Renungan TERBARU

Renungan Baru

  • You’ve Got Email (Surat dari Tuhan)

    You've Got Email (Surat dari Tuhan)

    "Firman itulah yang diucapkan TUHAN kepada seluruh jemaahmu dengan suara nyaring di gunung, dari tengah-tengah api, awan dan kegelapan, dan tidak ditambahkan-Nya apa-apa lagi. Ditulis-Nya semuanya pada dua loh batu, lalu diberikan-Nya kepadaku." Ulangan 5:22 Kemajuan teknologi komunikasi sangat mempengaruhi budaya manusia pada akhir-akhir ini. Salah satu bidang yang cukup memberikan dampak yang besar adalah dalam bidang internet. Situs jejaring sosial membuat hampir setiap orang keranjingan berinternet, mulai dari yang sudah biasa berinternet sampai kepada orang yang sebelumnya tidak mengerti tentang internet. Email juga merupakan salah satu alat yang digunakan dalam berkomunikasi melalui internet, yang juga biasa disebut dengan surat elektronik. Setiap orang yang aktif menggunakan internet akan memeriksa emailnya setiap hari, apakah ada pesan baru yang telah masuk. Setiap pesan yang masuk bisa berisi berita, informasi pekerjaan/tugas, iklan, pembahasan suatu topik atau mungkin hanya sekedar untuk menanyakan kabar. "You've got email" 2 comments

  • Janji Setia Tuhan

    Janji Setia Tuhan

    "Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?" Bilangan 23:19 Kata-kata diatas disampaikan oleh Bileam kepada raja Moab pada waktu itu, Balak, bahwa Tuhan telah memberkati bangsa Israel, sehingga Bileam tidak bisa mengikuti permintaan Balak untuk mengutuk bangsa Israel. Walaupun sampai beberapa kali Balak menyuruh Bileam untuk mengikuti permintaannya dan dijanjikan harta yang begitu banyak, tetapi Bileam tidak berani melawan perintah Tuhan. Bileam tahu bahwa dia tidak bisa mengutuk sesuatu yang tidak dikutuk oleh Tuhan (Bil 23:8). Pada waktu itu bangsa Israel ada dalam perlindungan Tuhan, sehingga tidak ada bangsa manapun yang dapat mencelakai mereka. Tuhan telah berjanji untuk memberkati dan melindungi bangsa Israel ketika mereka taat dan setia melakukan perintah-perintahNya. 0 comments

  • Mendapatkan Kekuatan Ekstra Di Tengah Keputus-asaan

    Mendapatkan Kekuatan Ekstra Di Tengah Keputus-asaan

    "Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb." 1 Raja-raja 19:8 Izebel sangat marah sekali ketika mengetahui semua nabi-nabi baal-nya telah dibunuh oleh Elia. Izebel langsung menyuruh orangnya untuk menyampaikan pesan kepada Elia bahwa Izebel berjanji akan membunuh Elia pada keesokan harinya. Setelah Elia mendengar hal ini, dia menjadi sangat ketakutan dan melarikan diri. Banyak perkara luar biasa yang telah dilakukan oleh Elia. Mujizat demi mujizat terjadi dalam pelayanannya, mulai dari kemarau panjang melalui nubuatan Elia, burung gagak yang membawa makanan untuk Elia di Sungai Kerit, tepung dan minyak janda Sarfat yang tidak habis-habis, anak janda Sarfat dihidupkan kembali, api yang turun menyambar mezbah di Gunung Karmel dan hujan yang turun setelah musim kemarau panjang oleh karena doa Elia. Tetapi semua perkara ajaib yang dilakukan tidak membuat Elia tegar dalam menghadapi ancaman 0 comments

  • Renungan Paskah 2009: Darah Domba Allah Menebus Hidup Kita

    Renungan Paskah 2009: Darah Domba Allah Menebus Hidup Kita

      "Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. " 1 Pet 2:24 Peristiwa Paskah pertama kali muncul di Perjanjian Lama. Pada saat itu Tuhan meminta bangsa Israel untuk membubuhkan darah anak domba pada kedua tiang pintu dan ambang pintu rumah mereka (Kel 12:7). Hal itu supaya anak sulung mereka dilalukan dari maut pada saat tulah ke sepuluh terjadi di tanah Mesir. Peristiwa ini disebut Passover, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Paskah, yang berarti "dilalukan". Apa yang terjadi pada waktu itu merupakan nubuatan tentang Yesus Kristus yang turun ke dunia ini dengan tujuan menyelamatkan umat manusia. Yesus disebut dengan Anak domba Allah (Yoh 1:29,36; 1 Kor 5:7). Sama dengan peristiwa di atas, dimana darah anak domba dicurahkan untuk keselamatan anak sulung, darah Anak domba Allah juga harus tercurah agar setiap dosa umat manusia dapat dihapuskan (Yoh 3:16). 0 comments

Lihat Koleksi Renungan Pilihan Lainnya:

Renungan PILIHAN

  • Harmoni Dalam Pernikahan: Perhiasaan Yang Kekal 1

    Harmoni Dalam Pernikahan: Perhiasaan Yang Kekal 1

    27 Jun 2009

    "Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. " Matius 19:5 Memasuki pernikahan merupakan idaman bagi hampir semua manusia. Dikatakan hampir semua, karena ada sebagian kecil orang yang memang mempunyai karunia untuk hidup single seperti Rasul Paulus. Setiap orang berusaha mencari pasangannya masing-masing, membina hubungan dan saling mengenal satu sama lain, hingga pada akhirnya masuk ke jenjang pernikahan.

  • Didikan Yang Mendatangkan Buah Kebenaran

    Didikan Yang Mendatangkan Buah Kebenaran

    21 Jun 2009

    "...Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." Ibrani 12:5-6 Adalah suatu kebahagiaan bagi orang tua jika anaknya dapat tumbuh besar dengan mempunyai perilaku yang baik, dapat menyenangkan semua orang, berguna bagi banyak orang dan sukses dalam kehidupannya. Orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anaknya, mendidik anaknya dengan begitu rupa sehingga sang anak dapat berperilaku sesuai seperti yang diharapkan dan bertumbuh menjadi seseorang yang berhasil. Kasih sayang diberikan kepada anak-anak sehingga mereka dapat merasa terlindungi dan merasa aman setiap kali merasakan kasih sayang dari orang tua mereka.

  • Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Memenangkan Ujian Iman?

    Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Memenangkan Ujian Iman?

    15 Jun 2009

    "Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: "Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu." " Ibrani 11:17-18 Abraham mendapat janji Tuhan yang begitu luar biasa. Tuhan berjanji bahwa keturunannya akan menjadi banyak dan tidak terhitung seperti bintang-bintang di langit dan pasir di laut (Kej 15:5-6). Tuhan memberikan janji itu walaupun Abraham belum mempunyai anak sama sekali. Dan ketika anaknya Ishak telah lahir, Abraham menaruh harapan yang begitu besar kepada anak ini. Dia sangat yakin sekali bahwa melalui anak inilah keturunannya akan menjadi banyak. Ishak merupakan seorang anak yang begitu berharga dalam hidupnya. Tetapi sekali lagi Tuhan menguji pengharapan Abraham dengan memintanya untuk mengorbankan Ishak, dengan kata lain Abraham harus membunuh anaknya untuk menjadi korban persembahan bagi Tuhan.Hal ini bukanlah suatu hal yang mudah. Melalui ujian ini Abraham dapat keluar menjadi pemenang (Rm 4:3).

  • Mengejar Harta Yang Terpendam

    Mengejar Harta Yang Terpendam

    09 Jun 2009

    "Jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah." Amsal 2:4-5 Manusia menyibukkan dirinya dengan berbagai macam pekerjaan yang bisa mereka kerjakan, demi mencapai tujuan ataupun mimpi mereka masing-masing. Ada yang ingin meraih kesuksesan, kekayaan, status, karir, kenyamanan, taraf hidup yang lebih baik dan masih banyak lagi cita-cita yang ingin diraih. Hasil yang akan diperoleh sangat ditentukan oleh usaha dan kerja keras yang dilakukan. Semakin giat dan tekun melakukan suatu pekerjaan atau usaha, maka semakin dekat kesuksesan atau cita-cita yang diimpikan. Dan Tuhan tidak akan pernah berhutang bagi setiap umatNya yang benar-benar tekun melakukan pekerjaan mereka. Tetapi satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah hal rohani. Kegiatan jasmani dan rohani harus kita kerjakan secara seimbang. Ketika kita cenderung lebih berat ke salah satunya, maka keseimbangan hidup kita akan mulai terganggu.

  • Rahasia Untuk Berbuah Lebat

    Rahasia Untuk Berbuah Lebat

    06 Jun 2009

    "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. " Yohanes 15:16 Setiap manusia yang telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadinya merupakan hasil dari kasih karunia Tuhan (Yoh 3:16). Tuhanlah yang memilih setiap hidup kita semua. Dia yang memanggil kita dan memberikan kasih karuniaNya agar kita dapat mengenalNya sebagai Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak berhenti pada titik bahwa kita disebut sebagai umat Kristiani atau pengikut Kristus, tetapi Tuhan telah menetapkan suatu tugas bagi kita yang telah menerima Dia (Yoh 15:16). Dia meminta kita untuk pergi menjadi saksiNya dan menghasilkan buah kekekalan dalam hidup kita. Buah yang dimaksud bisa berbicara mengenai buah pertobatan baik dalam hidup kita pribadi maupun hidup orang lain, buah roh (Gal 5:22-23) dan buah pelayanan

Baca Renungan Lainnya

Share this site on Facebook

Join Group of 'Pelita Hidup' on Facebook

Be a Fan of 'Pelita Hidup' on Facebook

Prayer Request Submit Testimony

Get Updates

Masukkan email untuk terima Renungan Harian:

Mohon periksa email Anda untuk verifikasi

  1. Daniel: Thank's got,you always in my d...
  2. mikky: yup pemberitaan injil harus te...
  3. Riva: Dear Juno, Tangan Tuhan senan...
  4. Juno: Semoga Tuhan bntuk q sesui den...
  5. Suatmaji: Posting ini sangat bermanfaat....
  6. Ayub@ cuTe: Dalam Mazmur 91 juga , itu sa...
  7. Riva: Shalom Pak Sarwedi, Saya perc...
  8. Sarwedi: hidup ini tidak adil!...
  9. cuncun iskandar: luar biasa....amin...
  10. eva maya: Apa yg aq alami skrng ne membu...
Article with Video

hidup-mengalir-bersama-tuhanKemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah.

Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan.

Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. (more…)

Currently showing: HIDUP MENGALIR BERSAMA TUHAN

 

Worship HandsTetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua” Kisah Para Rasul 16:25-26

Dalam perjalanan misinya di kota Filipi, Roma, Rasul Paulus dan Silas dimasukkan ke dalam penjara oleh orang-orang yang tidak suka dengan mereka. Bahkan sebelumnya Paulus dan Silas dikenakan hukuman dera. Tetapi hal ini tidak membuat mereka berkecil hati. Mereka tidak kecewa ataupun putus asa dengan keadaan yang menimpa mereka. Justru iman mereka semakin dikuatkan melalui keadaan ini. Mereka tahu bahwa segala sesuatu pasti terjadi seturut dengan kehendak Tuhan (more…)

Currently showing: Kuasa Dari Puji-Pujian

“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.“ Yohanes 4:23-24

Tuhan menginginkan kita agar menyembah Dia dalam roh dan kebenaran. Menyembah Dia dengan benar dan tulus. “Penyembahan yang sejati bukan tentang lagu yang dinyanyikan atau musik yang dimainkan, tetapi inti penyembahan adalah saat hati dan jiwa seseorang, serta semua yang ada dalam dirinya memuja dan berhubungan dengan Roh Allah“ (D.Zschech-Extravagant Worship).

Bagaimana caranya agar kita dapat menjadi penyembah-penyembah yang benar? (more…)

Currently showing: Penyembah Yang Benar

“Siapa gerangan ada padaku di surga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.”Mazmur 73:25-26

“Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.” Maz 73:1.

Keadaan maupun goncangan yang terjadi di sekeliling kita sering membuat kita tidak bisa melihat kebaikan Tuhan. Padahal Tuhan mau supaya kita tetap menjadi orang yang setia memuji Dia dalam segala waktu. Susah maupun senang, biarlah kerinduan kita yang utama adalah untuk menyembah Dia.

Pemazmur sanggup mengatasi pergumulan yang ada, sehingga akhirnya dia mengakui bahwa hanya Tuhanlah yang menjadi bagian hidupnya untuk selama-lamanya. Tetapi ada beberapa proses yang dialami oleh pemazmur: (more…)

Currently showing: Dialah Segalanya

Shout4Joy


ShoutMix chat widget

Chat Online Now

Sponsor

Misc

Keluarga & Rumah Tangga

  • Harmoni Dalam Pernikahan: Perhiasaan Yang Kekal 1

    Harmoni Dalam Pernikahan: Perhiasaan Yang Kekal 1

    "Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. " Matius 19:5 Memasuki pernikahan merupakan idaman bagi hampir semua manusia. Dikatakan hampir semua, karena ada sebagian kecil orang yang memang mempunyai karunia untuk hidup single seperti Rasul Paulus. Setiap orang berusaha mencari pasangannya masing-masing, membina hubungan dan saling mengenal satu sama lain, hingga pada akhirnya masuk ke jenjang pernikahan. 0 comments

  • Mensyukuri Karya Yang Luar Biasa Dalam Hidup Kita

    Mensyukuri Karya Yang Luar Biasa Dalam Hidup Kita

      "Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya." Mazmur 139:13-16 Akhir-akhir ini banyak sekali kita dengar berita-berita yang berkaitan dengan aborsi. Berbagai media memberitakan praktek-praktek aborsi yang terjadi di berbagai tempat. Tidak hanya di Indonesia, di seluruh dunia-pun praktek aborsi semakin menjadi. Padahal kehidupan merupakan karya Tuhan yang luar biasa dalam dunia ini. Dan kehidupan sudah mulai terbentuk sejak bakal janin mulai ada dalam kandungan. 1 comment

  • Membangun Bahtera Keluarga

    “Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu.” Kejadian 6:18 Tuhan selalu ingin agar perjanjianNya dapat nyata dalam setiap kehidupan umatNya. Tetapi agar perjanjianNya dapat berlaku atas hidup kita, tentunya kita harus memiliki hubungan yang benar dahulu dengan Tuhan. Tuhan mengadakan perjanjian yang baru dengan Nuh dan keluarganya. Tetapi ada yang harus dilakukan oleh Nuh, agar dia dan keluarganya dapat menerima perjanjian yang baru itu. Bagaimana caranya agar janji-janji Tuhan nyata dalam hidup kita dan keluarga kita? 0 comments

Renungan lain di kategori Keluarga & Rumah Tangga

Pujian & Penyembahan

  • 3 Rahasia Untuk Terlepas Dari Belenggu Masalah

    3 Rahasia Untuk Terlepas Dari Belenggu Masalah

    "Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua " Kisah Para Rasul 16:26 Filipi, suatu kota di daerah Makedonia, merupakan salah satu tujuan Rasul Paulus dan rekannya Silas dalam pelayanan misi mereka. Seperti halnya di tempat lain, di kota ini Paulus juga mendapat tentangan dari orang-orang yang tidak suka akan pemberitaan injil. Bahkan mereka ditangkap dan didera, kemudian dimasukkan ke dalam penjara. "Setelah mereka berkali-kali didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat." Kis 16:23-24 Keadaan ini tidak mempengaruhi semangat Paulus dalam mengikut Yesus ataupun memberitakan injil. 1 comment

  • HIDUP MENGALIR BERSAMA TUHAN

    HIDUP MENGALIR BERSAMA TUHAN

    “Kemudian ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan. Sedang orang itu pergi ke arah timur dan memegang tali pengukur di tangannya, ia mengukur seribu hasta dan menyuruh aku masuk dalam air itu, maka dalamnya sampai di pergelangan kaki. 0 comments

  • Kuasa Dari Puji-Pujian

      “Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka. Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua” Kisah Para Rasul 16:25-26 Dalam perjalanan misinya di kota Filipi, Roma, Rasul Paulus dan Silas dimasukkan ke dalam penjara oleh orang-orang yang tidak suka dengan mereka. Bahkan sebelumnya Paulus dan Silas dikenakan hukuman dera. Tetapi hal ini tidak membuat mereka berkecil hati. Mereka tidak kecewa ataupun putus asa dengan keadaan yang menimpa mereka. Justru iman mereka semakin dikuatkan melalui keadaan ini. Mereka tahu bahwa segala sesuatu pasti terjadi seturut dengan kehendak Tuhan 0 comments

Renungan lain di kategori Pujian & Penyembahan

Copyright © 2008-2009 Pelita Hidup. All rights reserved. Privacy Policy - Renungan Harian Kristen | Renungan Hidup Rohani
Bahan Khotbah | Saat Teduh | Kesaksian | Kata Motivasi - Powered by Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company. Presented by Professional Wordpress Themes | Burts Bees