Untuk mendapatkan tampilan terbaik, gunakan browser Mozilla Firefox atau Google Chrome
|

Kebutuhan Yang Tercukupi

Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?

Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Mat 6:25-33

Makanan, minuman, tempat tinggal, pekerjaan, pakaian dan masih banyak lagi, merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Semua orang bekerja keras untuk dapat memenuhi setiap kebutuhannya. Manusia berpikir bahwa asal mempunyai cukup uang atau kalau bisa berlebih, maka semuanya akan menjadi beres. Tetapi seringkali tidak disadari bahwa ketika sudah mempunyai sejumlah uang, maka manusia akan menginginkan lebih dan lebih lagi. Ini tidak akan berhenti, sehingga manusia akan terus merasa kekurangan. Kekuatiran akan hari esok muncul terus di pikiran.

Melalui kitab Matius 6:25-33 ini, Alkitab mengajak kita untuk melihat bahwa Tuhanlah yang memegang kendali atas seluruh bumi ini, bahkan seluruh alam semesta. Kalau burung di udara, bunga bakung dan rumput di ladang saja Tuhan pelihara, masakan Tuhan akan membiarkan manusia begitu saja?

Kekuatiran akan hari esok tidaklah menyelesaikan masalah kebutuhan kita. Ada hal yang harus kita utamakan di samping memikirkan segala kebutuhan kita. Bukan berarti kita bersikap tidak peduli dengan apa yang kita perlukan, tetapi Tuhan mengajarkan prioritas yang harus kita jalankan dalam kehidupan kita. Dengan begitu segala kebutuhan kitapun akan terpenuhi.

Apa yang harus kita lakukan agar kita dapat kebutuhan kita dapat tercukupi?

· Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya

Kerajaan Allah bercerita mengenai kasih Allah yang tercurah melalui anakNya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk menebus setiap dosa manusia sehingga manusia dapat memperoleh hidup yang kekal dan memperoleh tempat bersama-sama dengan Bapa di sorga.

Untuk dapat menemukan Kerajaan Allah tentunya dilakukan dengan membina persekutuan dengan Tuhan. Membaca firmanNya, merenungkan dan melakukan setiap firmanNya, berdoa, mengikuti ibadah / kebaktian merupakan cara-cara bagi kita untuk dapat menemukan Kerajaan Allah dan kebenarannya.

Alkitab menyebutkan bahwa kita harus mencari “dahulu”, ini dimaksudkan bahwa ada prioritas disamping hal-hal lainnya yang tentunya tetap harus kita kerjakan. Berdoa setiap pagi, sebelum memulai segala aktifitas harian kita. Meminta tuntunan Tuhan melalui pembacaan firmanNya. Hal-hal ini harus menjadi prioritas bagi hidup kita.

Maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.” Ams 1:7. Membina persekutuan dengan Tuhan melalui doa dan pembacaan firmanNya akan memberikan kita hikmat dalam menjalani pekerjaan kita. Sehingga setiap apapun yang kita kerjakan menjadi berhasil (Neh 2:20). Apapun yang kita kerjakan diberkati oleh Tuhan, sehingga setiap apapun yang kita butuhkan dapat terpenuhi. Bahkan Tuhan bekerja secara supranatural, manusia seringkali tidak memahaminya (Pkh 3:11). Kita harus selalu memulai sesuatu dengan mengandalkan Tuhan. Tuhan akan membuka pintu-pintu berkat bagi segala kebutuhan kita. Dia adalah Jehova Jireh, Allah yang mencukupkan.

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus” Fil 4:19

Ketika kita mengutamakan Tuhan di atas segalanya, maka Dia menyediakan segala yang kita perlukan. Ketika kita mengejar berkat, maka kita akan kehilangan Dia, kita kehilangan damai sejahtera. Tetapi biarlah kita mengejar Dia yang empunya segala berkat yang ada di alam semesta ini, maka semuanya itu akan ditambahkan bagi kita.


Suka renungan ini? Klik Like, Tweet atau Share:

Tentang Penulis:
Riva Sinjal
Riva Sinjal
 adalah penulis & pemilik Pelita Hidup. Beliau sudah aktif menulis renungan sejak tahun 1998. Lihat detail penulis disini.

Ingin terima update melalui Email jika ada renungan baru? Silahkan isi Nama & Email Anda:



P.S: Kami mempersilahkan untuk mengambil bahan renungan dari blog ini untuk keperluan bahan khotbah ataupun keperluan-keperluan lainnya dengan ketentuan sebagai berikut:

~ Jika anda ingin menayangkan ulang artikel yang ada pada tulisan/naskah anda sendiri, mohon dapat mencantumkan sumbernya: www.PelitaHidup.com

~ Jika digunakan pada situs/blog anda sendiri, silahkan copy dan cantumkan kode berikut:
<a href=”http://www.pelitahidup.com”>Pelita Hidup</a>

Sehingga menjadi link aktif seperti berikut ini: PelitaHidup

Cara mengcopy: Highlight/blok semua teks yang ingin dicopy, tekan ctrl+C untuk mengcopy, dan kemudian paste di dokumen kosong dengan menekan ctrl+V

Page copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by CopyscapePage copy protected against web site content infringement by Copyscape
Copying without writing the source link is Plagiarism. Any Plagiarism will be detected by Copyscape.


Tags: , , , ,

Ebook Kristen
Mohon tidak mencantumkan link/url yang tidak relevan pada kotak/form komentar.

Komentar terkoneksi dengan Facebook (no url/link allowed):

27 Komentar untuk “Kebutuhan Yang Tercukupi”

  1. boy karundeng says:

    Syaloom.
    dalam menjalani hidup kita memang sering merasa kuatir dengan keadaan disekitar kita, atau dengan
    kebutuhan hidup yg semakin bertambah.
    Namun satu hal kita sama2 tahu, hidup didalam Yesus akan melepaskan kita dari kekuatiran2 kita.
    karna Yesus sumber kehidupan kita mampu menyediakan melebihi apa yg kita pikirkan. AMIN

  2. lina dapasapu says:

    Trima kasih utk renungannya, byk menolong saya utk mengatasi hal-hal yg terkdg tidak penting menjadi hal yg luar biasa.Saya percaya bahwa tidak perlu kuatir ttg hdp ini karna ada Alla yg setia setiap saat untuk menolong kehidupan saya dan keluarga. Tuhan memberkati untuk setiap pelayananmu, amin.

  3. Tini says:

    Kadang beratnya beban ekonomi membuat saya hrs berjuang utk tetap meyakini bahwa Tuhan ada dan selalu setia menopang saya…, terkadang ada rasa lelah menjalani semuanya.. bersyukur melalui renungan ini saya dikuatkan kembali bahwa kekuatiran tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya Allah yg sanggup mencukupi semua kebutuhan keluargaku.

  4. edi suhardono says:

    Terima kasih Tuhan atas hari yang engkau beri dalam hidupku,aku tetap mengucap syukur banyak tekanan hidup dan kekuatiran tapi saya hanya berserah kepada-Mu. Amin GBU

  5. tina says:

    ketika kdng godaan kuatir dtng sy ingat sekali ayat diatas yg mengatakan”siapakah diantara kamu yg krn kekuatirannya dpt menambahkan satu hasta pd jalan hdpnya?”
    jd sy berpikir kalau sy kuatir sia sia saja,justru sepertinya sy tdk percaya kalau Allah sanggup
    mencukupkan kebutuhan saya,jd sy memilih utk tdk mau kuatir dgn apapun krn hdp dan mati sy
    ditangan Tuhan,GBU….!

  6. indra says:

    Memiliki kemauan bagaimana mewujudkan Kerajaan Allah didalam dunia ini, apakah akan menyelesaikan masalah kita?

  7. jofanca says:

    kekuatiran dalam mengahadapi hidup ini sering ada dalam pikiran saya apalagi soal finansial, saya seorang ibu rumah tangga sering sekali mengalami kekuatiran walau pun suami sy sering mengingatkan sy tentang firman TUHAN tatpi kadang – kadang saya masih ada kepikiran kuatir, tapi sy tetap bersyukur dengan apa yang TUHAN kerjakan dalam hidup saya karna saya tahu TUHAN pasti mencukupi setiap kbutuhan saya…….I love jesus

  8. mery yotham says:

    amin terima kasih atas renungan ini, sangat memberkati ku kadang kala kita sebagai manusia selalu kuatir akan apa yg kita butuhkan tp serahkanlah semuanya pada TUHAN maka Ia yang akan bertindak dan memenuhi setiap apa yg kita butuhkan…Amin.

  9. Aris says:

    Begitu besar kasih Allah kepada kita umatnya, Ia tidak pernah menelantarkan kita, Ia memberikan kita hidup, itulah yang kita harus syukuri setiap saat. Tks GBU

  10. BENNY KURNIAWAN says:

    Saya adalah pembaca setia PELITA Hidup,sebenarnya kekwatiran itu adalah hal manusiawi yang dirasakan oleh setiap manusia,bahwkan Yesuspun pernah merasa kwatir akan hidupnya ketika akan disalib,nah apabila kita menghadapi suatu masalah maka hadapilah masalah itu dengan tetap berpegang pada janji Tuhan “pencobaan-pencoaan yg kamu alami adalah pencobaan2 biasa,dan ingat kata Tuhan bahwa setiap pencobaan itu datang Tuhan pasti akan memberikan jalan keluar” dan kuncinya disini utk menghilangkan kekwatiran adalh perbanyak persekutuan dgn Tuhan,dan yang paling penting adalah “mengucap syukur” dalam segala hal karena itulah yg dikendaki Tuhan dalam Kristus Yesus..Gbu u all Jesus love u…………..

  11. alfa says:

    I LOVE U JESUS.. ampuni sgala dosa2ku ini

  12. tomuan says:

    Puji Tuhan memang dalam menjalani hidup ini kita sering khawatir , resah & gelisah seperti yg saya alami saat ini , firman ini menguatkan sy bahwa Tuhan selalu melihat keberadaan kita dan memberi jawaban dlm setiap pergumulan kita . thanks & Tuhan Yesus memberkati .

  13. djatmika says:

    Puji Tuhan ,ada perbedaan kala saya jauh dari Tuhan, rasa takut dan kuatir tak pernah jauh dari hati saya. Tetapi begitu saya memutuskan untuk kembali pada Tuhan Yesus Kristus ,rasa takut dan kuatir seakan-akan meninggalkan saya. Tuhan kita adalah Allah yang luar biasa. GBU

  14. Lina says:

    Bukan hanya hal-hal besar yang dapat membuat sy kuatir tapi bahkan hal-hal kecil & sepele juga sering membuat sy kuatir & gelisah.. tapi Firman Tuhan yang sy baca pd malam hr ini menguatkan dlm Filipi 4 : 19 untuk menyatakan dalam segala hal keinginan kita kepada Allah dalam doa & permohonan dengan ucapan syukur. terima kasih buat renungannya. Tuhan yang memberkati.

  15. Robert Sibarani says:

    dalam kenyataan hidup sehari hari ..kekhawatiran ini selalu timbul apalagi pikiran sudah menjurus kepada hal financial & kelangsungan pekerjaan , begitu terbangun dari tidurpun dia sudah ada , padahal baru saja memanjatkan doa dan memasrahkan diri pada Tuhan , tapi knapa kekhawatiran ini begitu cepatnya datang mengganggu….mohon kiat nya ya Pak Riva spy saya bisa menghilangkan rasa kwatir ini…

    • Riva Sinjal says:

      @Robert Sibarani:
      Untuk menghilangkan segala rasa kuatir, kita harus lebih mempererat hubungan dengan Tuhan. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbanyak pembacaan Firman Tuhan, menambah jam doa, lebih aktif mengikuti kegiatan ibadah tengah minggu seperti komunitas sel, pendalaman Alkitab, dan lainnya.
      Semakin banyak Firman Tuhan yang masuk dalam hati kita, maka semakin kuat Firman itu untuk mengalahkan segala rasa kuatir dalam hidup kita.
      Maju terus dalam Tuhan ya..
      GBU

  16. Alfred says:

    Tulisanmu membawa berkat bagi kita semua yang percaya. Bapa kita adalah Setia dan Amin. FirmanNya membawa terang dan kebenaran. GBU All. Syaloooom,,,,

  17. JATI says:

    Tuhan Yesus adalah sumber kekuatan…itu kata kata yang saya pegang setelah saya berumah tangga…mkasih atas artikel renungan harin tentang mujizat,karena ini terjadi pada istri saya yang telah selamat dalam melahirkan dengan cara normal.Dimana umur kehamilanya udah melibehi HPL yaitu 43minggu.semua mnganjurkan ceasar tp karena kami orang yang hidup pas pasan jd kami cuma bisa mengandalkan Tuhan sambil berdoa.dan akhirnya Tuhan menjawab dan kami di beri anak permpuan yang lucu dan sehat …..makasih Tuhan Yesus kasihmu sungguh luar biasa…

  18. Riva says:

    Puji syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus, sebab Dia Allah yang Maha Tahu…
    Gbu2 Gen

  19. Genta says:

    Sebuah tulisan yang ditulis dengan pimpinan Roh Kudus dari orang-orang yang takut akan Tuhan, pasti akan menjadi berkat bagi orang lain… Terlebih lagi yang ditulis adalah tentang Firman Tuhan yang hidup, tentang Kabar Kesukaan…

    Salut Riva… teruslah menulis untuk mengabarkan bahwa Tuhan itu baik bagi semua orang… Dan semoga semua renungan yang ada di Pelita Hidup ini boleh selalu memberi penghiburan, kekuatan, jalan keluar bagi kita semua yang membacanya…

    Renungan tentang Kebutuhan yang tercukupi ini jg sudah memberi aku kekuatan yang baru va…

    Semoga Tuhan selalu memakai dan memberkati kamu dan keluarga…

    GBU forever…

Silahkan beri komentar Anda



Tidak menemukan topik yang Anda cari? Ketik kata kunci yang Anda cari dan tekan Enter:



Baju Batik Indonesia, Baju Batik Wanita Modern Bisnis Rumahan Butik Feminim, Online Advertising, SEO Training, Kristen
Penulis Konten Penulis Content Penulis Lepas Penulis Freelance Ghostwriter Jasa Konsultan SEO Indonesia SEO Indonesia Jasa SEO Better than The Best Spinner Article Spinner The Best Spinner Better Than The Best Spinner

Powered by Jasa Konsultan SEO Indonesia