Pelita Hidup Jangkau Dunia

Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa yang akan memulihkan semangat  yang patah?” Amsal 18:14

Beragam persoalan bisa menimpa siapa saja. Entah orang kaya atau miskin, tua atau muda, setiap orang  selama hidup di dunia ini selalu berhadapan dengan berbagai persoalan. Setiap orang, terlepas dari status sosial, pendidikan, profesinya, dan bahkan sebagai hamba Tuhanpun tidak terluput dari yang namanya pergumulan atau persoalan. Manusia harus berhadapan dengan masalah selama hidup di dunia ini. Setiap orang tentunya memiliki persoalan yang berbeda-beda.

Kita tidak boleh menyerah, walau badai apapun yang sedang menerpa. Sebab pencobaan yang kita alami tidak pernah melebihi kekuatan kita, seperti yang disebutkan dalam Firman Tuhan.

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya” 1 Kor 10:13
*courtesy of PelitaHidup.com
Allah itu baik. Dia sahabat kita, dalam segala susah Dia selalu datang menghibur. Biasanya ada beberapa hambatan-hambatan dalam meraih sebuah keberhasilan adalah antara lain, sikap yang putus asa, patah semangat, menyerah, keinginan untuk mundur, dan lain sebagainya.  Kalau sikap seperti ini dibiarkan akan membuat seseorang itu  menjadi frustrasi, dan tetap tinggal dalam masalahnya.  Dalam  menghadapi setiap masalah, kita membutuhkan sebuah semangat untuk berjuang dan bangkit, dengan pertolongan Tuhan agar kita sampai pada tujuan yang diinginkan.

Dalam cerita di Alkitab kita dapat melihat sebuah kondisi yang mengisahkan seseorang yang tidak lagi bersemangat dalam hidupnya, yaitu kisah nabi Elia. Keberhasilan Elia membunuh 450 orang nabi baal seorang diri membuat Izebel marah dan bermaksud membunuhnya. Mendengar berita itu, larilah Elia untuk menyelamatkan diri, ia dalam ketakutan, putus asa dan patah semangat. Ia lari ke gunung Horeb untuk bersembunyi.

.


Ada beberapa kondisi yang dialami nabi Elia ini, yaitu:

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi Masalaha). Ia kelelahan, lelah jasmani setelah perjalanan panjang, empat puluh hari, empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yaitu gunung horeb.
*courtesy of PelitaHidup.com
Kemudian ia ingin mati, katanya: “Cukuplah itu! Sekarang, ya Tuhan, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik daripada nenek moyangku” 1 Raj 19:4b.

Terima ayat Alkitab melalui Facebook. Ayo gabung dengan lebih dari 32.000 member di Facebook Page Pelita Hidup. Klik like berikut ini:

b). Ia merasa telah gagal membuat bangsa Israel untuk bertobat,
*courtesy of PelitaHidup.com
c). Ia merasa kesepian,  hanya seorang diri saja dalam pergumulan untuk kebenaran Allah.

Jawabnya: “Aku bekerja segiat-giatNya bagi Tuhan, Allah semesta alam,karena orang Israel meninggalkan perjanjianMu, meruntuhkan mezbah-mezbahMu dan membunuh nabi-nabiMu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku” 1 Raj19:10

Allah tidak tinggal diam, Ia tetap memperhatikan Elia yang sedang patah semangat itu. Ia membiarkan Elia istirahat dan tertidur, kemudian Allah mengirim malaikatNya untuk memberi makan Elia. Allah juga datang  untuk memberikan semangat kepadanya dan memperkuat imannya di gunung Horeb itu. Allah sesungguhnya  tidak akan meninggalkan nabi ataupun umat-Nya yang setia.

Firman Tuhan kepadanya:”, pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Elisa bin Safat, dari Abel Mehola, menjadi nabi menggantikan Engkau” 1 Raj 19:15-16

Ketika anak-anak Tuhan putus asa dimanapun mereka berada, melalui Yesus Kristus mereka dapat memohon kepada Allah, untuk menerima kekuatan dan semangat agar mampu menghadapi situasi.

Orang yang bersemangat adalah orang yang tidak mau menyerah, dan tidak mau terpengaruh oleh keadaan, sekalipun hal itu kurang baik. Tindakan/perbuatannya tidak ditentukan atau dipengaruhi oleh keadaan.  Mengapa demikian ? Karena, ia memiliki  target dan tujuan yang ingin dicapainya. Orang yang bersemangat akan tetap optimis, mereka percaya karena bersama dengan Allah akan mampu untuk menghadapi setiap kesukaran.

Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” Fil 4:13
*courtesy of PelitaHidup.com
Orang yang bersemangat  memiliki iman, tetap percaya pada Firman Allah yang berkuasa. Jadilah orang yang bersemangat dalam hidup ini, apapun kondisi yang sedang terjadi, tetap miliki semangat. Semangat sangat diperlukan untuk memperoleh apa yang ingin kita capai. Karena dengan bersemangat kita akan tetap mengarahkan pandangan kita kepada tujuan, dan ada usaha untuk mencapainya.

.

Untuk menjadi orang yang bersemangat yang selalu optimis, kita memerlukan:

1. Keberanian bertindak untuk mengambil resiko

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi MasalahOrang yang bersemangat  memiliki keberanian untuk bertindak. Siap hidup dan siap mati, mereka tidak takut dan gemetar karena mempunyai ketetapan hati yang mantap. Ingat, bagaimana kisah  Sadrakh, Mesakh dan Abednego ?  Ada sebuah perintah yang telah dibuat bahwa ketika mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi atau alat musik lainnya maka haruslah setiap orang sujud menyembah patung yang telah didirikan oleh raja Nebukadnezar. Mereka tidak mau menyembah patung yang telah didirikan oleh raja Nebukadnezar tersebut.

Dalam Kitab Daniel 3:6 Siapa yang tidak sujud menyembah, akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala.

Didapatilah bahwa mereka tidak mengindahkan titah itu, mereka tidak mau memuja dan menyembah patung tersebut. Adalah sebuah ancaman bagi mereka, dengan resiko mereka harus dimasukkan kedalam perapian. Mereka tidak khawatir, cemas dan takut, malah dengan berani untuk menerima hukuman itu. Mereka tetap mempertahankan iman yang  mereka percayai.

Beginilah yang mereka ucapkan kepada raja itu, Daniel 3:17-18 Jika Allah yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu ya raja. Tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memujja dewa tuanku, dan  tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.

Mereka berani berkata tidak dan merekapun berani bertindak menerima hukuman yang sudah ditetapkan itu. Dengan amarah raja itu memerintahkan supaya perapian dibuat tujuh kali lebih panas dari biasanya, dan ketika  mereka dicampakkan kedalam api, mereka tidak terbakar, rambut di kepala mereka tidak hangus, bahkan bau kebakaranpun tidak ada.

Lalu  Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang menyala-nyala itu ; berkatala ia: “Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, hamba-hamba Allah yang maha tinggi, keluarlah dan datanglah kemari!” Dan 3:26

Merekapun keluar dengan selamat dari perapian , Tuhan menyertai mereka. Dengan berani mereka mengatakan sekalipun Allah tidak menolong, mereka siap untuk mati   bagi Tuhan. Tetapi Tuhan tidak tinggal diam, mereka diluputkan dari panas api itu, mereka tidak terbakar, tidak ada bau hangus, mereka tetap utuh seperti sediakala.
*courtesy of PelitaHidup.com
Apabila engkau berjalan melalui api engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” Yes 43:2b

Kalau kita berani bertindak lakukan sesuatu kebenaran, Tuhan pasti menolong, Tuhan juga pasti membela FirmanNya. Jadi, jangan takut, hadapilah setiap persoalan, jangan lari, Tuhan memberi kekuatan agar kita dapat meraih keberhasilan.

.

2.  Sikap tidak mau menyerah

Tidak Mau MenyerahDalam Alkitab ada sebuah cerita tentang seorang perempuan yang sudah 12 tahun menderita pendarahan. Perempuan ini sudah diobati oleh berbagai-bagai tabib, namun keadaannya makin memburuk. Perempuan ini tidak putus asa, ia tetap memiliki semangat untuk sembuh. Tatkala ia mendengar berita tentang Yesus Sang Penyembuh itu, iapun berusaha untuk mencari Yesus, sebab ia yakin Yesuslah  yang dapat menolong untuk menyembuhkannya.

Perempuan ini adalah orang yang bersemangat.  Ketika Yesus dalam perjalanan menuju rumah kepala ibadat, ditengah kerumunan banyak orang, perempuan ini berusaha untuk menghampiri Yesus agar menerima kesembuhan dariNya. Perempuan ini tidak mau menyerah, dia tetap memiliki semangat, dia terus berjalan untuk menghampiri Yesus sekalipun ia sedang dalam penderitaan, mungkin ia berjalan tidak seperti orang normal karena penyakitnya itu, jalannya lambat tapi ia terus berusaha untuk maju mendekati Yesus dari arah belakang.

Perempuan ini mempunyai suatu tujuan untuk sembuh, ia memiliki iman, “Karena katanya dalam hatinya:”Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” (Mat 9:21).  Setelah hal itu dilakukannya iapun menjadi sembuh. Jerih payahnya tidak sia-sia. Ia berhasil, ia sembuh. Setiap orang yang mau mendekatkan diri kepada Yesus tidak akan  menyerah,  tetap berjuang sampai memperoleh apa yang ingin dicapai.

Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu” 2 Taw 15:7

Dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sunggguh-sungguh mencari Dia” Ibr 11:6b

Kalau semangatmu sedang lemah, bangkitlah mencari Tuhan, dengan berdoa, membaca Firman Allah, mengikuti ibadah dan memuji menyembah Dia. Pasti ada kekuatan baru dan upah yang akan diberikanNya, itu janjiNya.

.

3.  Iman yang teguh

Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi MasalahRasul Paulus setelah pertobatannya, memberikan  hidupnya untuk  melayani Tuhan, ia memenuhi panggilan Tuhan sebagi salah satu rasul yang ikut menderita bagi Kristus.

Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.” 2 Kor 4:8

Aku banyak   berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur;  aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian.” 2 Kor 11:27

Dalam mengiring Yesus, Paulus banyak sekali mengalami penderitaan dan aniaya.  Paulus juga mengalami kesedihan, ia ditinggalkan oleh teman-temannya.

Pada waktu pembelaanku yang pertama, tidak seorangpun yang membantu aku, semuanya meninggalkan aku, Tetapi Tuhan mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan, Dan Tuhan akan melepaskan aku, dari setiap usaha yang jahat, Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam kerajaanNya di Sorga. Bagilah kemuliaan selama-lamanya”. 2Tim 4:16-18

Di Roma pada saat itu sedang terjadi penganiayaan yang hebat, dan tidak ada seorangpun yang berani mengakui mengenal  rasul Paulus. Paulus merasa  kesepian dan kecewa, namun ia tetap merasakan kehadiran Tuhan, yang memberikan kekuatan padanya. Paulus mengakui bahwa ia mempunyai keyakinan yang kokoh,  sebab Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Paulus sanggup menghadapi dan mengatasi segala rintangan sebab ada Tuhan yang selalu memberi pertolongan dan kekuatan baginya. Karena iman yang teguh Rasul Paulus tetap berjuang, dan bahkan setia sampai mati bagi Tuhan.

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang Adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” 2 Tim 4:7-8

Apapun keadaan yang kini tengah kita hadapi, kita tidak boleh hilang pengharapan, putus asa atau melepaskan iman saat menghadapi berbagai masalah. Hadapilah semua bersama Tuhan,  kita akan dapat mengalami pengalaman-pengalaman yang baru bersama Tuhan. Setiap Firman Tuhan yang kita butuhkan terjadi atas kita, harus tetap kita percaya, sebab ada firman Tuhan tertulis:

Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah” Maz 89:35

Semua yang Tuhan janjikan itu melalui Firman-Nya, tidak akan ditarik kembali, dan Tuhan tidak mengingkari Janji-Nya itu.  Arahkan pandangan,  pikiran dan hati  kepada FirmanNya, sebab itulah kebenaran yang akan memulihkan kita.  Allah itu sangat baik.

Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya” Maz 34:19.

Kita harus percaya pada Firman-Nya. Supaya iman tetap teguh, baca, renungkan dan perkatakanlah Firman Tuhan itu kepada diri kita sendiri maupun kepada orang lain.

Semangat merupakan jalan untuk memperoleh apa yang kita butuhkan. Tetaplah bersemangat, miliki keberanian untuk melakukan Firman Allah, jangan pernah menyerah dan tetap teguh pegang janji Tuhan sampai menjadi sebuah kenyataan. Tuhan memulihkan setiap semangat yang patah. Orang yang bersemangat akan selalu optimis dalam menghadapi setiap persoalan, untuk meraih keberhasilan. Selamat berjuang dan tetap semangat, Tuhan  Yesus memberkati kita semuanya.

.

Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan  kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti  apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat” Wahyu 1:3.



Rita Ribka Tarigan
Rita Ribka Tarigan adalah salah satu kontributor di Pelita Hidup.

Terima Update Renungan Baru via Email:
Pelita Hidup Jangkau Dunia
Mohon tidak mencantumkan link/url yang tidak relevan pada kotak/form komentar.

198 Komentar untuk “Menjadi Orang Bersemangat dan Optimis Menghadapi Masalah”

  • Kelvin:

    Keep counting on God. Do your best and God will do the rest! Chin up everyone! :) “We can do all things through Christ who strenghtens us.”

  • Sabar Siregar:

    Tuhan itu sungguh baik dan selalu setia untuk menolong siapa saja yang berseru dalam doa kepada Tuhan, sekalipun manusia itu sebernya tidak layak dihadapan Tuhan atas segala kekurangan dan kelemahannya. Tuhan itu penuh kasih, dan mengampuni segala dosa ketidaklayakan kita dihadapan Tuhan Yesus. Syalom, puji Tuhan…Amin

  • Daniel:

    semangat2.. bersama YESUS pasti bisa… ^^

  • carolita:

    Terima kasih firman ini telah menguatkan kami.

  • yusdar:

    uraian renungan yang sangat meneguhan dan mambakar semangat pembaharuan dalam hidup iman dan melayani Tuhan supaya lebih ber-sungguh dan pantang menyerah.

  • Roland Fernandez:

    Saat ini saya sedang dalam pergumulan seperti ingin putus asah, tapi setelah membaca ini saya bersemangat kembali.
    terima kasih sudah berbagi cerita.
    Tuhan memberkati

  • dvv:

    Terima Kasih untuk renungan pagi ini yang membangkitkan semangat dan iman yang tenguh untuk berjuang dalam hidup. Berusaha mengatasi masalah bersama Yesus dan jangan pernah menyerah. Tuhan memberkati.

  • lasmaria manurung:

    Terima kasih yang membuat renungan, pas sekali buat saya yang mempunyai masalah yang saat ini yang tidak semangat, iman saya kendor, kalau punya masalah berdoa dan baca alkitab tidak konsenterasi, hanya memikirkan masalah yang membuat saya tidak semangat. kalau saya punya masalah mulai kecil, tidak bisa dilupakan, diingat-ingat terus, ini juga turun kepada anak saya yang pertama, padahal kata orang masalah itu tidak apa. yang menjadi masalah dalam pribadi saya kalau saya membuat kesalahan dari kecil seakan-seakan tidak bisa memaafkan diri sendiri. Saya terus bergumul supaya masalah tersebut lepas dari saya karena merupakan beban yang cukup berat yang saya alami. Padahal Tuhan itu baik sekali sama saya, apa yang saya minta dalam hal pekerjaan dan keluarga diberikan semuanya. Perasaan saya seakan-akan saya tidak bersyukur, mungkin mental blok saya dari kecil tidak percaya diri setiap menghadapi masalah membuat stres, bingung dan saya orang tidak tenang, kasat kusut. memang umur 2 tahun saya ditinggal Bapak dan memang ada juga adek saya yang merasakan yang sama. saya punya kerinduan lepas dari masalah saya ini, yang bisa terlepas Mohon saya dituntun No saya HP saya 08212243xxxx

  • sori ronald m.manurung:

    sukses u terus u penulis pelita hati GBU

  • Anymullah Maingak:

    kiranya menambah spiritual yan lebih mendalam

  • Anymullah Maingak:

    Puji Tuhan dengan tulisan yang memberi semangat kiranya memberi inspirasi dalam hidupku

  • adhi:

    Tetap semangat dalam kondisi apapun merupakan cermin iman yang kuat.ingat bahwa Tuhan tidak akan pernah tinggal diam.tq

  • stevanusnino:

    kotbah nya sangat menarik bagi saya ,dan sangat menguatkan saya dan membuat saya semangat dan mempunyai sikap pantang menyerah dalam menghadapi cobaan dari Tuhan Yesus terima kasih

  • tionggun siregar:

    ya saya berteimakasih buat penulis dimana aku bisa memahami dalam setiap masalah ada mujizat dalam hidupku karena TUHAN YESUS SELALU PEDULI DAN MENOPANG AMIN

  • Christian Eka Putra:

    Percobaan tdk melebihi kemampuan kita.
    Tuhan Akan beri jalan bagi yg setia,,,,

  • FRANS ABEDNEGO:

    jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu

  • jhon saragih:

    Saya percaya disaat kita punya masalah,kita pantang menyerah apalagiTuhan Yesus beserta kita pasti kita seperti rajawali yg semakin terbang tinggi melampai masalah itu.GBU

  • ellis:

    makasih buat firman Tuhan yg bisa mensuport saya untuk menjadi orang yg kuat dalam menghadapi kesulitan hidup

  • Freddy:

    Terkadang kita berdoa supaya Tuhan mengabulkan rencana-rencana kita..tapi kita jarang bahkan tidak pernah berdoa untuk kesiapan kita menerima kegagalan (versi kita)….betul tetaplah didalam Tuhan dan teruslah bersemangat….trimakasih renungannya..Tuhan memberkati.

  • Salmon Siregar:

    Trimakasih banyak atas renungan ini yg benar2 membantu ku utk menguatkan iman dan pengharapanku atas apa yang ku hadapi sekarang. Aku akan tetap semangat untuk hidup dengan TUhan dan segala perkaraku telah kuserahkan kepadaNya , agar dia yang bertindak. Tuhan Yesus memberkati , salam buat penulis & dewan redaksi

  • Halomoan P.Siregar:

    Firman Tuhan memberi kehidupan bagi setiap orang yang mau merenungkan dan melaksanakannya baik siang dan malam.

  • Romy Pasca Niaz:

    Syallom, Renungan yg indah.. tetaplah semangat, berpikir positif, berbuat baik, mengasihi spt Yesus..

  • Bob Lucas Stoule:

    sy sangat berterima kasih sebab banyak sekali tantangan , persaiangan yg dihadapi dengan perenungan Jnji Tuhan akan menolong sy hadapi dgn lebih cakap dan siap menanggung proses yang Tuhau kerjakan dalam hidupku ………Aku tak mau lari bukan sekedar pasrah pada keadaan sebab Allah mampu mengubahnya

  • lidya:

    thanks..
    God Bless All

  • maryata:

    Kita hidup harus berserah pada Tuhan Dan Banyak Berdoa

  • gayatri:

    Kita bekerja harus dengan semangat dan saling mengasihi dan mengampuni

  • Tiur:

    Trimakasih buat renungannya.
    Saya sangat diberkati lewat renungan tersebut.

  • rinaldo:

    I believe ,,,, I can with jesus”

  • frans:

    renungan yang kaya akan ayat-ayat dan wawasan yang dapat memeberi perbandingan yang praktis
    maju terus di dalam Tuhan
    shaloom

  • Yuspika:

    Persolalan yg kita hadapai sebenarnya adalah sebuah jalan yg membuat kita bisa jadi kuat. Krna itu jangan kita malah menyerah dalam persolan. Keep spirit….. Percaya penuh akan kebesaranNya.,.. God blee us….

  • Luisa:

    Akhir-akhir ini kita di perhadapkan dengan maraknya Bunuh diri, karena mereka kehilangan iman dan kepercayaan, mereka pikir dengan bunuh diri maka berakhirlah masalah mereka, mereka tidak tahu bahwa dengan perbuatan mereka untuk bunuh diri menimbulkan persoalan baru bagi keluarga dan juga Orang lain. Semoga dengan renungan yang indah dan hidup ini menyadarkan kita Bahwa Tuhan tidak pernah memberikan persoalan yang melebihi kekuatan atau kemampuan kita. Rancangan Tuhan itu Indah.

  • effendi:

    Terima kasih atas artikel ini yang membuat aku tetap semangat sebagai kepala rumah tangga yang kita ketahui tidak gampang di hari-hari yang jahat ini….ayo semangat

  • liqs:

    terima kasih semoga setiap orang yang membaca dan merenungkan firman tuhan ini diharap dikuatkan dan terus bersemangat …

  • Mega:

    Trima Kasih atas Renungan ini, terpujilah Nama Tuhan senantiasa atas KemurahanMu yg sllu memberi semangat dikala kita menemui jln susah, maupun senang…nmun renungan ini menguatkan aku, dan kita semua untuk sllu bersandar hanya kepada Tuhan Kita Yesus Kristus.

  • setiawan:

    trimakasih untuk renungan yg memberi kekuatan bagiku

  • bram sudjono:

    Terimakasih untuk orang yang luar biasa telah melulis renungan2 ini.Semoga tulisannya menjadi penguat bagi setiap orang,dan mendapatkan “upahnya”.Ya semangat dan kegigihan orang bisa hilang dalam sebentar ketika terbentur problem yang diluar dugaan.Namun ketika diri mau mengingat lagi firman Tuhan dan segera berdoa kepadaNya,dan nyayikan lagu puji2an… selalu ada perasaan lega atas problem yang terjadi,Segera setelahnya perasaan hati kita menjadi lebih kuat,tenang,lebih bersemangat dan bahkan mampu menularkan semagat dan ketenangan bagi orang lain dengan mampu berkata kata positif dan meyakinkan bagi orang lain.Perasaan lebih sangat tenang selalu terjadi setelahnya,,,seolah-olah diri kita merasa ada dalam sebuah rute terencana,dan segera akan terjadi yang baik di akhir rencana-Nya….

  • TINA:

    Puji Tuhan melalui renungan ini saya semakin dikuatkan untuk tetap optimis dalam menghadapi semua persoalan dalam hidup ini….

  • Man:

    Terimakasih.Renungan yang menguatkan dan meneguhkan untuk tetap beriman pada Tuhan Yesus sekalipun mengahadapi tantangan dan cobaan hidup.

  • Man:

    Terimakasih buat renungan yang menguatkan dan meneguhkan untuk tetap beriaman pada Tuhan Yesus
    sekalipun diperhadapkan dengan berbagai tantangan dan cobaan hidup.

  • gindo:

    biarlah menjadi kekuatan dalam hidup semua orang yg percaya kepada BAPA

  • elisa:

    Terima kasih atas tulisan yang memberi semangat.
    Menghilang stress dalam bekerja dan menjadikan inspirasi dalam menjalankan hari depan

  • evenn:

    Aku bisaaa,…..Bersama Kristus!

Masukkan Komentar

Follow & Like Us
Renungan Harian Kristen
Pelita Hidup App for Android
Ayat Harian via Facebook:
Komentar Terbaru
Kumpulan Renungan
Buku Pelita Hidup

Dapatkan Buku:
"50 Renungan Terbaik Pelita Hidup - Jilid 1"
Edisi Cetak (Buku Asli) - Ukuran 13cm x 19cm
190 Halaman, Kertas HVS
Klik Disini Untuk Pesan Sekarang Juga
Pemesanan dilakukan pada website nulisbuku.com
Taruh Banner PH di Situs/Blog Anda:
Mari sebarkan kabar baik melalui Banner PH ini, sehingga lebih banyak lagi orang yang dapat mengenal kebenaran Firman Tuhan.
Pelita Hidup - Renungan Harian, Bahan Khotbah, Saat Teduh & Kesaksian
Highlight/blok semua kode berikut,
kemudian copy dan paste di Web/Blog Anda:


Syarat & Ketentuan Penggunaan Artikel
Kami mempersilahkan untuk mengambil bahan renungan dari blog ini untuk keperluan bahan khotbah ataupun keperluan-keperluan lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

~ Jika anda ingin menayangkan ulang artikel yang ada pada tulisan/naskah anda sendiri, mohon dapat mencantumkan sumbernya: www.PelitaHidup.com

~ Jika digunakan pada situs/blog anda sendiri, silahkan copy dan cantumkan kode berikut:
<a href=”http://www.pelitahidup.com”>Pelita Hidup</a>
Sehingga menjadi link aktif seperti berikut ini: PelitaHidup

Cara mengcopy: Highlight/blok semua teks yang ingin dicopy, tekan ctrl+C untuk mengcopy, dan kemudian paste di dokumen kosong dengan menekan ctrl+V

Creative Commons License
Renungan Pelita Hidup by PelitaHidup.com is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported License.

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
Copying without writing the source link is Plagiarism. Any Plagiarism will be detected by Copyscape.



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: