Ingin sumbang renungan kristen dan menjadi berkat bagi pembaca Pelita Hidup? Klik disini untuk kirim renungan...
Powered by MaxBlogPress  

 

Pelita Hidup Jangkau Dunia
Untuk mendapatkan tampilan terbaik, gunakan browser Mozilla Firefox atau Google Chrome
| | Google Profile

Kunci Pintu Berkat

Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” Lukas 6:38

Dengan semakin naiknya harga kebutuhan pokok di pasaran, maka manusia semakin mengatur keuangan dengan sebaik mungkin. Pengeluaran-pengeluaran yang dirasa tidak terlalu penting, dipangkas. Sebisa mungkin mereka tidak melakukan pemborosan dengan hal-hal yang tidak penting. Prinsip memberi menjadi suatu hal yang dilupakan bagi banyak orang. Mereka berpikir bahwa untuk kebutuhan sendiri saja sudah pas-pasan, bagaimana jika mereka harus membantu orang lain juga.

Sebagai umat Tuhan kita harus mengerti prinsip yang Tuhan ajarkan kepada kita. Jalannya Tuhan tidak bisa dibatasi dengan akal dan logika kita. Logika mengatakan bahwa dua tambah dua sama dengan empat, tetapi Tuhan justru mengadakan mujizat dengan memberi makan 5000 orang hanya dengan 5 buah roti dan 2 ekor ikan. Bahkan masih ada sisa sebanyak 12 bakul (Mrk 6:34-44).

Mari kita melihat bagaimana caranya agar mujizat dapat terjadi dalam kehidupan kita :

1. Mengucap syukur dengan apa yang kita miliki

“Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat” Mrk 6:41

Tuhan sendiri mengucap syukur atas apa yang ada pada saat itu. Dia tidak melihat keterbatasan yang mereka miliki saat itu. Mereka membutuhkan jauh lebih banyak dibanding hanya 5 roti dan 2 ikan. Tetapi Dia Allah yang Maha Kuasa. Dia sanggup mengadakan yang tidak ada menjadi ada.

Apapun yang kita miliki saat ini, biarlah kita mengucap syukur di dalamnya. Mungkin penghasilan kita tidak seberapa. Mungkin harta kekayaan yang kita miliki tidak ada artinya dibanding dengan orang lain. Atau bahkan kita dalam keadaan yang selalu berkekurangan. Marilah kita belajar mengucap syukur dalam segala keadaan kita. Mengucap syukur merupakan kunci menuju pintu berkat kelimpahan.

2. Belajar memberi

Berilah maka kamu akan diberi….” Luk 6:38

Prinsip memberi harus kita terapkan dalam kehidupan kita. Jika kita rindu diberkati oleh Tuhan, kita harus belajar untuk memberi. Firman Tuhan dengan jelas mengatakan bahwa ketika kita belajar untuk memberi, maka di saat itulah kita akan menerima berkat dari Tuhan.

Belajar menyisihkan sedikit dari apa yang kita miliki. Walaupun keuangan kita mungkin sudah tidak mungkin lagi untuk memberi, kita tetap harus belajar untuk memberi. Belajar mengembalikan perpuluhan dari penghasilan kita, belajar memberi bagi mereka yang membutuhkan, kita akan melihat pintu-pintu berkat akan dibukakan bagi kita. Bahkan Tuhan mengatakan, “Ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan” Mal 3:10

Tuhan tidak akan berhutang kepada umatNya. Dia akan semakin memberkati kehidupan kita, ketika kita belajar untuk memberi.

3. Beri dengan apa yang ada pada kita

“Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!” Sesudah memeriksanya mereka berkata: “Lima roti dan dua ikan.” Mrk 6: 38

Tuhan Yesus dan murid-muridnya memberi makan 5000 orang hanya dengan apa yang ada pada mereka dan mujizatpun terjadi. Berkat berkelimpahan dialami oleh 5000 orang tersebut, mereka makan sampai kenyang.

Kunci berkat yang ketiga adalah memberi dengan apa yang kita miliki, bukan dengan apa yang tidak kita miliki. Seringkali kita ingin membantu orang lain, padahal kita sendiri belum bisa membantu mereka. Sehingga pada akhirnya kita membantu mereka dengan sedikit dipaksakan, yaitu dengan berhutang kepada pihak lain atau bahkan menjual harta yang ada untuk dapat membantu orang tersebut.

Memberi bukanlah dari sesuatu yang tidak kita miliki, tetapi dari apa yang kita miliki. Tetapi bukan berarti ini menjadi alasan bagi kita untuk tidak belajar memberi. Minta hikmat kepada Tuhan, kapan saatnya untuk memberi. Tuhan akan menuntun kehidupan kita, sehingga kita akan tetap dapat memberi dengan apa yang ada pada kita.

Mari kita syukuri dengan apa yang ada pada kita saat ini. Ada kuasa yang luar biasa dari sebuah pengucapan syukur, mujizat bisa terjadi lewat ucapan syukur. Belajar memberi dari segala kekurangan kita. Dan beri dengan apa yang memang kita miliki. Kita akan melihat kuasa Tuhan bekerja dalam kehidupan kita. Pekerjaan dan usaha kita akan semakin diberkati. Bahkan pintu-pintu berkat yang baru Tuhan bukakan bagi kita.


Suka renungan ini? Klik Like, Tweet atau Share:


Riva Sinjal
Riva Sinjal
 adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998. Lihat detail penulis disini.

Ingin terima update melalui Email jika ada renungan baru? Silahkan isi Nama & Email Anda:
Pelita Hidup Jangkau Dunia



P.S: Kami mempersilahkan untuk mengambil bahan renungan dari blog ini untuk keperluan bahan khotbah ataupun keperluan-keperluan lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

~ Jika anda ingin menayangkan ulang artikel yang ada pada tulisan/naskah anda sendiri, mohon dapat mencantumkan sumbernya: www.PelitaHidup.com

~ Jika digunakan pada situs/blog anda sendiri, silahkan copy dan cantumkan kode berikut:
<a href=”http://www.pelitahidup.com”>Pelita Hidup</a>

Sehingga menjadi link aktif seperti berikut ini: PelitaHidup

Cara mengcopy: Highlight/blok semua teks yang ingin dicopy, tekan ctrl+C untuk mengcopy, dan kemudian paste di dokumen kosong dengan menekan ctrl+V

Page copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by Copyscape
Copying without writing the source link is Plagiarism. Any Plagiarism will be detected by Copyscape.


Tags: , , , , , ,

Ebook Kristen
Mohon tidak mencantumkan link/url yang tidak relevan pada kotak/form komentar.

Komentar terkoneksi dengan Facebook (no url/link allowed):

46 Komentar untuk “Kunci Pintu Berkat”

Silahkan beri komentar Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter:



Baju Batik Indonesia, Baju Batik Wanita Modern Bisnis Rumahan Butik Feminim, Online Advertising, SEO Training, Kristen
Penulis Konten Penulis Content Penulis Lepas Penulis Freelance Ghostwriter Jasa Konsultan SEO Indonesia SEO Indonesia Jasa SEO Better than The Best Spinner Article Spinner The Best Spinner Better Than The Best Spinner

Powered by Jasa Konsultan SEO Indonesia