Ingin sumbang renungan kristen dan menjadi berkat bagi pembaca Pelita Hidup? Klik disini untuk kirim renungan...
Powered by MaxBlogPress  

 

Pelita Hidup Jangkau Dunia
Untuk mendapatkan tampilan terbaik, gunakan browser Mozilla Firefox atau Google Chrome
| | Google Profile

Hidup Melekat Kepada Kristus

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Yohanes 15.4-5

Sebuah pohon yang bertumbuh besar akan mempunyai banyak cabang serta ranting. Pohon itu akan terus bertumbuh hingga menghasilkan buah pada waktunya. Dan buahnya akan dinikmati banyak orang.

Tetapi jika ada cabang atau ranting yang rusak atau patah maka cabang/ranting tersebut akan menjadi kering, karena sari makanan tidak akan bisa mengalir ke cabang/ranting tersebut. Dan tentunya tidak akan ada buah yang dapat dihasilkan dari cabang/ranting tersebut.
*courtesy of PelitaHidup.com
Sang pemilik pohonpun juga akan membersihkan pohon tersebut dan memotong cabang/ranting yang dianggap tidak diperlukan. Cabang/ranting yang rusak dianggap tidak akan menghasilkan buah dan merusak keindahan pohon.

Dalam kitab Yohanes, kehidupan rohani umat Kristiani digambarkan seperti cabang/ranting pohon. Sedangkan batang utamanya adalah Kristus.
Ketika hidup kita melekat dengan baik kepada Kristus, maka aliran kehidupan, sukacita, damai sejahtera, kekuatan, penghiburan, hikmat dan lainnya akan mengalir bagaikan sari makanan yang mengalir pada ranting pohon yang baik.

Kasih Kristus akan senantiasa mengalir dalam hidup kita dan terang Kristus dari hidup kita. Hidup kita akan menghasilkan buah yang baik yang dapat dinikmati oleh orang banyak. Kebaikan hati kita akan diketahui oleh orang banyak.


Tanpa Kristus hidup kita akan menjadi hampa. Segala yang kita miliki tidak akan berarti tanpa Kasih Kristus yang mengalir dalam hidup kita.

Biarlah hari-hari yang ada kita lalui dengan kehidupan yang intim dengan Kristus. Jangan biarkan berkat terlepas dari kehidupan kita karena kita lupa untuk bersekutu denganNya. Raih kehidupan yang penuh dengan berkat berkelimpahan di dalam Kristus Yesus. Haleluya!


Suka renungan ini? Klik Like, Tweet atau Share:


Riva Sinjal
Riva Sinjal
 adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998. Lihat detail penulis disini.

Ingin terima update melalui Email jika ada renungan baru? Silahkan isi Nama & Email Anda:
Pelita Hidup Jangkau Dunia



P.S: Kami mempersilahkan untuk mengambil bahan renungan dari blog ini untuk keperluan bahan khotbah ataupun keperluan-keperluan lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

~ Jika anda ingin menayangkan ulang artikel yang ada pada tulisan/naskah anda sendiri, mohon dapat mencantumkan sumbernya: www.PelitaHidup.com

~ Jika digunakan pada situs/blog anda sendiri, silahkan copy dan cantumkan kode berikut:
<a href=”http://www.pelitahidup.com”>Pelita Hidup</a>

Sehingga menjadi link aktif seperti berikut ini: PelitaHidup

Cara mengcopy: Highlight/blok semua teks yang ingin dicopy, tekan ctrl+C untuk mengcopy, dan kemudian paste di dokumen kosong dengan menekan ctrl+V

Page copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by Copyscape
Copying without writing the source link is Plagiarism. Any Plagiarism will be detected by Copyscape.


Tags: , , ,

Ebook Kristen
Mohon tidak mencantumkan link/url yang tidak relevan pada kotak/form komentar.

Komentar terkoneksi dengan Facebook (no url/link allowed):

40 Komentar untuk “Hidup Melekat Kepada Kristus”

  1. Natalia says:

    pak walaupun sudah sgaant sgaant terlambat (cz baru buka nih web ) selamat atas kelahiran buah hati nya yah . semoga menjadi anak yang berbaki pada orang tua, cerdas, berakhlak mulia serta berguna bagi agama nusa dan bangsa . – anda -

  2. eldy mm says:

    amin… firman n rhema yg sgt mmberkati saya.
    aq hidup krna Tuhan Yesus n Tuhan Yesus ada untuk aq tetap hidup.

  3. kristina kusmiati says:

    diluar Kristus kita tidak dapat/mampu lakukan apa-apa,,karena siapakah kita manusia????tak berarti apa-apa tanpa Kristus yang mengingat dan mambuat kita indah,,,untuk itu jangan mau berada diluar Dia karena kita tak akan berarti apa-apa baik bagi sesama terlebih dihadapan TUhan!!! dekat dengan Nya pasti kita akan hidup dalam aliran kasihNya, sukacitaNya, damai sejahteraNya, sehingga menghasilkan buah yang berati bagi diri sendiri, sesama terlebih buat Tuhan Yesus yang baik…amin

  4. fendi ballo says:

    memang benar bahwa tidak mungkin akan hidup dan menghasilkan buah yaitu hidup yang berkualitas yang dapat dinikmati atau menjadi berkat bagi orang lain dan mempermuliakan nama Tuhan kalau tidak melekat dengan sumber hidup, yaitu Yesus Kristus…

  5. bona says:

    thanks ya…

  6. mega says:

    melalui renungan ini saya semakin disadarkan bahwa untuk dapat menghasilkan buah2 yang lebat tidak cukup hanya dekat kpd Tuhan, tetapi hrs hidup didalam Yesus dan Yesus hidup didalan kita, sebagaimana ranting melekat pada pokok demikian juga saya harus melekat kpd Yesus,karena dengan melekatlah maka sari makanan dari pokok bisa mengalir ke ranting,klo hanya dekat dan tidak melekat maka sari makanan dari pokok tidak dapat mengalir ke ranting.Terimakasih Tuhan Yesus u FirmanMU yang mengingatkanku untuk tetap hidup didalamMu dan Aku mohon agar Engkau tetap tinggal didalam hidupku

  7. michael says:

    orang-orang yang luar biasa akan mnghadapi tantangan yang luar biasa juga… Jika kita menyadari akan hal itu, kita tidak akan takut & mengeluh lagi, melainkan dengan berani kita akan melangkah maju bersama dengan Tuhan……

    I LOVE JESUS

    GB_us…………………………..

  8. Sisye says:

    saya sudah download 100 Renungan Pelita Hidup….
    makasih, sukses selalu !!!!
    Imanuel

  9. ardika says:

    melekat berarti bukan hanya nempel saja, tapi kita membutuhkan makanan untuk tetap hidup. yang saya maksudkan disini adalah sebagai anak Tuhan tentunya kita membutuhkan makanan rohani (fiman-NYA) dan jasmani, rohani dan jamani yang sehat/sukacita mencerminkan/menjadikan daya tarik bagi setiap orang yang kita jumpai di sepanjang hidup kita, yang berarti kita sudah menghasilkan salah satu buah cerminan kasih Kristus, bagaimana kita bisa melakukan sesuatu yang terbaik bagi sesama kita yaitu dengan cara memahami hati saudara kita dengan memberikan solusi dlm permasalahan yang dihadapi, jadikan mereka patner dlm perjalan kita untuk mencapai tujuan yaitu kasih yang kekal.

  10. pr.markus yubong says:

    ranting tidak dapat hidup tanpa pohon.ranting yang mati tidak dapat mengeluarkan buah.ranting seharusnya lekat pada pohon untuk berbuah.ingat kita tidak boleh lepas dari Kristus sebab tanpa Kristus kita tidak berbuat apa-apa.saya sangat diberkati untuk renungannya.Amin

  11. Tommy says:

    Amin… Melekat PASTI HIDUP, lepas … MATIII… Terima kasih pak Riva

  12. ojieea says:

    melekat kepada Kristus,renungan yang sangat indah dan membawa kita lebih mendekat dan kembali kepada Tuhan yang merupakan pokok dan kita adalah ranting-rantingnya,ya benar kehidupan di luar Tuhan berhadapan dengan hidup yang penuh dengan kesia-siaan.. manakala melekat kepadaNya memberikan hidup yang bermakna dan melalui hal ini kita dapat mengalirkan kehidupan kepada orang lain!! terima kasih Tuhan memberkati!!:)

  13. dominica says:

    terima kasih banyak atas renungannya sangat bagus. sungguh sangat membantu saya…..Tuhan memberkati

  14. kalang says:

    trima kasih dan Tuhan memberkati………..

  15. Petrus Sokibi says:

    Renungan yang sangat bagus…..memberikan motivasi dan kesadaran bahwa hidup kita sangat bergantung pada Kristus….hanya Dialah pokok anggur yang benar….

  16. Saudara-saudaraku artikel ini baik untuk dibaca sekaligus menambah wawasan kerohanian anda dan tetap melekat pada Kristus. Ingat tanpa Kristus kita bukan apa-apa, sedangkan melekat pada Kristus kita akan memiliki Pikiran-Nya, Perasaan-Nya dan Perkataan-Nya. Selamat memulainya.

  17. Yulianus Sudarman says:

    Saya secara pribadi menyampaikan banyak terima kasih atas renungan-renungan yang sudah tertulis dan saya sudah baca seingga dapat memberikan kekuatan dan pengharapan yang begitu besar kepada Tuhan sang penyelamat umat manusia yang percaya kepadaNya

  18. reneva says:

    Syaloom !!!
    terima kasih buat renungannya yang begitu indah sehingga saya semakin dikuatkan dari hari ke hari tiap kali membacanya…
    thanks Jesus for everything in my life..Amiin.

  19. Efraim ES says:

    Praise The Lord Jesus…..Halelluya….!!!

  20. moses says:

    Syaloom, Pelita Hidup & pak Riva. Terimakasih, renungannya menguatkan saya. Mohon ijin penggunaannya untuk warta jemaat kami, pak. Saya rindu teman-teman jemaat kami di GPSDI Ungaran beroleh berkat juga. Tuhan Yesus memberkati pelayanan Pelita Hidup.

  21. Trie says:

    Amin. Tanpa Yesus kita bukan apa2 dan bukan siapa2. Karena tanpa Tuhan Yesus kita tidak bisa berbuat apa2. Terimakasih untuk renungannya. GBU

  22. inge says:

    Terima kasih buat renungannya.
    Tanpa Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa

  23. jeffry says:

    yah.. kita akan kuat ketika kita menempel dan terus bergantung ama yang kuat… badai apapaun kita akan tetap tegar asal pada yang kuat kita bergantung = Yesus Tuhan lah yang kuat.. nempel terusss pasti berbuah …nempel aja lama lama akan melekat dan menjadi satu.

  24. sayaka says:

    Amin!!
    Saya sangat-sangat diberkati dengan pembacaan firman Tuhan hari ini.
    Tanpa Kasih Kristus hidup kita hampa dan sia-sia. ~Karena Hanya dekat ALLAH saja hidup kita tenang~ Terima kasih dan Tuhan Yesus Memberkati

  25. anto says:

    Terkadang saya merasa, bhwa saya cabang dan ranting yg tak berguna…
    Puji Tuhan, melalui firmanNya saya diingatkan kembali, tuk lbh dekat lg dgn Tuhan, krn spenuhnya saya adalah milikNya. Thanks God!

  26. Robert Sibarani says:

    Semakin kita dekat dengan Tuhan maka akan semakin mudah kita mengahsilkan buah.Karena dia akan selalu memebrikat kekuatan yang baru setiap harinya.Kedwekatan kita dengan Tuhan salah satunya adanya keriduan kita selalu mendengarkan /membaca firman Tuhan serta merenungkan nya secara terus menerus shg akan dapat kita salurkan kepada sekeliling kita ..itulah yang disebut dengan berbuah…

  27. ivan says:

    ma kasih untuk link renungannya……GOD bless

  28. ferry supit says:

    Saya semakin mendapatkan pemahaman tentang kebenaran firman Tuhan

  29. Djoko Poernomo says:

    Terima kasih buat artikelnya, memang seharusnya sebagai ranting kita harus melekat pada pokok anggur yang benar yaitu Kristus, karena diluar Kristus kita hanyalah ranting kering yang tidak berarti apa apa…

  30. eliz says:

    AMEN!!.saya terharu membaca firman TUHAN diatas,saya mengaku kadang2x saya leka sehingga tiada masa untuk membaca firman TUHAN dan berdoa cuma mengikut keperluan..dari artikal ini saya sedar bahawa kika kita behubungan intim dengan tuhan,kasih kristus akan mengalir dalam kita sehingga kebaikan kita dilihat /diketahui oleh orang lain…saya mahu berhubungan intim sama Tuhan,saya mahu hidup saya di penihi oleh kasih yesus….terima kasih tuhan….

  31. Prapti S says:

    Yesus pokok dan kita carang-carangnya… mari kita tetap tinggal di dalamnya… pasti kita akan berbuah..

Silahkan beri komentar Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter:



Baju Batik Indonesia, Baju Batik Wanita Modern Bisnis Rumahan Butik Feminim, Online Advertising, SEO Training, Kristen
Penulis Konten Penulis Content Penulis Lepas Penulis Freelance Ghostwriter Jasa Konsultan SEO Indonesia SEO Indonesia Jasa SEO Better than The Best Spinner Article Spinner The Best Spinner Better Than The Best Spinner

Powered by Jasa Konsultan SEO Indonesia