Pelita Hidup Jangkau Dunia

Menjadi Seperti Anak Kecil

menjadi-seperti-anak-kecilMaka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”  ” Matius 18:2-3

Ada beberapa kisah yang menceritakan mengenai Tuhan Yesus dan anak kecil. Tuhan mengajarkan umatNya sesuatu hal yang luar biasa yang dapat ditemui dari seorang anak kecil.

Mari kita lihat hal positif apa yang dapat ditemui dari seorang anak kecil:

  • Polos; belum tercemar oleh pikiran-pikiran negatif
  • Pemaaf; cepat memaafkan jika habis berkelahi dengan anak lainnya
  • Berani; tidak memikirkan bahaya yang akan terjadi oleh karena dia tahu ada orang tuanya
  • Percaya penuh kepada orang tuanya
  • Selalu berharap  kepada orang tuanya
  • Bergantung penuh kepada orang tuanya
  • Tidak pernah berhenti meminta sesuatu kepada orang tuanya
  • Tidak pernah kuatir akan masa depan
  • Senang berada di dekat orang tuanya
  • Terus terang; mengatakan segala sesuatu apa adanya kepada orang tuanya

Dan masih banyak lagi yang bisa kita pelajari dari seorang anak kecil.
*courtesy of PelitaHidup.com
Untuk dapat mengerti kehendak Tuhan, kita harus belajar untuk menjadi seperti anak kecil . Memang tidak mudah untuk dapat mentaati setiap perintah Tuhan. Kecenderungan orang dewasa adalah lebih mementingkan logikanya sendiri, pengetahuannya atau bahkan  ego pribadinya. Bukan suatu hal yang mudah bagi kita untuk dapat cepat memaafkan orang lain apabila kita habis bertengkar. Tetapi jika kita melihat anak kecil, mereka dapat dengan cepat memaafkan temannya dan kemudian bermain kembali, seakan-akan tidak pernah berkelahi sebelumnya.

Menjadi seperti anak kecil bukan berarti kita menjadi kekanak-kanakan, tetapi kita belajar akan sikap positif yang mereka miliki. Sikap yang seperti itulah merupakan sikap yang Tuhan inginkan ketika kita berjalan bersama dengan Dia. Tuhan menginginkan kepolosan kita, tidak ada hal yang perlu ditutup-tutupi. Tuhan ingin agar kita melihat Dia seperti anak kecil kepada orang tuanya. Percaya dan menggantungkan diri sepenuhnya kepada Tuhan.

Ketika kita memilih untuk belajar menjadi seperti anak kecil, maka hidup kita akan diubahkan. Dengan mudah kita akan mengerti apa yang menjadi rencana dan kehendak Tuhan dalam diri kita. Dan bagian dalam Kerajaan Sorga telah disiapkan bagi kita yang taat dan setia kepadaNya.


Riva Sinjal
Riva Sinjal adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 6 respon

  1. Terima kasih telah menambah wawasan utk saya, cuma ingin mnambahkan klo kita tahu inti hikmat salomo dan hikmat kristus, pasti bisa mlihat jln hidup surga di dunia.. thx

  2. Terima kasih atas artikel ini. Mau meminta maaf dan melepaskan ego, itu menjadi awal yang harus saya lakukan.

  3. menjadi anak kecil itu mmng menyenangkan krn dia selalu yakin dan percaya saja kalau org tuanya selalu ada untuk dia dan akan sanggup mencukupkan semua yg dia butuhkan.. begitulah seharusnya kita pada Tuhan tdk pernah meragukan Kasih dan penyertaanNya dlm hidup kita.. tp kadang saya ragu apa Tuhan itu masih mau mendengar doa permohonanku krn mungkin dosa kita sudah terlalu banyak dan tidak pantas menerima berkat anugerah Tuhan…

  4. tidak gampang memang memiliki sikap2 sepert anak kecil tp klo qta maw mencobax maka niscaya hidup qta akan slalu di penuhi oleh damai sukacita KRISTUS

  5. salam damai buat semua ,terutama sekali buat Pelita Hidup dan keluarga keluarga yang seiman dalam yesus Kristus…..ini pertama kali saya buat komenter di ruangan ini.puji Tuhan….

    Saya juga sedemikian…perkara pertama saya buat sebelum buat kerja dan melakukan hal hal lain adalah membuka Laman web Pelita Hidup…..dan membaca Renungan Renungan Harian yang di siarkan di Ruangan ini.Saya suka membaca Renungan Renunggan di Ruangan Pelita Hidup ini….saya tersentuh jiwa dan hati setiap kali membaca apa saja renungan yang tersiar…dan paling saya minati adalah Ruangan Kesaksian….kerana saya amat rindu akan mujizat mujizat Tuhan.Tapi saya tertanya tanya…bilakah saya akan dapat mengirim kesaksian kesaksian seperti mereka….sedangkan saya sendiri tidak pernah mengalaminya….ajarkan saya bagaimana mau merasakan hadirat Tuhan itu?…….ajarkan saya bagaimana doa seharusnya saya lakukan?….saya yang lemah ini tidak mampu dan tidak tahu…..Terima kasih….GBU ALL

  6. Perkara yang pertama saya buat sebelum saya mulai tugas harian saya adalah membaca renungan pelita hidup. TQ

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: