Untuk mendapatkan tampilan terbaik, gunakan browser Mozilla Firefox atau Google Chrome
|

Tetaplah Berdoa

“Tetaplah berdoa.” 1 Tesalonika 5:17

Melalui ayat yang singkat ini Rasul Paulus memberikan nasihat kepada jemaat di Tesalonika untuk tetap berdoa. Ini juga berlaku bagi kita umat Tuhan. Dalam penantian akan kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, iblis senantiasa akan mencoba untuk menjatuhkan umat Tuhan. Segala macam tipu daya muslihat akan dilancarkan untuk dapat mengelabui umat Tuhan. Dengan segala kemajuan teknologi dunia inipun iblis juga dengan gencarnya melancarkan serangan. Banyak kenikmatan dunia yang ditawarkan kepada manusia saat ini, mulai dari barang-barang konsumtif, harta kekayaan, fasilitas-fasilitas kenyamanan, bahkan sampai kepada dunia gemerlap yang penuh dengan godaan. Tawaran obat-obatan dan narkotika semakin gencar menyerang generasi muda. Bahkan era informasi tiada batas melalui internet juga menyerang anak-anak muda dengan segala informasi yang berbau negatif.

Tidak ada manusia yang sanggup bertahan menghadapi berbagai macam tawaran yang begitu menggiurkan. Bahkan manusia akan dibawa oleh iblis untuk menghalalkan segala cara untuk mendapatkan semuanya itu.
*courtesy of PelitaHidup.com
Hanya ada satu cara untuk dapat menangkis semua godaan itu, yaitu dengan berdoa. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.(Mat 26:41)

Ketika kita berdoa, Roh Kudus akan memberikan kekuatan secara supranatural (tidak kelihatan), sehingga kita dapat menolak semua tawaran-tawaran yang menggiurkan, yang bisa membawa kepada dosa. Kita akan diberikan kemenangan atas setiap pencobaan-pencobaan yang kita alami.

Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah. Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang. (1 Pet 4:2-3)


Kedatangan Tuhan yang kedua kalinya sudahlah dekat. Biarlah waktu yang ada kita gunakan untuk mempermuliakan nama Tuhan. Segala harta kekayaan yang kita miliki, kemudahan/fasilitas yang kita dapatkan, hingga kemajuan teknologi yang ada, pakailah semua itu untuk memperluas kerajaan Alllah. Gunakan segala yang ada untuk hal-hal yang positif dan berkenan di hadapan Tuhan. Dan tetaplah berdoa, agar kita diberi kekuatan supaya pada akhirnya kita kedapatan tak bercacat dan bercela di hadapan Tuhan pada waktunya.

Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.(2 Pet 3:14)


Suka renungan ini? Klik Like, Tweet atau Share:

Tentang Penulis:
Riva Sinjal
Riva Sinjal
 adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998. Lihat detail penulis disini.

Ingin terima update melalui Email jika ada renungan baru? Silahkan isi Nama & Email Anda:



P.S: Kami mempersilahkan untuk mengambil bahan renungan dari blog ini untuk keperluan bahan khotbah ataupun keperluan-keperluan lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

~ Jika anda ingin menayangkan ulang artikel yang ada pada tulisan/naskah anda sendiri, mohon dapat mencantumkan sumbernya: www.PelitaHidup.com

~ Jika digunakan pada situs/blog anda sendiri, silahkan copy dan cantumkan kode berikut:
<a href=”http://www.pelitahidup.com”>Pelita Hidup</a>

Sehingga menjadi link aktif seperti berikut ini: PelitaHidup

Cara mengcopy: Highlight/blok semua teks yang ingin dicopy, tekan ctrl+C untuk mengcopy, dan kemudian paste di dokumen kosong dengan menekan ctrl+V

Page copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by Copyscape
Copying without writing the source link is Plagiarism. Any Plagiarism will be detected by Copyscape.


Tags: , ,

Ebook Kristen
Mohon tidak mencantumkan link/url yang tidak relevan pada kotak/form komentar.

Komentar terkoneksi dengan Facebook (no url/link allowed):

11 Komentar untuk “Tetaplah Berdoa”

  1. MUSTIKAWATI BUNTORO says:

    Trima kasih TUHAN YESUS,ENGKAU mau dan ingin selalu berelasi dengan saya,saya sangat membutuhkan ENGKAU TUHAN ,trima kasih juga untuk bapak ,renungan yg sangat kami butuhkan ,FIRMAN TUHAN yg merupakan PELITA yg menerangi langkah kehidupan kita .

  2. Philips says:

    Saya sangat percaya, bahwa salah satu cara untuk kita mendekatkan diri kepada Allah adalah “berdoa”. Karena doa merupakan nafas kehidup bagi setiap kita umat yang percaya kepada Kristus dan juga doa merupakan komunikasi dengan Tuhan… Amien GBU all syalom al syamarnu min elohim.

  3. lusi liu says:

    melalui renungan ini kita sebagai kaum muda di ingatkan untuk tetap berdoa karena pengaruh zaman yang membuat kita akan terjatuh dalam berbagi macam dosa. God bless

  4. pp says:

    dalam kehidupan sbgai seorang remaja, byk hal yang perlu sy hadapi dr segi pelajaran, hubungan dengan kluarga dan juga sama teman-teman. this article membri saya dorongan dan kekuatan rohani untuk terus brgerak ke hdapan dgn Pimpinan Roh Allah dan betapa pntingNy dOa dalam khidupan. God Bless we all n thanks pak Riva.

  5. ical says:

    renungan yang sangat bgs, mengajarkan kita akan pentingnya arti berdoa… thanx God, coz u have given 2 us who believe in You a strenght 2 pray in the name of Your name..coz pray of believe people have a big power result…

Silahkan beri komentar Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter:



Baju Batik Indonesia, Baju Batik Wanita Modern Bisnis Rumahan Butik Feminim, Online Advertising, SEO Training, Kristen
Penulis Konten Penulis Content Penulis Lepas Penulis Freelance Ghostwriter Jasa Konsultan SEO Indonesia SEO Indonesia Jasa SEO Better than The Best Spinner Article Spinner The Best Spinner Better Than The Best Spinner

Powered by Jasa Konsultan SEO Indonesia