Ingin sumbang renungan kristen dan menjadi berkat bagi pembaca Pelita Hidup? Klik disini untuk kirim renungan...
Powered by MaxBlogPress  

 

Pelita Hidup Jangkau Dunia
Untuk mendapatkan tampilan terbaik, gunakan browser Mozilla Firefox atau Google Chrome
| | Google Profile

Pemulihan dalam Pernikahan

Kesaksian oleh AS.

Saya adalah seorang suami yang telah menikah selama 6 tahun, selama waktu itu kehidupan pernikahan kami naik turun. Setelah saya mengikuti camp pria maka saya menyadari dan mangakui bahwa selama ini saya tidak menjalankan fungsi saya sebagai seorang suami. Saya bukan suami yang suka main tangan dengan istri dan anak2 saya. Tapi kadang kala perkataan saya yang sinis dan tidak membangun istri dan anak2 sering keluar dari mulut saya.

Dua tahun sebelum saya mengikuti camp ini istri saya cerita bahwa dia pernah mengasihi seorang pria. Betapa terpukulnya saya pada saat itu. Rasa marah dan sedih bercampur dalam hati. Saya berusaha untuk menahannya, tetapi rasa sakit itu tetap saja ada dalam hatiku. Saya berusaha melupakan kejadian tersebut dan mengampuni istri saya.
*courtesy of PelitaHidup.com
Waktu terus berlanjut sampai mengikuti camp pria. Ternyata saya yang salah selama ini yang menyebabkan istri saya mulai melirik pria lain. Ketika saya pulang dari camp saya mengakui segala kesalahan saya sebagai suami yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik (sebagai imam). Kemudian istri saya mengaku kepada saya dan menceritakan bahwa dia tidak hanya pernah mengasihi pria lain tapi lebih dari itu. Hubungan mereka sudah mengarah lebih dalam lagi.

Betapa semakin hati saya hancur mendengar semua keterbukaan istri saya. Dengan saling menangis saya katakan kepada istri saya tersebut bahwa semua adalah salah saya. Sebagai suami saya harus bertanggungjawab dengan hal tersebut. Walaupun tidak semudah untuk menerima itu semua tapi saya berserah kepada Tuhan bahwa hidup saya mau maksimal sehingga dosa apapun yang terjadi saya harus buang jauh-jauh.

Akhirnya istri saya mengirimkan e-mail kepada pria itu dan mengatakan kepadanya bahwa dia telah menyadari kekeliruannya selama ini. Emailnya-pun di-cc-kan (tembusan) kepada saya.


Saya sangat bangga dengan istri saya dan bersyukur setelah saya mengakui segala kesalahan saya maka perubahan demi perubahan terjadi di dalam kehidupan pernikahan kami. Istri saya semakin dipakai Tuhan dalam pelayanannya, saya pun dipakai Tuhan sungguh luar biasa dalam pelayanan dan pekerjaan.

Saya harus berfungsi sebagai kepala dan istri sebagai lehernya. Inilah kesaksian pertama saya di media ini semoga ini menjadi berkat bagi orang yang membacanya.


Suka renungan ini? Klik Like, Tweet atau Share:


Riva Sinjal
Riva Sinjal
 adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998. Lihat detail penulis disini.

Ingin terima update melalui Email jika ada renungan baru? Silahkan isi Nama & Email Anda:
Pelita Hidup Jangkau Dunia



P.S: Kami mempersilahkan untuk mengambil bahan renungan dari blog ini untuk keperluan bahan khotbah ataupun keperluan-keperluan lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

~ Jika anda ingin menayangkan ulang artikel yang ada pada tulisan/naskah anda sendiri, mohon dapat mencantumkan sumbernya: www.PelitaHidup.com

~ Jika digunakan pada situs/blog anda sendiri, silahkan copy dan cantumkan kode berikut:
<a href=”http://www.pelitahidup.com”>Pelita Hidup</a>

Sehingga menjadi link aktif seperti berikut ini: PelitaHidup

Cara mengcopy: Highlight/blok semua teks yang ingin dicopy, tekan ctrl+C untuk mengcopy, dan kemudian paste di dokumen kosong dengan menekan ctrl+V

Page copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by Copyscape
Copying without writing the source link is Plagiarism. Any Plagiarism will be detected by Copyscape.


Ebook Kristen
Mohon tidak mencantumkan link/url yang tidak relevan pada kotak/form komentar.

Komentar terkoneksi dengan Facebook (no url/link allowed):

26 Komentar untuk “Pemulihan dalam Pernikahan”

  1. empanai says:

    Shallom… kesaksian yang baik ..campur tangan tuhan yang luar biasa dalam rumahtangga kalian.Puji Tuhan kerana saat anda punyai masalah anda tunduk dikaki Tuhan yang maha mengasihi,mengetahui dan mengampuni.Apapun bebanan yang kita tanggung harus berserah kepada Tuhan.Sifat yang terpuji dan mulia saling mengampuni dalam jiwa kalian kerana ada kasih Yesus dalam hati.Amalkan sifat bertolak ansur,saling menghormati dan Mengasihi serta mengampuni dalam rumahtangga..selainnya kita berserah dan berdoa minta pimpinan Tuhan untuk membentuk rumahtangga yang bahagia di dalam lindungan Kasih Yesus.Setiap rumahtangga punyai masalah tersendiri dan kita sebagai umat yang percaya kepada Yesus sebagai JURUSELAMAT dan Penolong yang sungguh haruslah berserah..suka duka rumahtangga pasti Tuhan campur tangan.Renung bersama dalam EFESUS 5:21-28

  2. roy s says:

    biarlah semua kesaksian diatas dapat memberkati setiap orang yang membaca berita yag kita kirim. kuasa Tuhan pasti bekerja dalam tulisan ini untuk memberkati semua bangsa demi kemuliaanya. Mari kta ciptakan dunia yang semakin indah bersama dengan tuhan Yesus. Tuhan Yesus Memberkati.

  3. henry says:

    kesaksian yg sangat membangun kiranya Tuhan Yesusu memakai bpk AS dan keluarga lebih lagi bagi kmuliaan nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati

  4. RMT says:

    Kisah Bapak AS mirip sekali dengan kisah perjalanan rumah tangga saya, kebetulan istri saya dari “seberang”. kami telah menikah selama 11 tahun saat menikah dilakukan dengan cara seberang dan kami telah diberkati Tuhan dengan 2 orang putra. karena keegoisan saya, dosa saya yang juga punya “WIL” dan kesalahan saya yang tidak bisa menjadi “imam” dalam rumah tangga ini maka istri saya berpaling ke seorang “PIL”, malah istri sempat menggunakan “jasa-jasa orang pintar” untuk membuat saya berpaling dari Tuhan Yesus, Puji Tuhan Iman kristiani saya tetap teguh. Hingga akhirnya beberapa bulan yang lalu istri tercinta kabur/pergi dari rumah bersama PILnya dan membawa semua barang-barang dan meninggalkan buah hati kami di rumah orang tuanya. Akhirnya anak-anak saya ambil dan tinggal bersama saya. Selama 3 bulan pergumulan terberat dalam hidup saya dan saat itu menurut saya hanya ada dua pilihan dalam menyembuhkan sakit hati saya ini. Pertama jatuh ke dalam dosa (nikmat dunia) atau kedua datang pada kaki Tuhan Yesus meminta pertolongannya. Puji Tuhan atas support keluarga besar pilihan ke dua yang saya ambil, saya datang pada Tuhan Yesus mengakui semua dosa-dosa saya dan dengan air mata berlinang saya meminta pengampunan Tuhan lalu walau berat saya mencoba mengampuni kesalahan istri.Ternyata nasib istri tidak lebih baik diluar sana, banyak hutang dan PIL nya juga ternyata cuma iseng dan karena malu keluarga besarnya turut mengucilkannya. Akhirnya karena rencana Tuhan kami dipertemukan, karena kangen sama anak-anak dia minta bertemu, saya katakan kami akan menemui dia di malam natal di sebuah gereja kecil di pinggir jakarta, saat istri datang kami beribadah bersama. setelah itu kami bertemu dalam ibadah Natal bersama juga, lalu ada pertemuan yang cuma kami berdua saja. Saya katakan sebaiknya dia bertobat dan pertobatannya hanya ada dalam Tuhan Yesus, saya akan memaafkan semua kesalahannya dan menerima dia kembali asal dia mau sungguh-sungguh menerima Tuhan Yesus sebagai Juru penyelamatnya dan meninggalkan semua kehidupan lamanya, Dengan derai air mata dan penyesalan akhirnya dia mau menerima Tuhan Yesus dan pertobatannya menjadi kado natal terindah bagi saya dan anak-anak. Akhirnya oleh Pak Gembala berikan doa pelepasan untuk kehidupan lamanya dan menjadi lahir hidup baru. Kemudian di gereja tersebut pernikahan kami di teguhkan tepat pada saat malam pergantian tahun 2012. Terima kasih Tuhan Yesus engkau baik, Engkau telah memulihkan pernikahan kami dengan bonus yang terindah yaitu istri tercinta mau bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru slamatnya. Untuk itu kami mohon bantuan doa agar hati istri tetap di teguhkan Roh Kudus. Mohon bantuan doanya agar kami sebagai “iman bayi” ini dapat tumbuh terus menjadi “Iman dewasa” dalam perjalanan rumah tangga kami. Mohon doa karena ini baru awal dari “pemikulan salib” kami, doakan kami tetap teguh dan setia mengikuti Tuhan Yesus kristus dan di kuatkan dengan kasih Tuhan dalam pergumulan hidup kami selanjutnya. Terima kasih Bapa, Terima kasih Tuhan Yesus yang baik, terima kasih Roh Kudus. Mujizat itu ada sungguh besar Kuasa Mu….Amin

  5. wempy erol m says:

    saya sangat kagum dgn kesaksian dari keluarga ini yg mampu membuka aib keluarganya dan hal inilah yg perlu bagi kita contohi pengakuan dan keterbukaan satu hal yg paling mendasar dari kehidupan keluarga2 keristen dan memang semuanya ada dan terletak pada suami sebagai kepala rumah tangga dan memang perlu kita mengikuti camp pria sangat membantu utk menyelesaikan permasalahan dlm rumah tangga kita serta kita mau jadikan TUHAN YESUS sebagai nakoda dalam baktera kehidupan kita terima kasih dgn kesaksian ini menguatkan kita semua amien

  6. Golubi Guntarek says:

    Ungkapan di Malaysia berkata sedangkan lidah lagi tergigit inikan pula suami isteri. selagi digelar manusia ertinya tidak terkecuali dari masalah. Pengalaman yang saudara lalui sebagai suami isteri adalah perkara normal. Namun sepahit apapun kita rasai selalunya Obat yang paling mujarab selalunya pahit…..Puji Tuhan

  7. Marlis says:

    Luar biasa! saya sangat di berkati dengan kesaksian anda. dan ini merupakan teladan yang baik bagi semua pasangan yang mau melakukan restitusi, pasti mengalami pembaharuan.

  8. Herold says:

    Luar biasa pergumulan yang dialami oleh AS, saat ini saya juga sedang mengalami pergumulan yang sama, setiap malam saya memohon belas kasih Tuhan untuk menyelamatkan bahtera rumah tangga kami. Saya akui saya bukanlah suami yang baik dan benar menurut Tuhan saya juga memohon Tuhan merubah saya sebagai kepala rumah tangga sehingga bisa memberikan contoh dan arahan yang benar bagi istri dan anak saya. Istri saya sudah meminta kami berpisah, namun saya senantiasa memohon Tuhan memberikan saya kebijaksanaan dan kekuatan. Saya percaya ada rencana indah dari Tuhan sehingga kita boleh mengalami persoalan seperti ini, dan rencana Tuhan pasti indah dan tepat pada waktunya…amin.GBU

  9. rivo says:

    Kehadiran Tuhan justru lebih terasa ketika kita mau melalui proses hidup ini. Karena proses hidup adalah sarana Tuhan untuk kita lebih menyadari bahwa tanpa TUHAN kita tidak bisa melakukan apa-apa. GBU

  10. sonny says:

    saya salut dengan AS…sy skr jg sedang mengalami pergumulan seperti AS…istri sy bersikukuh meminta cerai yg saya tidak tau ap masalahny..sy tdk pernh sekalipun bertindak kasar..malah sy cenderung memanjakan dy..tp mungkin perkataan sy yg sinis dgn dy yg buat dy minta pisah dgn sy..setiap dy sy ajak sharing untuk membicarakan mslh ini,dy selalu menolak..sampai sy bingung ap yg msti sy perbuat..saat ini sy sungguh butuh pertolongan tuhan ap yg mesti sy lakukan untuk pergumulan yg sedang sy hadapi saat ini……amien

  11. G.Seubelan says:

    Luar biasa……dan dari kesaksian itu hampir sama dengan saya…akan tetapi saya tidak naik tangan terhadap istri saya…dan dia kabur dari rumah tanpa sebab…Segala kesalahan yang hampir sama dengan kesaksian ini saya sudah ungkapkan kepada istri akan tetapi hatinya yang keras dan mengikuti keinginan dagingnya yang mengalahkan akal sehat..dan berpaling pada PILnya serta segala upaya persuasif hukum,pemerintah dan keluarga tidak hasil sama sekali..Dan dukungan doanya agar Istri saya yang sudah meninggalkan kewajibannya selama hampir 2 tahun bisa kembali dan mau mendengar apa yang dimau oleh Tuhan Yesus…Dan menjaga Putra dna putri kami yang masih kecil 4 dan 2 Tahun.

  12. laurensia gozali says:

    Sangat mengagumkan campur tangan TUHAN dalam hidup kita. AS dan Tono Lauwda, saya merasa salut dan terharu dengan ketulusan hati anda untuk memaafkan, teruslah berdoa agar TUHAN memulihkan keluarga anda seperti sediakala, karena tak ada yang mustahil bagi TUHAN, waktu TUHAN akan datang untuk orang-orang yang pasrah dan berharap kepadaNYA saja. GBU

  13. ojieea says:

    sangat luar biasa pekerjaan Tuhan yang menerobosi kehidupan anak2nya saya sangat di berkati dan dikuatkan dengan kesaksian AS..saya masih belum khawin tetapi kesaksian2 seperti ini pasti menjadi satu peringatan kepada saya agar bisa menjadi peribadi yang boleh membangun sebuah insitusi keluaga akan datang.. sangat menyentuh hati saya disini adalah tentang pengampunan,bukan mudah untuk melakukannya tetapi pekerjaan Tuhan dalam kehidupan membuktikan sentiasa ada penyelesaian yang terbaik bagi mereka yang mengandalkan Tuhan..mengampuni membebaskan kita dari banyak tekanan dan memberi sinar yang baru untuk meneruskan kehidupan..Jesus is the best leader!!! semuanya terjadi luar biasa kerana kasih Tuhan..halleluyah!!!
    Tono Lauwda-Tuhanlah kekuatan kita..Dia tidak pernah berhenti bekerja..terus hidup tabah dan biarkan Tuhan campur tangan dalam hidup kita..Tuhan memberkati!!!

  14. Kimjun says:

    Luar biasa! benar-benar kasih Bapa udah ada didalam hati AS. Rumah tangganya pasti diberkati Tuhan.

  15. Lea says:

    Nice sharing…. saya tidak pernah terfikir bahawa ada sang suami yang bisa memaafkan seorang isteri yang berlaku curang namun tiada yang mustahil bagi DIA… Tuhan selalu hadir saat kita sudah semakin hancur Dia yang pulihkan… Saya kondisi kita sudah 50/50… dia yang perbetulkan menjadi lebih dari yang kita harapkan… Allah yang sungguh dahsyat & Luar biasa…

  16. Tono Lauwda says:

    Luar biasa .

    Anda bisa melewati badai rumah tangga anda . Apa sampai hari anda masih bersama istri anda ?

    Sekarang ini saya sedang menghadapi pergumulan yang mirip dengan anda ,
    Usia pernikahan kami 16 tahun .,

    Dan istri saya pun menghianati saya , saya juga tahu , saya juga bukan suami yang sempurna , Saya terlalu mau enak sendiri .

    Pertama kali saya maafkan dan saya kembali pada istri saya .
    sejak itu saya berubah , saya menerima Yesus Sebagai juruselamatsaya , saya terus bergumul dengan Bapa . Saya kegereja seminggu lebih dari 2 kali .

    Semua teman teman saya bilang saya jadi berubah . dan mereka melihat perubahan yang positif di diri saya .

    TApi kejadian itu terulang kembali , istri saya yang berjanji akan melupakan pria itu , ternyata masih terus menjalin hubungan dengan pria itu .

    Dan istri saya tetap menyalahkan saya . bahwa saya tidak sebaik pria itu .
    kejadian pertama hingga hari ini belum setahun . Perubahan yang terjadi dalam diri itu , kerena kerja Bapa , perlu proses dan gak semudah membalik telapak tangan .

    Istri berkata , dia minta maaf karena tidak bisa jadi istri yag baik , dan istri saya memutuskan pisah dengan damai sama saya .

    Istri saya belum menerima Yesus sebagai juru selamatnya . ( beda agama )

    Sebenarnya , Bapa telah meminta saya menjadi terang buat dia . tapi saya gagal.

    Saat ini saya pisah dengan istri saya .

    Saya sedih ,16 tahun membina rumah tangga , dengan 3 orang buah hati , harus porak poranda . tapi saya tetap bersyukur.
    KArena apapun yang terjadi , saya yakin , saya percaya , Bapa turut bekerja di dalamnya ,
    dan akan indah pada akhirnya .

    Tuhan Berkati

  17. Justina says:

    Jalan kehidupan saya hampir sama dengan anda, dimana suami saya sering memaki-maki dan mengeluarkan kata2 yg menyakitan hati dan membuat saya dan anak2 merasa tak berharga. Sampai akhirnya saya memiliki figur lain yang saya harapkan (PIL). Tetapi akhirnya saya menyadari seiring dengan perubahan sikap suami saya yg menjadi baik, dan saya memutuskan hubungan dengan PIL tersebut. Dan saya benar2 sdh mohon ampun kepada Tuhan atas segala kesalahan saya. Tapi sampai saat ini saya belum berani mengakui kesalahan saya kepada suami saya, sehingga membuat saya sering merasa bersalah (walaupun saya tidak melakukan kesalahan). Saya ingin mengikut sertakan suami saya dalam camp pria, tapi dia tidak mau.

  18. JATI says:

    Istri anda baik karena mau trebuka dan itu tanda bahwa dia berserah kepada Tuhan apapun yang terjadi nantinya.mukin sebelum mengaku di terlebih dahulu berdoa untuk di beri kekutan untuk bilang yang sebenarnya…dan anda suami yang luar biasa karena anda tidak melihat keslahan istri anda sebagai suatu malapetaka karena anda telah di ubah untuk lebih dekat lagi pada Tuhan jadi Tuhan beri kekuatan kepada anda….Tuhan memang dahsyat..GBU all

  19. Riva says:

    Hanya Yesus yang sanggup memulihkan setiap pernikahan yang bermasalah. Hanya Yesus yang sanggup mengikat kembali rumah tangga yang telah rusak.
    Mari kita jadikan Yesus sebagai pemimpin di dalam rumah tangga/pernikahan kita, sehingga berkat-berkat yang telah Dia sediakan dapat tercurah bagi kehidupan dan keluarga kita. God bless us.

Silahkan beri komentar Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter:



Baju Batik Indonesia, Baju Batik Wanita Modern Bisnis Rumahan Butik Feminim, Online Advertising, SEO Training, Kristen
Penulis Konten Penulis Content Penulis Lepas Penulis Freelance Ghostwriter Jasa Konsultan SEO Indonesia SEO Indonesia Jasa SEO Better than The Best Spinner Article Spinner The Best Spinner Better Than The Best Spinner

Powered by Jasa Konsultan SEO Indonesia