Pelita Hidup Jangkau Dunia

Ibadah Yang Sejati

ibadah-yang-sejatiKarena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.” Roma 12:1

Tubuh yang kita miliki adalah kepunyaan Tuhan. “Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.” 1 Kor 3:23, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” 1 Kor 6:19

Kalau tubuh kita ini adalah milik Tuhan, biarlah kita menjalani kehidupan kita dengan penuh kekudusan. Jangan kompromi dengan dosa. Ketika kita mulai kompromi dengan dosa, maka disitulah iblis akan menghancurkan hidup kita.

Iblis tidak ingin agar kita mempersembahkan hidup kita bagi kemuliaan Tuhan. Iblis juga mencoba menipu kita bahwa ibadah itu hanyalah ibadah pada hari Minggu saja, atau ibadah di gereja saja, atau hanya pada saat acara-acara doa, dan kegiatan gereja lainnya. Tentunya bukan ini yang Tuhan inginkan. Makna ibadah adalah lebih dari itu. Kita tak boleh melupakan ibadah yang harus kita lakukan setiap hari. Setiap hari harus ada ibadah yang kita kerjakan, karena melalui kehidupan sehari-hari itulah Tuhan melihat kesetiaan kita. Apapun yang kita kerjakan dalam keseharian kita, biarlah kita kerjakan semuanya untuk Tuhan. Baik yang bekerja sebagai kaum profesional, wirausaha, mahasiswa, maupun ibu rumah tangga, kalau semuanya itu dilakukan bagi kemuliaan Tuhan, maka itu semuanya merupakan ibadah kita sejati kepada Tuhan.

Melalui kehidupan sehari-hari ini jugalah kita akan menjadi terang yang sesungguhnya bagi orang-orang di sekitar kita. Dengan melakukan setiap pekerjaan sehari-hari untuk kemuliaan Tuhan, maka kita menjadikan diri kita teladan bagi orang lain. Maka inilah yang disebut ibadah kita yang sejati.


Riva Sinjal
Riva Sinjal adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 1 respon

  1. puji tuhan ………dan terima kasih buat pa rival yang setiap saat mengirim renugan buat kami . semoga tuhan mau buka jalan yang baik bagi kami , terlebih khusus saya .sebgai anak muda semoga dapat menjadi terang dalam keluarga dan bagi orang banyak .

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: