Pelita Hidup Jangkau Dunia

Berkat Orang Benar

berkat-orang-benarBerbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya. Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya” Mazmur 112:1-8

Menjadi orang benar di hadapan Tuhan bukanlah merupakan suatu pilihan populer di dunia ini. Manusia lebih cenderung untuk bisa diterima oleh lingkungannya walaupun harus menempuh cara-cara yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Harta, kekayaan, posisi dan jabatan menjadi hal yang dikejar-kejar untuk dapat menjamin masa depan mereka. Berbagai kompromi dilakukan untuk dapat menggapai impian mereka. Tentunya kita sebagai umatNya mengerti upah apa yang akan mereka terima nantinya.

Dalam kitab Mazmur pasal 112, pemazmur mengatakan bahwa orang yang takut akan Tuhan mendapat jaminan yang luar biasa bagi hidupnya. Menjadi orang benar merupakan suatu pilihan yang tidak dapat diragukan lagi. Mata Tuhan senantiasa tertuju kepada orang-orang benar, untuk mencurahkan berkatNya bagi setiap orang yang takut akan Dia dan menjalankan perintah-perintahNya.

Ingatlah selalu bahwa Tuhan tidak lalai untuk menepati janjiNya. Kalaupun saat ini kita belum mendapatkan apa yang kita doakan, tentunya Tuhan mau agar kita lebih giat dan setia di dalamnya. Pencobaan-pencobaan yang kita alami juga merupakan suatu bagian dari proses untuk menuju berkat berkelimpahan. Berkat tentunya mencakup semua hal seperti kesehatan, kekuatan, kesuksesan, damai sejahtera, sukacita, keamanan, bahkan juga secara materi.

TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. yang jahat dan lakukanlah yang baik, maka engkau akan tetap tinggal untuk selama-lamanya; sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan” Maz 37:23-28


Riva Sinjal
Riva Sinjal adalah penulis & pendiri Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998.

Pelita Hidup Jangkau Dunia

Terima update renungan baru via email:

Respon: 1 respon

  1. Amin anak2 orang percaya tdk pernah ditinggalkan itu adalah janji Tuhan dan sebagai anak2Nya kita harus tundak dan patuh kepada firmanNya krn firmanNya Ya dan Amin Gbu

Masukkan Respon Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter: