengetahui segala sesuatunya dan dari Dia lah semuanya . Dia membentuk kita bagai bejana dr tanah liat itu , demikian kehidupan kita diproses seperti tanah liat entah berapa lama waktuNya yg mana pada saat waktu yg tepat juga terlihat indah dan berguna . Rancangan tangan Tuhan buat umatnya yg selalu berharap padanya pasti indah pada waktuNya dan semuanya untuk kemuliaan NamaNya. Amin.

  26. Puji Tuhan.Terimakasih atas renungannnya yg begitu indah dan tepat sekali untuk menggambarkan kehidupan kita yg dibentuk oleh Tuhan.Saya sangat terinspirasi setelah membacanya dan semoga dapat melalui setiap proses hingga final demi kemuliaanNYA.Amin

  27. thx yaa buat renungannya…….
    semoga saya bisa menerapkannya di dlm kehidupan aku sehari-hari,, GbuAll…..

  28. Shalom Pelita Hidup, terimakasih untuk berkat Firman-Nya hari ini. Amin untuk semua penjabarannya. Karena proses itulah yang membuat kita semakain dewasa rohani di dalam Tuhan. Semua proses itu Tuhan lakukan karena Dia mengasihi kita. Teguran dan pembentukan Tuhan dalam hidup adalah merupakan sekolahNya Tuhan bagi hidup kita. Tuhan sedang membentuk anak2-Nya menjadi tentara2-Nya yang tidak punya pilihan jawaban selain berkata “siap” untuk setiap proses yang Tuhan ijinkan dalam hidup kita. Kalau tentara2 dunia dibentuk dengan proses sedemikian rupa, demikian juga Tuhan membentuk hidup kita supaya mampu maju berperang bagi kemulian-Nya. Amin

  29. Yah , kadang kita sendiri ngak mengerti kondisi kita sekarang, yang kita tahu kita meminta pada Tuhan dan percaya, karena Tuhan tidak meminta kita untuk mengerti tapi Tuhan meminta kita untuk percaya pada segala hal yang terjadi pada hidup kita,

    thanks
    Lili

  30. Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau telah mengingatkan ku, bahwa akupun mungkin sekarang masuk dalam proses pembakaran, agar aku menjadi bejana yang kuat, Roh kudus lindungi aku agar aku menjadi saluran hikmat-Mu buat keluargaku yang lain, sukses buat pa. Riva dan “Pelita hidup”-nya

  31. Syalom pak, sungguh renungan yang luar bisa memberkati. Apa yang saya alami saat ini merupakan proses pembentukan Tuhan untuk membuat saya menjadi bejana yag indah untuk kemuliaan nama Tuhan. Saya percaya Tuhan tidak pernah meninggalkan saya.
    Terima kasih pak terus diberkati luar biasa.Jbu

  32. sungguh luar biasa Firman Tuhan yang telah dikupas, memang apapun bentuk bejana yang Tuhan bentuk bagi kita, itu semua melalui proses. kiranya proses yang Tuhan lakukan akan semakin mendewasakan Iman Percaya kita kepada Pembentuk Bejana yaitu Tuhan Yesus.

  33. Melalui Renungan ini, mengingatkan saya bahwa Tuhan Yesus sedang membentuk saya seperti Bejana Tanah liat. Berilah kemampuan bagi hambaMu ini Tuhan Yesus dalam pembentukanMu yang saya percaya sungguh indah.

  34. setiap tantangan dalam kehidupan kita adalah rencana indah Tuhan yang diberikan kepada kita asal saja kita mengandalkan Tuhan dan selalu minta petunjuk-petunjuknya, bahwa pembentukan Iman seseorang justru karena adanya tantangan dan cobaan. Terimakasih pak rival atas firmannya semoga lewat renungan ini dapat mempertebal iman dan kayakinan kepada TUHAN. GBU ALL
    jan

  35. Aku mau menjadi bejanaMu ya Tuhan.. yg Engkau bentuk sesuai kehendakMu..
    Terimakasih renungannya.. Aku merasa diberkati melalui renungan ini.

  36. Blessed are those who take time to understand God’s plan for each and every one of us. We need to go through many processes.
    Thanks once again, brother.

  37. Shalom Pak Riva, terima kasih atas renungan yang sangat indah. Saya semakin memahami betapa
    pentingnya proses yang harus berlaku dalam kehidupan, guna untuk mencapai hidup yang berkenan
    kepada Sang Pencipta. GBU

  38. yohanes Marwan yuliadi
    Friday 16 April 2010, 1:52 am

    shaloom, renungan ini sangat bagus, renungan yang menjadi berkah bagi kita semua. amin GBU

  39. Puji Tuhan.. Thank You banyak ya Pak.. atas Firmannya.. kini saya dapat berdiri tegar karena saya percaya akan Kuasa Tuhan Yesus, saya juga mau berserah kepada-Nya dan mau membiarkan diri saya di Proses terus agar berubah menjadi Pribadi yang utuh dan Sempurna seperti Bejana yang cantik jika selesai di Proses sampai selesai.. Amien.. Terus Berkarya ya Pak..
    Sukses buat Pelita Hidup.. Tuhan Memberkati Bapak dan Temen-temen lainnya..
    Amien

  40. shaloom pak, jelas dan bagus penjelasan tentang bejana kehidupan. terima kasih telah memberikan masukan dan kekuatan untuk menjalani kehidupan ini bahwa setiap hari kita sedang di proses dan dibentuk oleh Tuhan melalui berbagai peristiwa kehidupan yang menyenangkan atau yang menyedihkan. Jbu n Pelita Hidup

  41. thanks Pa Revi atas renungannya.
    saya semankin diIngatkan klo Tuhan itu mebentuk kita seperti bejana..membentuk kita lewat permasalahan yang ada..tp kadang kita ga ngerti itu semua buat kebaikan kita dan proses untuk menjadikan kita menjadi lebih baik dimanapun kita berada.
    GBU

  42. Memang kita hanya segumpal tanah, yang karna belas kasihan Allah kita mempunyai bentuk yang ada pada kita saat ini, maka aku sangat bersyukur atas kebaikan Sang Penjunanku…Shaloom

  43. Renungan ini sering saya dengar, kalau ada masalah,cobaan godaan,Samapai kadang rasa Frustasi datang TAPI Aku selalu mengingat Renungan ini,,bahwa semua itu hanya Proses pembentukan Iman yang kuat,Terima kasih untuk Pak R. SINJAL UNTUK Renungan nya,,Semoga renungan ini Menjadi PEDOMAN hidup Bagi banyak orang,,,,GBU

  44. Bejana itu adalah kita. Waktu dibentuk bejana itu tdk punya waktu marah, berontak, komplein karna kita ada di tangan si Penjunan, Dia punya otoritas penuh atas pembentukan kita. Jika bejana bisa melakukan apa yang disebut di atas, maka hancur tdk bisa dibentuk, tdak berharga lalu di buang!
    Ini pengajaran yang mengajarkan kita semua tidak punya alasan untuk sombong! Juga mengajarkan kita miliki kerendahan hati, penudukan diri jika ingin dibentuk, berguna, dan berharga ditangan Penjunan

  45. Aku diberkati dengan renungan ini. Kadang2 aku tidak mengerti sehingga tidak bisa menerima keadaanku karna begitu sulit dan pahit proses Tuhan dalam hidupku. Tapi renungan ini menghiburku bahwa selalu akhir dari proses Tuhan adalah hal terbaik dan termanis yang Tuhan kerjakan buatku. Thanks Pelita Hidup, Tuuhan berkati pelayanannya ya.

  46. Saya setuju sekali dengan renungan ini….sering kita mengeluh dan terus mengeluh. Tuhan seakan membiarkan kita begitu saja….Tuhan seakan begitu tega menghantam dengan masalah-masalah yang semakin hari semakin berat. Tapi saat kita lihat jauh ke belakang, baru kita sadar, bahwa begitu banyak doa yang telah dikabulkan-Nya. Ternyata tempaan yang kita alami semakin menjadikan kita indah

  47. Shalom.. Pak Revi..
    Suatu perenungan yang sangat baik… terutama bagi kita orang kristen.. yang sering memprotes akan kondisi (mulai dari fisik tubuh, keluarga, istri/suami/anak, pekerjaan, dll) yang ada (diberikan Tuhan) pada kita.
    Melalui renungan ini kita diingatkan bahwa kita merupakan suatu CIPTAAN.. yang berarti ada PENCIPTANYA. Apapun yang ada pada kita merupakan hak dari PENCIPTA. Tetapi yang sangat menyenangkan adalah PENCIPTA kita telah menjadikan kita dengan segala yang baik dan apapun yang ada pa kita merupakan yang terbaik bagi kita.
    Jadi … tinggal bagaimana kita menjadikan semua yang ada pada kita berfungsi sesuai dengan maksud dari PENCIPTA. Tentu dengan selalu memohon kekuatan dan tuntunan dari PENCIPTA.

    Amin…

  48. seperti anak panah di tangan pahlawan yang pasrah tuk di tembakkan kemanapun sang pahlawan inmginkan begitulah diri kita ditangan Tuhan . Its depend on GOD where He wants us to go. Just raise your hand,,,and His hand will turun buat kita.

  49. Trimakasih Pak Riva untuk renungannya.
    Renungan ini menguatkan saya, karena byk hal yg terjadi dlm hidup saya.
    melalui renungan ini saya tahu bhwa Tuhan sedang membentuk saya untuk menjadi bejana yg indah dihadapanNYA. Gbu Pak.

  50. terima kasih yah pa’ atas renungan hariannya, dengan renungan ini saya semakin percaya bahwa bagaimanapun keadaan hidup saya Tuhan Yesus akan tetap memegang kendali dalam hidup saya… amin

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: